Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Pria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Pria. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 November 2012

Olahraga teratur dapat meningkatkan kwalitas sperma pada pria

Olahraga teratur ternyata dapat meningkatkan kwalitas sperma pada pria,karena dengan berolahraga sperma kita lebih lincah dan gesit saat berenang dan dapat mempengaruhi tingkat kesuburan.Kesimpulan itu disimpulkan pada hasil studi universitas cordoba.spanyol,Dalam penelitian itu membuktikan bahwa pria yang berolahraga lebih cepat pergerakan sperma nya dibandingkan orang yang jarang berolahraga,Sebab dengan berolahraga dapat menciptakan kadar hormon dan lingkungan yang baik dalam produksi sperma



Beberapa faktor yang dapat menurunkan tingkat kwalitas sperma :
  1. Jarang olahraga
  2. Merokok
  3. Minuman alkohol
  4. Obesitas
 Ini adalah penyebab pada 50 tahun terakhir ini banyak orang yang mengalami penurunan kwalitas sperma,dan para dokter menyarankan untuk berolahraga yang teratur untuk menanggulangi masalah tersebut,Tapi terlalu banyak olahraga pun tidak baik untuk sperma pria,Karna di sebuah penelitiaan Sperma pria yang teratur olahraganya lebih baik dari pada sperma seorang atlet,Itu berarti olah raga berlebihan tidak baik untuk sperma lelaki.

Kamis, 16 Agustus 2012

Buah Anggur Baik bagi Kesehatan Pria

Mengonsumsi buah anggur secara teratur, ternyata baik bagi kesehatan pria. Terutama, agar terhindar dari penyakit jantung.

Peneliti asal Departemen Ilmu Gizi dari Universitas Connecticut, Amerika Serikat, mengamati pengurangan faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Yakni pada pria dengan sindrom metabolik, tekanan darah berkurang, meningkatkan aliran darah dan peradangan berkurang. Hasilnya, komponen alami yang ditemukan dalam anggur yang dikenal sebagai polifenol bisa melindungi jantung.

Temuan itu berdasarkan penelitian terhadap pria berusia 30 hingga 70 tahun. Dalam studi ini, peserta secara acak diminta untuk mengonsumsi anggur dalam bentuk bubuk atau anggur beku selama empat pekan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi anggur mengakibatkan penurunan signifikan pada tekanan darah, meningkatkan aliran darah (lebih besar vasodilatasi). Selain itu, anggur juga memicu penurunan senyawa yang terkait dengan peradangan.

Studi ini diyakini menjadi yang pertama kali dilakukan untuk melihat dampak dari buah anggur pada sindrom metabolik. Hal ini semakin mendukung bukti terkumpul bahwa anggur secara positif dapat mempengaruhi kesehatan jantung

Accurate Health Center merupakan pusat pengobatan akupunktur dan konsultasi psikologi di kota Medan dapat membantu anda melakukan konseling psikologi dan pengobatan akupunktur untuk menyembuhkan penyakit. Pengobatan Accurate Health Center tergolong lengkap dari segi pengobatan tradisional, seperti terapi tingkah laku, terapi traumalitas, konseling psikologi, konseling anak, terapi akupunktur, terapi pijat pengobatan, totok badan maupun wajah, terapi bekam, fisioterapi, refleksi terapi dan ramuan-ramuan obat tradisional yang cukup efektif. Alamiah dan tanpa efek samping.

Hipnoterapi untuk penyakit juga tersedia bagi pasien yang membutuhkan.

Hubungi Accurate Health Center Medan untuk penanganannya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com

Jumat, 06 Januari 2012

Agar "Senjata" Tetap Kuat dan Sehat

Memiliki organ intim yang sehat dan kuat bagi seorang pria adalah suatu kebanggaan tersendiri, karenanya mereka akan berusaha keras untuk menjaganya agar tetap sehat.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membuat penis tetap sehat dan kuat:
1. Banyak jalan kaki
Sebuah studi menunjukkan bahwa pria yang berjalan sekitar 2 mil per hari mengurangi risiko masalah ereksi sebanyak 50 persen dibandingkan dengan pria yang kurang jalan.

2. Istirahat cukup
Setiap malam saat pria tidur, kemaluannya akan "bangun" dan mengalami ereksi 3 hingga 5 jam. Ereksi malam (nocturnal erection) tersebut akan membuat penis kembali bertenaga dan sehat karena darah teroksigenasi. Semakin banyak nocturnal erection, jaringan ereksi semakin fleksibel, sehingga membantu pria tetap bugar.

3. Menurunkan berat badan
Obesitas sangat erat hubungannya dengan rendahnya kadar testosteron, diabetes, dan tekanan darah tinggi yang kesemuanya itu memicu terjadinya disfungsi seksual.

4. Stop merokok
Penelitian menunjukkan bahwa merokok dapat mempengaruhi ukuran ereksi, di mana pria perokok memiliki penis yang lebih kecil dibandingkan non perokok. Merokok juga dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan jaringan penis menjadi kurang elastis.

5. Menguap
Oksida nitrat adalah bahan kima tubuh yang bekerja dalam proses menguap dan ereksi. Oksida Nitrat dilepaskan oleh otak ke neuron yang mengendalikan pernapasan mulut, atau turun ke sumsum tulang belakang, lalu ke pembuluh darah yang memompa darah beroksigen ke penis. Kadang oksida nitrat melakukan perjalanan sekaligus dua arah, sehingga membuat pria ereksi saat sedang menguap.

6. Hati-hati dalam bercinta
Posisi bercinta yang berisiko dapat menyebabkan pecahnya corpora cavernosa, yaitu ruang ereksi yang membuat penis memanjang. Pecahnya corpora cavernosa dapat menyebabkan pendarahan internal.

7. Monogami
Selain terhindar dari penyakit menular seksual, monogami juga membuat pria bebas dari kecemasan dan perasaan bersalah yang dapat membunuh ereksi.

Kamis, 29 Desember 2011

Bagi Pria yang Ingin Awet Muda Lebih Lama

Tidak hanya wanita yang dibuat “repot” soal proses penuaan, pria juga. Tapi umumnya pria jarang berusaha untuk mengatasi itu. Berikut trik yang bisa dilakukan agar pria awet muda lebih lama.

1. Miliki peralatan olahraga
Lakukan olahraga secara teratur untuk meningkatkan sistem pertahanan antioksidan tubuh melawan radikal bebas.

2. Tabir surya dan kacamata hitam
Gunakan tabir surya dan kacamata hitam bila beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama untuk memperlambat proses penuaan akibat paparan sinar matahari.

3. Hindari rokok
Zat kimia yang terkandung dalam rokok terbukti dapat mempercepat penuaan dan memicu berbagai penyakit berbahaya.

4. Istirahat yang cukup
Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. Kurang istirahat akan menyebabkan lingkaran hitam pada mata, mata merah, dan tubuh terlihat lelah. Kebanyakan orang membutuhkan waktu tidur antara 7-9 jam setiap harinya.

5. Bawalah selalu botol minum
Mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari mutlak diperlukan agar fungsi sel optimal. Pria aktif harus minum lebih dari jumlah tersebut.

6. Pelembab antioksidan
Menggunakan pelembab antioksidan dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali lagi sebelum tidur dapat membantu kulit mempertahankan elastisitasnya.

7. Krim mata
Krim mata dapat meminimalkan munculnya garis-garis halus disekitar mata. Gunakan krim mata dua kali sehari, sekali saat pagi hari dan sekali lagi sebelum tidur.

8. Pisau cukur dan krim cukur
Cukurlah secara teratur jenggot dan kumis agar wajah tampak lebih muda.

9. Scrub wajah
Scrub wajah dapat menghilangkan sel-sel kulit mati dan membantu membersihkan pori-pori.

10. Multivitamin
Vitamin dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan sel dengan menetralisir radikal bebas yang berbahaya, sehingga memperlambat penuaan. Banyaklah mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran segar yang mengandung vitamin.

11. Produk perawatan rambut
Pakailah produk-produk perawatan rambut agar rambut lebih sehat dan mencegah kebotakan.

Rabu, 26 Oktober 2011

Standar Ukuran Penis Normal Telah Dibakukan

Karena tidak pernah ada standar baku, kadang ada lelaki yang merasa penisnya terlalu kecil padahal orang lain menilainya terlalu besar. Agar tidak simpang siur, patokan standar untuk ukuran penis normal kini telah ditetapkan di Prancis.

National Academy of Surgery menetapkan standar bahwa sebatang penis dikatakan normal jika memiliki panjang antara 9 cm hingga 9,5 cm dalam kondisi lemas dan jika ereksi panjangnya menjadi 12,8 hingga 14,5 cm. Di luar rentang tersebut, barulah penis bisa dikatakan terlalu kecil atau terlalu besar.

Standar baku untuk ukuran penis normal tidak hanya dilihat dari panjangnya, melainkan juga keliling atau lingkar penisnya. Lingkar penis normal adalah 8,5 cm hingga 9 cm dalam kondisi lemas dan 10 cm hingga 10,5 cm saat mengalami ereksi penuh.

"Perasaan bahwa penisnya terlalu kecil adalah sumber kegelisahan dan penderitaan psikologis pada laki-laki," tulis para ilmuwan dari National Academy of Surgery di Prancis yang menetapkan standar tersebut, seperti dikutip dari The Local, Rabu (25/10/2011).

Ketika kegelisahan itu muncul, maka para lelaki cenderung ingin membesarkan penisnya lewat operasi yang sebenarnya belum tentu dibutuhkan. Kecenderungan ini disebut locker-room syndrome, karena sering muncul di locker atau ruang ganti saat para lelaki saling melihat dan membandingkan penis masing-masing.

Padahal menurut berbagai penelitian, berbagai prosedur pembesaran penis termasuk operasi dan pompa vakum tidak terlalu efektif karena hanya memanjangkan ukuran penis beberapa cm saja. Bahkan dalam banyak kasus, prosedur seperti itu justru lebih banyak memicu efek samping seperti impotensi jika dalam operasi ada saraf yang salah potong.

National Academy of Surgery yang menetapkan standar tersebut merupakan badan anatomi tertua di Prancis, yang didirikan sejak 1731 pada zaman kekuasaan Raja Louis XV. Badan ini beranggotakan lebih dari 500 ahli bedah dengan berbagai spesialisasi, termasuk bedah kelamin. (detik)

Senin, 12 September 2011

Benarkah Penis Bisa Diperpanjang?

Penis bukanlah otot

Dr Emmanuel Zinski, mengatakan, seperti dikutip dari Yahoo UK, "penis bukanlah otot yang bisa dilatih dengan olahraga macam apapun. Tidak ada juga alat yang bisa membuatnya lebih panjang atau lebih kuat." Semua ahli telah menyetujui hal tersebut dan berusaha untuk menunjukkan lewat penelitian bahwa iklan yang selama ini menggembor-gemborkan janji memperpanjang penis adalah sebuah janji semata.

Bahkan, belakangan ini iklan-iklan yang muncul di internet sehubungan dengan iklan Mr. P tersebut, menambahkan informasi bahwa iklan tersebut tidak didukung oleh pembuktian secara medis dan semua resiko ditanggung oleh pembaca yang mencoba produk setelah melihat iklan.

Penis Extension lewat operasi

Operasi untuk memperpanjang penis memang ada di dunia medis. Namun, para ahli menyarankan hal itu dilakukan tak lebih dari 5 cm.

Sayangnya, kebanyakan pasien ingin memperpanjang penisnya lebih dari 5 cm. Hasilnya? Operasi tak selalu berjalan mulus dan sesuai dengan keinginan pasien. Bahkan, ada pasien yang pernah mengajukan komplain, penisnya tidak cukup besar saat ereksi. Ukurannya sama dengan saat tidak ereksi.

Ada pula operasi yang dilakukan dengan menyuntikkan cairan lemak agar penis lebih berisi. Dokter pun sempat mengingatkan, bahwa hal tersebut tidak akan bertahan lama. Lemak dapat menyusut seiring dengan kegiatan seseorang, sehingga pasien seringkali kecewa saat 'ukurannya' kembali seperti semula.

Resiko ditanggung sendiri

Tak ada yang memberikan jaminan atas pemakaian obat atau operasi memperpanjang Mr. P ini. Resiko kecelakaan atau ketidakberhasilan, akan kembali ditanggung oleh pasien.

Untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, sangat dianjurkan agar pria lebih mencoba berbagai teknik dan posisi. (kapanlagi)

Minggu, 11 September 2011

Tanda-tanda Pria Depresi

Kaum pria biasanya jarang mengungkapkan perasaan atau emosi yang tengah dialaminya. Lalu, bagimana jika mereka tengah mengalami depresi, apakah mereka juga tidak akan memperlihatkannya? Menurut Ian A. Cook, ahli jiwa dari Universitas California, Amerika Serikat, ada beberapa tanda yang tampak saat pria mengalami depresi.

1. Kelelahan

Bila menderita depresi, pria akan mengalami perubahan psikologis dan emosional yang tidak jelas. Seperti kelelahan, pria yang mengalami depresi akan mengalami penurunan dalam kegiatan gerakan tubuh dan cara berpikir.

2. Terlalu sedikit atau terlalu banyak tidur

Masalah tidur seperti insomnia, bangun tengah malam, atau tidur terlalu banyak adalah gejala normal bagi orang yang mengalami depresi.

3. Sakit punggung dan nyeri perut

Mengalami sakit punggung dan nyeri perut merupakan tanda seseorang menderita depresi. Tapi kebanyakan pria tidak menyadari tanda-tanda tersebut mengacu pada depresi.

4. Sulit berkonsentrasi

Salah satu tanda lebih depresi pada laki-laki adalah sulit untuk memproses informasi. Akibatnya tingkat konsentrasi juga menurun. Pada waktu itu mereka cenderung lambat dan selalu berpikir negatif. Akhirnya mereka hanya menemukan kesulitan dalam memfokuskan diri terhadap suatu masalah.

5. Mudah marah dan tersinggung

Pada beberapa pria, reaksi mereka selama depresi menjadi lebih mudah marah dan agresif.

Senin, 11 Juli 2011

Fakta dan Mitos tentang Membesarkan Penis

Ada begitu banyak iklan membesarkan penis yang beredar, mulai dari yang alami sampai dengan obat-obatan. Benarkah cara itu efektif?

Dr. Sheldon Marks, seorang dokter ahli kanker prostat, membeberkan yang sebenarnya tentang keefektifan obat membesarkan penis. Ia mengungkapkan hal ini karena tidak tahan dengan begitu banyaknya iklan tentang cara membesarkan penis yang belakangan ini semakin marak.

Menurut sang dokter, tidak ada penelitian ilmiah di balik iklan yang menawarkan mampu membesarkan penis dengan cepat itu. Seluruh iklan tersebut menurutnya benar-benar hanya promosi belaka, tanpa adanya bukti nyata.

Dr. Sheldon mengatakan lagi, bukan salah pria, jika mereka sangat mudah tergoda dengan iklan membesarkan penis. "Karena pria merasa, pria dengan penis besar bisa membuat istri lebih bahagia," ujarnya seperti dikutip WebMD.

Padahal apa yang ada di pikiran pria itu, tidak sepenuhnya benar. Ukuran penis saat tidak ereksi tidak ada kaitannya dengan ukuran saat sudah ereksi. "Pria yang berpenis kecil saat belum ereksi, penisnya bisa jadi cukup besar ketika ereksi. Sedangkan pria yang penisnya sudah cukup besar, saat ereksi perubahannya tidak terlalu signifikan. Ukuran normal penis saat ereksi adalah 10-15 cm." jelas dokter yang sudah berpengalaman selama 20 tahun itu.

Seorang pakar lainnya, Drs. Kevan Wylie dari Porterback Clinic and Royal Hallamshire Hospital di Sheffield, Inggris, membeberkan hasil temuannya soal penis. Menurutnya kebanyakan produk membesarkan penis sebenarnya hanyalah memberikan efek psikologis.

Menurut Wylie, memang ada beberapa prosedur kedokteran yang bisa membesarkan penis yaitu melalui operasi. Prosesnya yaitu dengan pemisahan ligamen pada penis hingga memasukkan lemak ke dalam penis untuk memperbesar lingkaran penis.

"Meski cukup banyak informasi yang beredar soal kesuksesan membesarkan penis dengan operasi ini, tetap saja tidak ada data penunjangnya dari pasien kalau mereka puas dengan prosedur tersebut," tutur Wylie.

Wylie mengungkapkan sebenarnya ada cara kuno yang memang bisa dilakukan untuk membesarkan penis. Namun cara ini sangat tidak nyaman dan menyakitkan. Salah satunya adalah yang dilakukan orang Topamina di Brazil. Pria-pria di sana membesarkan penis mereka dengan gigitan ular. Bisa ular dipercaya dapat membesarkan penis selama enam bulan. Ada yang berani mencoba? (walipop)

Minggu, 10 Juli 2011

Pria Juga Mengalami "Menopause"

Banyak orang mengira hormon seksual pria tidak dipengaruhi usia. Hal itu tidak benar. Penelitian terbaru membuktikan bahwa pria juga mengalami penurunan hormon seksual seperti halnya wanita.

Setiap wanita yang hidup cukup lama akan mengalami menopause, yaitu jeda permanen dalam siklus haid yang menandai berakhirnya aliran hormon estrogen di dalam tubuhnya. Biasanya, hal ini terjadi di usia antara 45 dan 55 tahun. Penurunan dramatis dalam hormon ini dapat memicu segala macam perubahan fisik dan psikologis.

Sebaliknya, aliran hormon pada pria tidak berhenti mendadak seperti pada wanita. Namun, kadar testosteron secara bertahap mulai menurun dengan laju penurunan 1-2 persen per tahun mulai usia 30 tahun. Pada beberapa pria, akumulasi hasilnya selama bertahun-tahun bisa tidak menyenangkan dan berpotensi mengubah hidup. Banyak orang menyebut kondisi itu sebagai menopause pria. Istilah yang lebih tepat adalah andropause.

Apakah andropause?

Andropause berasal dari kata androgen, yang mengacu pada hormon laki-laki– meskipun perempuan juga memilikinya dalam tingkat lebih rendah. Androgen utama adalah testosteron, DHT (dihidrotestosteron), androstenedion, dan DHEA (dehidroepiandrosteron). Testosteron meningkatkan libido, membangun jaringan tubuh (termasuk otot dan tulang), membantu menjaga sekresi minyak yang normal di kulit dan rambut, dan memiliki efek pada fungsi kognitif otak, ketajaman mental dan konsentrasi, kemampuan visual-spasial, stamina dan suasana hati yang normal. Androgen diperlukan untuk fungsi ereksi normal, sedangkan testosteron adalah kofaktor yang diperlukan untuk produksi sperma dan kesuburan. Androgen menyebabkan karakteristik seksual laki-laki, termasuk wajah, pertumbuhan rambut dan suara yang lebih dalam. Testosteron bermanfaat bagi jantung dan pembuluh darah.

Andropause adalah situasi yang terjadi ketika testis tidak menghasilkan cukup testosteron. Banyak penelitian mendefinisikan testosteron rendah pada pria bila kadarnya 250-300 nanogram per desiliter atau kurang. Pria berusia 20-an dan 30-an biasanya memiliki kadar testosteron dalam kisaran 600. Menurut New England Journal of Medicine (Rhoden, Januari 2004), testosteron rendah terjadi pada sekitar 9% pria berusia 40-an, 30% pria berusia 50-an, 42% pria berusia 60-an dan 70% pria berusia 70-an.

Gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol yang tinggi, kegemukan dan stres meningkatkan risiko andropause.

Gejala

Gejala umum andropause termasuk (tidak semua selalu hadir):

  • penurunan libido
  • lemah /letih /lelah
  • perubahan memori
  • disfungsi ereksi (impotensi).

Gejala lain mungkin termasuk (tidak semua selalu hadir):

  • stamina menurun
  • penurunan daya mental, kognisi, konsentrasi, lekas marah, gugup, depresi, murung, berkeringat malam, palpasi dan jantung berdebar.
  • penurunan elastisitas kulit
  • penurunan massa dan kekuatan otot, peningkatan massa lemak
  • pengurangan rambut/bulu di ketiak dan kemaluan
  • pengurangan ukuran testis
  • penurunan massa tulang
  • penurunan jumlah sperma

Beberapa gejala di atas tidak spesifik sehingga dapat disebabkan oleh faktor lain.

Diagnosis

Tidak ada cara tunggal untuk mendiagnosis andropause. Selain mempertimbangkan kondisi kesehatan secara keseluruhan melalui riwayat medis, eksaminasi fisik, dll, tes laboratorium diperlukan untuk mengetahui berapa banyak testosteron yang dihasilkan seorang pria.

Penanganan

Andropause adalah proses alami. Anda dapat tetap hidup sehat meskipun memiliki testosteron rendah. Bila kondisi tersebut menimbulkan masalah seperti memicu timbulnya diabetes, masalah tiroid atau impotensi, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter ahlinya untuk mengatasi masalah spesifik Anda.

Terapi hormon testosteron adalah pilihan yang berisiko karena dapat berkontribusi terhadap sleep apnea, penyakit jantung, pertumbuhan kanker prostat, dan lainnya. (majalahkesehatan)

Sabtu, 18 Juni 2011

Mencegah Disfungsi Ereksi

Salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kaum laki-laki adalah disfungsi ereksi, karena bisa menurunkan kepercayaan diri dan tidak dapat memuaskan pasangan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan pria agar tetap bisa ereksi dengan kuat dan selalu jantan.

Disfungsi ereksi adalah suatu kondisi yang mana seorang laki-laki mengalami kegagalan dalam memulai atau mempertahankan ereksi sampai batas waktu yang diperlukan oleh kedua pasangan seksual dalam mencapai kepuasan.

Para ahli memberikan rekomendasi untuk mencegah terjadinya disfungsi ereksi, yaitu:

1. Perhatikan apa yang dimakan
Mengonsumsi makanan yang buruk bagi jantung akan berpengaruh pada kemampuan ereksinya, karena bisa menghambat aliran darah yang diperlukan oleh penis untuk ereksi. Untuk itu hindari makanan berlemak, gorengan dan yang diproses, tapi perbanyak buah, sayur, lemak sehat, kacang-kacangan, ikan dan minyak zaitun.

2. Menjaga berat badan tetap sehat
Kelebihan berat badan bisa berpengaruh terhadap kesehatan termasuk diabetes tipe 2 yang dapat merusak saraf di seluruh tubuh. Jika yang kena adalah saraf yang mempengaruhi penis maka disfungsi ereksi bisa terjadi.

3. Hindari tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi
Kadar kolesterol dan tekanan darah yang tinggi bisa merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh yang membawa darah ke penis sehingga menyebabkan disfungsi ereksi. Untuk itu kontrollah tekanan darah dan kolesterol secara teratur.

4. Tidak mengonsumsi alkohol secara berlebihan
Peminum alkohol berat bisa menyebabkan kerusakan pada hati, saraf dan kondisi lainnya yang bisa memicu disfungsi ereksi.

5. Olahraga secara teratur
Olahraga seperti berjalan, berenang dan aerobik diketahui bisa meningkatkan status kesehatan seseorang. Tapi hati-hati dengan olahraga yang menempatkan tekanan berlebih pada perineum (daerah antara skrotum dan anus), karena jika tidak menggunakan alat pelindung yang benar bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

6. Jangan hanya mengandalkan senam Kegel
Latihan kegel umumnya melibatkan otot-otot di panggul yang bisa membantu laki-laki dan perempuan yang mengalami inkontinensia (sulit menahan pipis), tapi belum ada bukti yang kuat bahwa latihan ini bisa mencegah disfungsi ereksi.

Teknik senam Kegel yang mudah dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti menahan kencing untuk awalnya selama 5 detik, kemudian kendurkan. Terus ulangi latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut dengan meningkatkan lama waktu menahan kencing 15-20 detik.

Latihan ini tergolong mudah karena bisa dilakukan kapan saja dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Latihan bisa dilakukan di kursi kerja, sambil duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, atau berbaring.

7. Mengawasi kadar hormon testosteron
Umumnya kadar hormon testosteron mulai menurun setelah berusia 40 tahun dan bisa mempengaruhi tingkat gairah seksual. Untuk itu penting memperhatikan kadar testosteron.

8. Hindari obat steroid anabolik
Obat ini umumnya sering disalahgunakan oleh para atlet dan binaragawan, padahal obat ini diketahui bisa mengecilkan testis dan mengganggu kemampuan kelenjar membuat testosteron.

9. Berhentilah merokok
Merokok bisa membahayakan pembuluh darah dan membatasi alirannya ke penis, sedangkan nikotin yang terkandung di dalamnya bisa membuat pembuluh darah menyempit dan memicu disfungsi ereksi.

10. Jauhi seks berisiko
Beberapa kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh cedera pada batang penis saat melakukan hubungan seks. Untuk itu hindari posisi seks yang berisiko dan pastikan vagina sudah dilumasi dengan baik. Jika penis sudah terasa sakit sebaiknya dihentikan.

11. Mengurangi stres
Stres psikologis akan meningkatkan kadar hormon adrenalin yang membuat pembuluh darah menyempit dan bisa berujung pada disfungsi ereksi. Karenanya mengurangi ketegangan dan membuat rasa emosional lebih baik akan memberikannya dorongan seks yang lebih besar. (detik)

Selasa, 14 Juni 2011

Mengantongi Ponsel di Celana Berpengaruh pada Kesuburan Pria

Penyebab pria mandul sangat beragam mulai dari cemaran bisphenol A dalam struk belanja hingga suhu tinggi di sekitar buah zakar saat memangku laptop. Ponsel juga bisa jadi pemicu, terutama jika sering dikantongi di celana.

Fakta ini terungkap dalam Fertility and Reproductive Medicine yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab baru-baru ini. Acara tersebut digelar oleh Lifeway Specialised Medical Centre dan diikuti sejumlah dokter ahli kesuburan dari berbagai negara.

Dalam simposium tersebut terungkap, tingkat kesuburan pria dalam 60 tahun terakhir mengalami penurunan cukup tajam yakni sekitar 50 persen. Penyebabnya tak lain adalah gaya hidup moderen yang telah menggeser gaya hidup sehat warisan nenek moyang.

Gaya hidup moderen menghasilkan banyak polusi berbahaya yang menurunkan kualitas sperma yang diproduksi oleh pria. Di antaranya adalah asap rokok, racun bisphenol A (BPA) dalam struk belanja dan plastik, pestisida dan asap kendaraan bermotor.

Selain itu, ponsel juga dituding sebagai produk gaya hidup moderen yang menyebabkan banyak pria zaman sekarang menjadi mandul. Ketika dikantongi di celana, radiasi yang dipancarkannya konon bisa mempengaruhi produksi sperma.

"Dibandingkan pada wanita, kesuburan pria lebih mudah terpengaruh oleh gelombang elektromagnet. Perbedaannya ada pada struktur organ reproduksinya," ungkap peserta simposium, Dr Ashok Agarwal dari Cleveland Clinic seperti dikutip dari Khaleejtimes, Kamis (23/12/2010).

Dr Ashok memperkirakan pertumbuhan pengguna ponsel di seluruh dunia mencapai 40 persen tiap tahunnya. Peningkatan tertinggi terjadi di negara-negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi cukup pesat termasuk Uni Emirat Arab.

Sedangkan faktor lain yang juga berpengaruh adalah obesitas yang makin hari makin banyak menyerang pria di seluruh dunia. Dr Ashok mengatakan peningkatan indeks massa tubuh berkaitan erat dengan penurunan kualitas sperma yang diproduksi oleh pria. makan berikutnya, serta menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama sehingga agenda makan tidak akan terjadi terus-menerus. (detik)