Tampilkan postingan dengan label Tomat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tomat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

Manfaat Tomat Ungu untuk Menghambat Sel Kanker

Manfaat Tomat Ungu untuk Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker - Para ahli di Inggris saat ini tengah mengembangkan sejenis tomat berwarna ungu yang diklaim memiliki faedah menghambat pertumbuhan sel kanker.  Tomat jenis baru hasil penyilangan gen ini diyakini para ahli mengandung banyak pigmen antioksidan disebut anthocyanin yang berperan penting menghalau tumor dan kanker.

Seperti dilaporkan jurnal, Nature Biotechnology, tim ilmuwan dari John Innes Centre, Norwich, berhasil menciptakan jenis tomat varian baru hasil kombinasi dengan gen-gen dari bunga snapdragon atau Antirrhinum majus.  

buah tomat ungu
Tomat ungu (Foto: BBC)
Bunga snapdragon memang dikenal sebagai salah satu tumbuhan yang kaya anthocyanin, zat yang juga ditemukan pada berbagai jenis berry berwarna gelap  seperti blackberry, cranberry dan chokeberry.

Dalam riset terbarunya, tomat hasil rekayasa genetika ini telah diujicoba pada tikus di laboratorium.  Hasilnya, kelompok tikus pengidap kanker yang diberikan tomat ungu mampu bertahan hidup lebih lama secara signifikan dibandingkan kelompok tikus dengan diet standar, baik yang diberi atau tanpa diberi tomat biasa.

"Efeknya ternyata lebih besar dari yang kami harapkan ," ungkap pimpinan riset Cathie Martin, yang juga ahli biologi tumbuhan.

Martin menambahkan, meski buah-buahan seperti blackberry atau blackcurrant  berkhasiat mencegah timbulnya kanker, sakit jantung atau gangguan syaraf, tetapi belum banyak orang yang mengonsumsinya. 

Dengan fakta itu, para ahli mencoba menciptakan buah tomat yang mengandung banyak anthocyanin dengan bantuan gen-gen bunga snapdragon.  Pada prosesnya, kata para ahli tomat yang biasanya berwarna merah berubah menjadi  ungu.

Para ahli juga menyatakan, uji coba buah tomat ini terhadap manusia masih belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Yang menjadi sasaran selanjutnya adalah meneliti bagaimana kandungan antioksidan dalam tomat ungu benar-benar dapat mempengaruhi perkembangan sel-sel tumor demi meningkatkan kualitas kesehatan.

Penulis : Asep Candra
Sumber : Nasional Kompas (Senin, 27 Oktober 2008 | 12:35 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat Ungu untuk Menghambat Sel Kanker. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Tomat untuk Mencegah Osteoporosis

Manfaat Tomat untuk Mencegah Osteoporosis - Ini adalah cara enak untuk membuat tulang makin kuat sehingga kita akan terhindar dari risiko penyakit osteoporosis, yakni minum jus tomat setiap hari. Likopen, kandungan antioksidan dalam buah tomat, diyakini para ahli sebagai penyebab tulang bertambah kuat. Sebelumnya likopen sudah diketahui bermanfaat untuk mencegah kanker prostat pada pria dan juga mencegah penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Kanada, para ahli meminta 60 orang wanita pasca menopause atau sekitar usia 50-60 tahun untuk menghentikan konsumsi produk tomat dari menu hariannya selama satu bulan. 

Buah tomat yang baik tidak memiliki memar atau pada badannya. (Foto: shutterstock)
Ternyata hal ini meningkatkan kadar N-telopeptide dalam darah, yakni zat kimia yang dilepaskan tubuh dalam darah ketika ada tulang yang patah. 

Kemudian, selama empat bulan para responden penelitian diberikan jus tomat yang mengandung 15 mg likopen setiap hari, selain juga ditambah dengan 35 mg kapsul likopen. Sebagai kelompok kontrol ada responden yang mendapatkan kapsul plasebo.

Hasilnya kadar N-telopeptide pada wanita yang minum jus tomat atau kapsul likopen menurun drastis. Namun manfaat itu tidak didapatkan oleh wanita yang mengonsumsi kapsul plasebo.

Sebagai tindakan pencegahan, para ahli menyarankan konsumsi dua gelas jus tomat setiap hari. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Osteoporosis International.

Penulis : Lusia Kus Anna
Sumber : Health Kompas (Sabtu, 20 November 2010 | 09:12 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat untuk Mencegah Osteoporosis. Terima kasih anda sudah berukunjung ke Blog ini.

Cara Memasak Tomat

Cara Memasak Tomat - Berikut ini adalah tips untuk mengolah tomat supaya menjadi pelengkap yang istimewa bagi masakan anda.

buah tomat di keranjang
Buah tomat segar (Foto: NOVA/DANIEL SUPRIYONO)


  1. Tomat akan terasa asam jika dimasak dengan menggunakan panas tinggi. Sebaiknya gunakan panas rendah agar rasa manis yang dihasilkan tomat tidak hilang.
  2. Gunakan panci atau wajan yang nonreaktif, semisal panci stainless steel, enamel, antilengket, atau dari beling, saat memasak tomat, karena bisa menghindari reaksi wajan/panci. Panci yang terbuat dari aluminum bisa bereaksi dengan bahan makanan yang mengandung asam. Akibatnya, makanan berubah warna dan rasa.
  3. Simpan tomat yang masih utuh di dalam suhu ruang, namun begitu sudah dipotong/diiris, sisanya harus dimasukkan ke dalam lemari es untuk menghindari tumbuhnya bakteri.
  4. Buat saos tomat sendiri. Caranya, seduh tomat yang sudah dikerat-kerat. Buang biji dan kulitnya, blender, lalu tambakan gula, garam, pengental. Masak sambil diaduk hingga meletup-letup. Masukkan dalam botol yang sudah direbus. Mudah, bukan?
Sumber : Kompas (Selasa, 21 Oktober 2008 | 13:46 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Cara Memasak Tomat. Terima kasih atas kunjungan anda ke Blog ini.

Manfaat Tomat untuk Diet / Menurunkan Berat Badan

Manfaat Tomat untuk Diet / Menurunkan Berat Badan - Selain digunakan sebagai penyedap dalam berbagai hidangan atau diminum sebagai jus, rasanya jarang sekali orang menjadikan tomat sebagai kudapan segar. Padahal, penelitian terbaru membuktikan bahwa sering makan tomat bisa membantu kita menurunkan berat badan. Bagaimana bisa?

Buah tomat kaya akan kandungan likopen, suatu senyawa yang diyakini para ilmuwan mampu membantu memberikan rasa kenyang dengan menurunkan hormon nafsu makan.

Penemuan ini diperoleh para peneliti dari University of Reading setelah menguji roti yang diperkaya dengan tomat terhadap 17 orang berusia 18-35 tahun. Diketahui saat itu bahwa dibandingkan roti biasa, dan roti yang diperkaya dengan wortel, roti tomat terasa paling mengenyangkan. 

hidangan makan tomat
Tomat mengandung likopen yang dipercaya mampu memberikan rasa kenyang. (Foto: Shutterstock)
"Ini memang studi kecil-kecilan, dan kami belum dapat mengatakan apa bahan dasar tomat yang penting, namun hasilnya secara statistik memang signifikan," ujar Dr Julie Lovegrove, spesialis di bidang metabolisme nutrisi yang memimpin proyek penelitian tersebut. 

Menurut harian The Telegraph, likopen adalah bahan yang memberi warna merah pada tomat, dan merupakan komponen kunci pada pola diet Mediterrania. Diet Mediterrania selama ini dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, demensia, dan beberapa jenis kanker. 

Penelitian ini tentu menarik untuk lebih dikembangkan lagi. Tak ada salahnya juga bila Anda mulai mencobanya sekarang. Bila mengudap buah tomat segar terasa membosankan, cobalah makan bersama protein seperti tahu dan tempe goreng. Atau, buatlah menu tomat panggang dengan keju di atasnya.


Penulis : Felicitas Harmandini
Sumber : Female Kompas (Minggu, 21 Februari 2010 | 13:53 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat untuk Diet / Menurunkan Berat Badan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Biji Tomat untuk Melawan Stroke dan Penyakit Jantung

Manfaat Biji Tomat untuk Melawan Stroke dan Penyakit Jantung - Sebuah penelitian yang dilakukan Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan khasiat biji tomat bagi kesehatan. Seperti yang dikutip majalah kesehatan Prevention, Asim K Dutta-Roy, Ph D, sang peneliti, mengatakan bahwa cairan licin atau jeli berwarna kuning yang terdapat di sekitar biji tomat mengandung senyawa atau bahan campuran yang manjur untuk melawan stroke dan penyakit jantung.

tomat segar matang
Biji tomat mengandung senyawa atau bahan campuran yang manjur untuk melawan stroke dan penyakit jantung. 
Dari hasil penelitian diketahui, jika Anda minum jus tomat tanpa membuang bijinya, berarti Anda telah mengurangi risiko terjadinya penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung sekitar 72 persen.

Jadi, jika saat memasak selama ini Anda membuang biji tomat karena kurang menyukai atau merasa jijik, terutama pada cairan licinnya, hentikan kebiasaan itu. Sertakan biji tomat ke dalam resep-resep masakan Anda karena benar-benar berkhasiat.

Sumber : Kompas (Senin, 3 November 2008 | 08:44 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Biji Tomat untuk Melawan Stroke dan Penyakit Jantung. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Saus Tomat untuk Kesehatan

Manfaat Saus Tomat untuk Kesehatan - Saus tomat, terutama yang buatan sendiri, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita. Para ahli yang hadir pada simposium ilmu pengetahuan tahun 2007, di New York menyebutkan bahwa makanan yang berasal dari olahan tomat dapat mengurangi risiko berbahaya penyakit degeneratif, seperti berikut ini.

saus tomat
Tak hanya enak sebagai saus, ternyata saus tomat kaya manfaat. (Foto: shutterstock)
1. Melindungi paru-paru

Penelitian dilakukan oleh Drs Lenore Arab dan Michael Madden dari University of California mengungkapkan bahwa tomat dapat meningkatkan kadar likopena di dalam darah. Likopena berfungsi untuk melindungi paru-paru kita dari radikal bebas. 

2. Mengurangi risiko katarak

Frederik Khachik, PhD, dari University of Maryland mengatakan bahwa zat karotenoid di dalam saus tomat dapat melindungi mata kita dari usia dan radikal bebas. Dua jenis karotenoid yang berfungsi melindungi mata adalah lutein dan zeaksantin. 

3. Menurunkan kadar kolesterol

Penelitian yang dilakukan oleh dr Sohvi Horkko dari University of Oulu, Finlandia, mengungkapkan, saus tomat dapat menurunkan kadar kolesterol. Dua puluh satu relawan diminta untuk mengonsumsi 30 mg saus tomat dan 400 ml jus tomat selama 3 minggu. Hasilnya, kadar kolesterol mereka turun hingga 13 persen. Kadar kolesterol rendah, risiko diabetes pun akan ikut berkurang.

Sumber : Female Kompas (Jumat, 22 Mei 2009 | 15:58 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Saus Tomat untuk Kesehatan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Tomat : Ciri-ciri, Varietas, Nutrisi, Pemanfaatan, Pengolahan

Tomat : Ciri-ciri, Varietas, Nutrisi, Pemanfaatan, Pengolahan - Walaupun murah, tomat kaya gizi. Pada lapisan luarnya terdapat likopen, antioksidan yang dapat mencegah berbagai jenis kanker. Dapat juga diolah menjadi minuman segar dan beragam makanan yang mampu menggoyang lidah. Tomat yang oleh para ahli botani disebut sebagai Lycopersicum esculentum Mill, merupakan tanaman dari famili Solanaceae, yaitu berbunga seperti terompet. Tomat termasuk tanaman setahun (annual) yang berarti umurnya hanya untuk satu kali periode panen. Tanaman ini berbentuk perdu atau semak dengan panjang bisa mencapai 2 meter. Bentuk batangnya segi empat sampai bulat. Bentuk daunnya bercelah menyirip tanpa daun penumpu.

tomat
Buah Tomat (Foto: AMERICAN IMAGES, INC/GETTY IMAGES)
Bentuk, warna, rasa, dan tekstur buah tomat sangat beragam. Ada yang bulat, bulat pipih, keriting, atau seperti bola lampu. Warna buah masak bervariasi dari kuning, oranye, sampai merah, tergantung dari jenis pigmen yang dominan. Rasanya pun bervariasi, dari masam hingga manis. Buahnya tersusun dalam tandan-tandan. Keseluruhan buahnya berdaging dan banyak mengandung air.

1. Aneka Varietas Tomat

Beberapa dasar yang dipakai untuk membedakan varietas tomat di antaranya adalah bentuk, tandan, ketebalan daging, dan kandungan airnya. Berdasarkan bentuk atau penampilannya, buah tomat digolongkan sebagai berikut:

1. Tomat Biasa (Lycopersicum commune)
Bentuk buahnya bulat pipih, lunak, tidak beraturan, dan sedikit beralur di dekat tangkainya.
2. Tomat Apel (Lycopersicum pyriforme)
Bentuk buah bulat, kompak, sedikit keras menyerupai buah apel.
3. Tomat Kentang (Lycopersicum grandifolium)
Buah berbentuk bulat, besar, kompak, dengan ukuran lebih kecil dari tomat apel.
4. Tomat Keriting (Lycopersicum validum)
Buah berbentuk agak lonjong, keras. Daunnya rimbun keriting dan berwarna hijau kelam.

2. Harus Dibersihkan 

Buah yang baru dipanen biasanya dipisah-pisahkan berdasarkan ukuran dan mutunya (grading). Penentuan mutu buah didasarkan kepada kesehatan, ketegaran, kebersihan ukuran, bobot, warna, bentuk, kemasakan, kebebasan dari bahan asing dan penyakit, serta kerusakan oleh serangga dan luka-luka mekanik. Kategori mutu yang umum digunakan adalah kelas ekstra, kelas 1, dan kelas 2. 

Setelah disortir, tomat harus segera dibersihkan dan dicuci untuk membuang kotoran yang menempel pada buah. Kotoran umumnya berupa percikan tanah, debu, dan zat-zat kimia (obat-obatan dan pupuk semprot). Selain memberi kesan kotor, percikan tanah juga dapat membawa penyakit dan sejumlah mikroba berbahaya. Zat-zat kimia yang menempel pada buah, khususnya pestisida, jika terdapat dalam jumlah berlebih dapat menyebabkan keracunan.

Penyimpanan buah tomat harus dilakukan pada suhu yang tidak terlalu tinggi, biasanya dilakukan pada suhu kamar. Namun, alangkah lebih baiknya jika tomat disimpan pada suhu yang lebih rendah, yaitu pada lemari pendingin. Suhu tinggi bisa merusak mutu simpan buah tomat. Proses penyimpanan dingin dapat memperlambat kematangan, memperkecil kerentanan terhadap serangan mikroba, mengurangi kehilangan air, dan mempertahankan kadar vitamin C.

3. Pemanfaatan Tomat 

Tomat dapat digunakan baik dalam bentuk segar maupun dalam bentuk olahannya. Dalam bentuk segar, tomat seringkali digunakan sebagai bahan pelengkap masakan (sayur), untuk salad, sandwich, sambal, dan sebagainya.

Dalam bentuk olahan, tomat dapat dibuat menjadi berbagai macam produk kalengan, seperti tomat utuh, potongan tomat, saus, dan puree. Selain itu, dapat dibuat sari buah dan dipekatkan untuk menghasilkan pasta tomat.

Selama ini hasil olahan tomat yang telah dikenal luas oleh masyarakat adalah sari buah dan saus tomat. Sari buah (fruit juice) adalah cairan yang tidak mengalami proses fermentasi, tetapi diperoleh dari proses pengepresan buah yang masih segar dan telah masak. Pengolahan buah tomat menjadi sari buah, selain dapat menghasilkan produk yang lebih awet, juga merupakan minuman yang praktis, rasanya enak dan menyegarkan, juga bermanfaat bagi kesehatan. 

Saus tomat digunakan sebagai bahan penyedap makanan. Pembuatan saus dilakukan dengan cara menguapkan sebagian air buahnya sehingga diperoleh kekentalan sari buah yang diinginkan. Ke dalam pekatan sari buah tersebut ditambahkan berbagai macam bumbu untuk menyedapkan. Agar saus menjadi lebih kental, sering juga ditambahkan pati dan bahan pengental lainnya.

4. Kaya Vitamin C dan A   

Tomat, baik dalam bentuk segar maupun olahan, memiliki komposisi zat gizi yang cukup lengkap dan baik. Buah tomat terdiri dari 5-10 persen berat kering tanpa air dan 1 persen kulit dan biji. Jika buah tomat dikeringkan, sekitar 50 persen dari berat keringnya terdiri dari gula-gula pereduksi (terutama glukosa dan fruktosa), sisanya asam-asam organik, mineral, pigmen, vitamin, dan lipid. 

Tomat dapat digolongkan sebagai sumber vitamin C yang sangat baik (excellent) karena 100 gram tomat memenuhi 20 persen atau lebih dari kebutuhan vitamin C sehari. Vitamin C memelihara kesehatan gigi dan gusi, mempercepat sembuhnya luka-luka, mencegah penyakit Scurvy (skorbut), serta menghindarkan terjadinya perdarahan pembuluh darah halus. 

Selain itu, tomat juga merupakan sumber vitamin A yang baik (good) karena 100 gram tomat dapat menyumbangkan sekitar 10-20 persen dari kebutuhan vitamin A sehari. Vitamin A sangat diperlukan bagi kesehatan organ penglihatan, sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan, dan reproduksi. Vitamin A dan C pada tomat juga berkhasiat sebagai antioksidan.

Sari buah tomat mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap. Dari 100 gram jus tomat akan diperoleh kalsium 7 mg, fosfor 15 mg, zat besi 0,9 mg, natrium 230 mg, dan kalium 230 mg. Vitamin yang terdapat dalam 100 gram sari buah tomat adalah vitamin A (1.050 IU), vitamin B1 (0,05 mg), vitamin B2 (0,03 mg), dan vitamin C (16 mg).

5. Kandungan Likopen Tinggi 

Tomat mengandung likopen yang tinggi. Likopen ini merupakan pigmen yang menyebabkan tomat berwarna merah. Seperti halnya betakaroten, likopen termasuk ke dalam golongan karotenoid. Telah banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat likopen terhadap kesehatan. 

Likopen diketahui mempunyai kemampuan sebagai antioksidan dan dapat melindungi tubuh terhadap berbagai macam penyakit seperti kanker dan penyakit jantung. Tomat yang dihancurkan atau dimasak merupakan sumber likopen yang lebih baik dibandingkan dengan tomat mentahnya. 

Sebagai contoh, jumlah likopen dalam jus tomat bisa mencapai lima kali lebih banyak daripada pada tomat segar. Para peneliti menduga, tomat yang dimasak atau dihancurkan dapat mengeluarkan likopen lebih banyak, sehingga mudah diserap tubuh.  

Likopen terdapat pada bagian dinding sel tomat. Oleh karena itu, pemasakan dengan sedikit minyak dapat melepaskan komponen ini. Sebagai tambahan, pemasakan tomat dengan minyak zaitun (olive oil) memudahkan tubuh menyerap likopen dengan lebih baik (Ahuja et al., 2003). 

Komponen fenolik juga merupakan senyawa penting yang cukup potensial pada tomat, meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit. Komponen ini memberikan efek yang menguntungkan. Baru-baru ini diketahui bahwa puree tomat (hancuran tomat), mengandung sejumlah kecil senyawa yang disebut rutin. Senyawa rutin tersebut dapat diserap dan dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh.

Penulis : Prof.DR. Made Astawan, Dosen di Departemen Teknologi Pangan dan Gizi-IPB
Sumber : Health Kompas (Minggu, 12 Oktober 2008 | 16:12 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Ciri-ciri Tomat, Varietas Tomat, Nutrisi Tomat, Pemanfaatan Tomat, dan Pengolahan Tomat. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Tomat Masak untuk Menurunkan Kolesterol Jahat

Manfaat Tomat Masak untuk Menurunkan Kolesterol Jahat - Bagi Anda yang sedang berjuang menurunkan kadar kolesterol atau tekanan darah tinggi, kini ada suatu solusi praktis dan enak.  Mulai saat ini, rajinlah mengonsumsi makanan yang mengandung buah tomat seperti pasta atau jus tomat. Menurut laporan riset yang dimuat jurnal Maturitas, makanan dari tomat yang sudah dimasak seperti pasta ternyata memiliki khasiat yang nyaris sama seperti obat kimia penurun kolesterol.

Seperti dilansir Daily Mail, para ahli merekomendasikan bahwa tomat dapat menjadi   "alternatif yang efektif" pengganti statin, jenis obat yang umumnya diresepkan untuk kondisi yang menyebabkan gangguan jantung. 
Menurut peneliti, dengan hanya mengonsumsi dua ounces atau sekitar 60 gram pasta tomat atau seperdelapan sari buah tomat setiap hari sudah cukup bagi pasien untuk memeroleh manfaat tersebut.

buah tomat masak
Menurut laporan riset yang dimuat jurnal Maturitas, makanan dari tomat yang sudah dimasak seperti pasta ternyata memiliki khasiat yang nyaris sama seperti obat kimia penurun kolesterol. (Foto: SHUTTERSTOCK)
Rahasianya terletak pada senyawa likopen yang memberi warna merah terang pada tomat matang. Antioksidan kuat ini penting bagi kesehatan  dalam menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Peneliti menekankan, tomat yang sudah dimasak adalah sumber terbaik. Hal itu telah dibuktikan dalam penelitan di mana tubuh dapat menyerap lebih banyak likopen dari tomat masak daripada tomat yang belum di masak.

Ini merupakan kajian para ahli di Australia yang menganalisis 14 penelitian internasional tentang manfaat likopen dalam 55 tahun terakhir. Mereka menyimpulkan, senyawa tersebut dapat memberi perlindungan alami terhadap dampak peningkatan kadar "kolesterol jahat" atau  rendahnya densitas lipoprotein di dalam darah.

Efeknya tomat yang dimasak dapat disejajarkan dengan dosis kecil statin yang digunakan untuk mengobati pasien dengan kolesterol atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa menjadi faktor penyakit kardiovaskuler.

Salah satu penulis penelitian, Dr Karin Ried, dari University of Adelaide, mengatakan tomat terutama memiliki likopen tingkat tinggi. Ia menambahkan, setengah liter sari buah tomat atau 50 gram pasta tomat setiap hari  menyediakan perlindungan melawan penyakit jantung.  Tetapi jika hanya makan sebuah tomat sehari tidak akan cukup.

"Saya benar-benar merekomendasikan untuk mempertimbangkan pasta tomat. Makanan ini kaya likopen dan tak sulit untuk mendapat 50 gram setiap hari atau dalam pizza atau sebagai minuman. Penelitian kami menunjukkan, bila lebih dari 25 gram likopen dikonsumsi setiap hari, itu bisa mengurangi kolesterol "buruk" hingga lebih dari 10 persen," ujar Ried.

"Itu dapat disamakan dengan pengaruh dosis rendah pengobatan yang umumnya diresepkan tetapi tanpa efek samping, seperti sakit otot dan lemas dan kerusakan saraf," tambahnya.

Likopen juga dapat ditemukan dalam buah semangka, jambu, pepaya, pink grapefruit, aprikot dan rosehip, tetapi dalam konsentrasi lebih rendah.

Sumber : Health Kompas (Selasa, 24 Mei 2011 | 09:10 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat Masak untuk Menurunkan Kolesterol Jahat. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Sejarah Asal Usul Saus Tomat

Sejarah Asal Usul Saus Tomat - Orang Indonesia paling tak bisa berpisah dengan segala bumbu penyedap rasa, seperti kecap atau saus tomat. Makanan yang kurang enak bisa diselamatkan berkat bantuan kedua saus penyedap ini. Namun meski bumbu ini membuat segalanya terasa lebih lezat, namun penggunaan saus tomat secara rutin sebenarnya harus dihindari. Penyebabnya, kandungan dalam saus tomat ternyata tak cuma tomat. Ada juga bahan-bahan lain yang kurang baik bagi kesehatan.

saus tomat
Manfaat saus tomat tidak selalu lebih berarti daripada risiko yang ditimbulkan. (Foto: SHUTTERSTOCK)
Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang saus tomat, silakan menyimak fakta-fakta berikut:

1. Selama Perang Dunia II, produksi tomat di Filipina berkurang. Hal ini membuat orang Filipina memutar otak untuk mencari bahan pengganti tomat. Akhirnya digunakanlah pisang, yang cukup melimpah saat itu. Hasilnya adalah saus berwarna kuning kecoklatan yang rasanya jauh lebih manis, dan kemudian diberi pewarna merah. Orang Filipina amat menyukai saus pisang ini, sehingga penjualannya melampaui saus tomat sejak saat itu. Bahkan mereka tak akan menikmati spageti atau hot dogs tanpa saus pisang ini.

2. Lain lagi dengan orang Inggris. Favorit mereka adalah saus jamur, yang sudah digunakan selama ratusan tahun. Warnanya coklat tua, dengan tekstur kasar, dan cita rasa yang kaya. Orang Inggris biasanya mengoleskannya pada roti (yang sering disajikan dengan telur mata sapi), dicampur dengan nasi atau pasta, atau ditambahkan pada sup untuk meningkatkan cita rasanya. 

3. Bahan lain yang juga digunakan untuk membuat saus penyedap adalah blueberry. Hasilnya adalah saus yang rasanya manis dan tajam, dengan sedikit rasa buah yang terasa belakangan. Cara membuatnya sama seperti saus tomat, yaitu dengan bumbu rajangan bawang putih, merica, rempah-rempah, dan cuka.

4. Bahan utama dalam saus tomat tentunya buah tomat, yang pada dasarnya baik untuk kesehatan. Tomat mengandung beberapa vitamin dan mineral yang penting agar tubuh dapat berfungsi dengan semestinya. Selain itu, tomat memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular, stroke, dan beberapa jenis kanker. Selain itu juga cukup bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan.

5. Masalahnya, saus tomat juga memiliki kandungan sodium yang cukup banyak. Garam biasanya dihindari untuk mencegah retensi air. Selain itu, konsumsi garam yang berlebihan juga bisa meningkatkan risiko kesehatan. Antara lain menjadi salah satu penyebab tekanan darah tinggi, dan kerusakan dinding pembuluh darah. Kedua kondisi ini bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular, stroke, serangan jantung, dan dalam kasus-kasus yang lebih ekstrim, bisa menyebabkan kematian. Sebisa mungkin, hindari konsumsi garam yang berlebihan.

6. Saus tomat juga mengandung sirup jagung tinggi fruktosa. Namanya mungkin tidak begitu Anda kenal, atau bagaimana bahan ini dapat memengaruhi kesehatan Anda. Sesuai namanya, sirup jagung dibuat dari jagung, dan biasanya digunakan sebagai pengganti gula. Sirup jagung ini tinggi kalori, dan karenanya memicu kenaikan berat badan dan obesitas (bila dikonsumsi terlalu sering). Karena gula dalam produk ini dicerna dengan cepat, ia juga membuat kadar gula darah melonjak dengan cepat, dan dengan cepat pula turun kembali. Kondisi ini bisa membuat Anda merasa pusing, mual, dan lelah. 

7. Dengan fakta tersebut, bisa dibilang manfaat saus tomat tidak lebih besar daripada risiko yang ditimbulkan. Kandungan sodium dan sirup jagungnya mampu mengacaukan kesehatan Anda. Bila Anda memang sangat menggemari saus tomat, perlahan kurangi konsumsinya dan coba ganti dengan salsa atau saus barbekyu yang rendah sodium. Atau, Anda bisa mencari resep saus tomat dan membuatnya sendiri dengan mengurangi kandungan garamnya. Paling baik sih, kurangi saja konsumsi saus tomat. Jika hanya mengonsumsinya sesekali sih, tentu tak akan ada masalah serius yang mengancam kesehatan Anda.

Penulis : Felicitas Harmandini
Sumber : Female Kompas (Selasa, 8 Mei 2012 | 18:44 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Sejarah Saus Tomat dan Asal Usul Saus Tomat. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Jenis Tomat Ungu

Jenis Tomat Ungu - Lembaga Plant Research International pada Universitas Wageningen berhasil merekayasa varian tomat berwarna ungu. Jauh lebih menyehatkan dan mencegah kanker. Dari hasil riset terbukti bahwa tomat ungu ini selain jauh lebih menyehatkan, juga memberi perlindungan terhadap perkembangan kanker tertentu, demikian dikutip dari Algemeen Dagblad, Minggu (26/10/2008).

tomat ungu
Tomat ungu (Foto: detikNews)
Melalui modifikasi genetik berhasil diciptakan antosian, sejenis antioksidan berwarna ungu, yang secara alamiah ditemukan pada black berry (buah murbei hitam), strawberry dan cranberry.

Antosian tidak hanya melindungi terhadap jenis kanker tertentu, tetapi juga berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain itu zat ini mampu mengerem infeksi.

Penulis : Eddi Santosa
Sumber : detikNews (Minggu, 26/10/2008 19:00 WIB)


Anda sekarang sudah mengetahui Jenis Tomat Ungu. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Tomat : Nutrisi, Likopen, Produk Olahan, Cara Mengolah

Tomat : Nutrisi, Likopen, Produk Olahan, Cara Mengolah - Tomat tergolong sayuran paling populer di dunia karena bisa ditemui di manapun. Bukan hanya itu, tomat juga sangat mudah diolah menjadi sajian yang lezat. Dipadu dengan rempah segar, ayam, daging, seafood hingga pasta dan nasi. Apa saja yang perlu diperhatikan saat mengolah tomat? Apa saja jenis olahannya? Simak info kompletnya berikut ini!

produk olahan tomat
Produk olahan tomat (Foto: detikFood)

Sarat Nutrisi

Tomat sering disebut sebagai 'love apple' atau apel cinta karena kandungan nutrisinya yang padat. Kecuali itu bentuk tomat yang sexy dan warnanya menyala dianggap cocok untuk mewakili 'cinta'. Tomat tergolong sayuran yang kaya vitamin A dan C dan juga sangat kaya akan potassium. Dari berbagai riset juga sudah terbukti bahwa kandungan likopen yang berfungsi sebagai antioksidan sangat bagus untuk menangkal sel kanker. Karena nutrisinya yang sarat tomat pun menjadi andalan berbagai bangsa di dunia untuk menjaga kesehatan. 

Jenis Tomat

Tomat segar yang dijual di pasaran ada yang bundar, lonjong (gondola) dan ada pula yang kecil (tomat ceri). Jika ingin segera diolah pilih tomat yang merah menyala dan masak pohon. Namun, jika ingin disimpan lama, masukkan tomat ke dalam kantong plastik, beri lubang dan simpan dalam lemari es. Tomat muda yang berwarna hijau dengan rasa asam yang kuat juga enak diolah sebagai sambal atau acar dengan paduan cabai. 

Olahan Tomat

Tomat merupakan sayuran yang unik. Proses pengolahan tomat justru mempermudah penyerapan likopen dalam tubuh. Karena itu jenis olahan tomat seperti saus tomat, tomat pasta, tomat pure dan tomat kalengan justru sangat tinggi kandungan likopennya. Proses pemasakan memecahkan sel dalam tomat dan meningkatkan karotenoid. Jika disantap dengan sedikit lemak, kandungan lychopene justru makin mudah diserap tubuh. 

Paduan Bumbu

Rasa asam segar membuat tomat sangat cocok dipadu dengan cabai, bawang putih, bawang Bombay, rempah segar, susu, keju, dan beragam sayuran lain. Usahakan agar pamakaian bumbu tidak berlebihan agar rasa khas tomat tidak 'tenggelam' dalam bumbu. Tambahkan sedikit gula pasir agar rasa asam tomat tidak terlalu tajam.


Penulis : Odilia Winneke
Sumber : detikFood (Kamis, 28/06/2007 10:31 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Nutrisi Tomat, Produk Olahan Tomat, dan Cara Mengolah Tomat. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Tomat untuk Menyembuhkan Penyakit

Manfaat Tomat untuk Menyembuhkan Penyakit - Tomat merah dan segar tidak hanya dapat dijadikan bumbu pelengkap masakan tetapi juga dapat dijadikan obat untuk memerangi berbagai penyakit berbahaya. Bahkan, tomat yang dimasak lebih banyak memberi manfaat ketimbang tomat mentah.

Ilmuwan dari National Centre of Food and Safety di Illinois mengungkapkan bahwa makan tomat dapat membantu mengurangi risiko kanker, osteoporosis dan penyakit jantung.

Tak hanya tomat mentah yang segar, tomat yang dimasak atau menjadi campuran makanan ternyata dapat memberi manfaat lebih.

Menurut ilmuwan, sayuran merah segar ini merupakan sumber makanan yang mengandung lycopene (antioksidan yang kuat) terbanyak. Dan tidak seperti buah atau sayuran lainnya, kandungan antioksidan dalam tomat berpotensi lebih banyak setelah dimasak.

cewek abg pegang tomat
Tomat merah dan segar tidak hanya dapat dijadikan bumbu pelengkap masakan tetapi juga dapat dijadikan obat untuk memerangi berbagai penyakit berbahaya. (Foto: thinkstock)
Para ilmuwan tersebut menjelaskan bahwa nutrisi ini memiliki mekanisme pelindung yang dapat membantu mencegah peradangan dan pembekuan darah.

"Memanfaatkan tomat dan produk tomat mungkin menjadi salah satu strategi yang sederhana dan efektif untuk membantu orang meningkatkan asupan sayuran, yang menyebabkan peningkatan pola makan secara keseluruhan dan akhirnya kesehatan yang lebih baik," jelas Dr Britt Burton-Freeman dan and Dr Kristin Reimers, yang melakukan penelitian, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (5/3/2011).

Menurut Dr Reimers, penelitian ini menggarisbawahi hubungan antara mengonsumsi tomat dan mengurangi risiko kanker, penyakit jantung dan gangguan kesehatan lain.

"Bukti juga menunjukkan bahwa konsumsi tomat sebaiknya dianjurkan karena manfaat nutrisi dan karena strategi yang sederhana dan efektif untuk meningkatkan asupan sayuran secara keseluruhan," tambah Dr Reimers.

Laporan penelitian ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Lifestyle Medicine.


Penulis : Merry Wahyuningsih
Sumber : detikHealth (Sabtu, 05/03/2011 11:58 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat untuk Menyembuhkan Penyakit. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit

Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit - Tomat ternyata memiliki khasiat untuk kulit. Buah yang berasal dari Amerika Selatan ini kaya akan kandungan-kandungan yang bermanfaat untuk kecantikan  wanita. Salah satunya, antioksidan yang terkandung dalam tomat, bagus untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Menurut hasil penelitian, tomat bekerja lebih dari 33% untuk melindungi kulit dari terbakarnya sinar matahari.

cewek cantik makan tomat
Tomat kaya akan vitamin C yang dapat mencerahkan kulit. (Foto: thinkstock)
Fakta lainnya yang ditemukan adalah kandungan antioksidan likopen akan lebih tinggi ketika tomat telah dimasak. Selain itu tomat kaya akan vitamin C yang dapat mencerahkan kulit.

Tak hanya sampai disitu, dalam tomat terkandung zat tomatin yang bersifat sebagai anti-inflamasi. Kandungan tersebut dapat mengeringkan jerawat dan menyembuhkan luka. Kandungan Vitamin A dari tomat juga bagus untuk mata. Jangan ragu lagi untuk menambahkan menu tomat dalam menu keseharian Anda.

Penulis : Kiki Oktaviani
Sumber : detikWolipop (Selasa, 27/07/2010 09:00 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Buah Tomat untuk Melindungi Kulit dari Sinar Ultraviolet

Manfaat Buah Tomat untuk Melindungi Kulit dari Sinar Ultraviolet - Manfaat tomat bagi kulit bukan hanya didapat dengan menggunakannya sebagai lulur atau masker. Dengan memakan 5-6 butir buah ini secara rutin, kulit juga akan semakin sehat dan terlindung dari bahaya sinar ultraviolet penyebab kanker.

Manfaat makan tomat hampir setara dengan menggunakan tabir surya dengan kekuatan Sun Protecting Factor (SPF) 1,3. Relatif kecil untuk dijadikan perlindungan utama, namun cukup besar untuk memaksimalkan efek perlindungan dari cahaya ultraviolet.

Manfaat ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan tim ahli dari beberapa universitas di Manchester dan Newcastle, Inggris. Sebanyak 20 orang partisipan yang memiliki kulit sehat dilibatkan dalam penelitian eksperimental tersebut.

cewek cakep buah tomat
Dengan memakan 5-6 butir buah ini secara rutin, kulit juga akan semakin sehat dan terlindung dari bahaya sinar ultraviolet penyebab kanker. (Foto: thinkstock)
Setiap hari, 10 partisipan diberi saus tomat sebanyak 5 sendok teh (55 gram) atau setara dengan 5-6 butir tomat yang diolah dengan 10 gram minyak zaitun. Sisanya sebanyak 10 partisipan hanya mendapatkan minyak zaitun dan tidak boleh makan tomat.

Di awal penelitian, sensitivitas kulit para partisipan terhadap radiasi ultraviolet (UV) diukur lalu dibandingkan dengan 12 pekan sesudahnya. Hasilnya, partisipan yang setiap hari mendapatkan saus tomat menjadi 33 persen makin terlindung dari sinar UV.

Sinar UV merupakan salah satu pemicu berbagai jenis kerusakan kulit, mulai dari penuaan dini hingga kanker. Sinar ini terdapat di mana saja, namun paling banyak ditemukan pada sinar matahari akibat makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer.

Kandungan nutrisi dalam tomat yang bisa menangkal efek sinar UV dari dalam adalah Lycopene, yang berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa ini mampu menetralkan radikal bebas yang terbentuk akibat paparan sinar UV dan bisa memicu kerusakan kulit.

Meski makan tomat bisa memberikan efek perlindungan dari dalam, kulit masih tetap harus dilindungi dari luar. Dikutip dari Irishhealth, Senin (9/5/2011), bentuk perlindungan dari luar antara lain dengan menggunakan tabir surya saat akan beraktivitas di bawah terik matahari.


Penulis : AN Uyung Pramudiarja
Sumber : detikHealth (Senin, 09/05/2011 08:38 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Buah Tomat untuk Melindungi Kulit dari Sinar Ultraviolet. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Tomat untuk Mencegah Penyakit Jantung

Manfaat Tomat untuk Mencegah Penyakit Jantung - Sekali menyerang, penyakit jantung dan pembuluh darah bisa sangat mematikan sehingga pencegahan akan jauh lebih baik dibandingkan pengobatan. Banyak makan tomat termasuk langkah pencegahan, sebab buah ini terbukti baik untuk kesehatan jantung.

Salah satu nutrisi yang terkandung dalam tomat adalah 9-okso-oktadekadioneat, senyawa yang mampu mengartasi dislipidemia atau ketidaknormalan kadar lemak dalam darah. Kadar lemak yang tidak normal di dalam pembuluh darah merupakan faktor risiko serangan jantung.

"Dislipidemia seringkali tidak menunjukkan gejala. Namun jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu gangguan serius seperi arteriosklerosis dan cirrhosis," ungkap Dr Teruo Kawada dari Kyoto University seperti dikutip dari Indiavision, Senin (10/1/2011).

wanita makan buah tomat segar
Selain baik bagi jantung, tomat sejak dulu juga dikenal sebagai sumber antioksidan. (Foto: thinkstock)
Arteriosclerosis merupakan radang di pembuluh darah yang dipicu oleh lemak berlebih yang akhirnya membentuk plak pada dinding pembuluh darah. Sementara itu cirrhosis merupakan radang kronis di hati yang akan memperparah gangguan metabolisme lemak.

Penelitian yang dilakukan Dr Teruo menunjukkan kandungan 9-okso-oktadekadioneat dalam tomat dapat membantu pengaturan metabolisme lemak di hati. Dalam bentuk asam, senyawa ini dapat menetralisir kelebihan lemak dalam aliran darah dan mencegah serangan jantung.

Meskipun demikian, Dr Teruo tetap menyarankan pengaturan diet yang sehat jika ingin bebas dari risiko serangan jantung. Percuma rajin makan tomat jika sehari-hari masih sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Molecular Nutrition and Food Research baru-baru ini.

Selain baik bagi jantung, tomat sejak dulu juga dikenal sebagai sumber antioksidan. Senyawa ini mampu menangkal radikal bebas yang merupakan pemicu berbagai gangguan kesehatan termasuk kanker dan proses penuaan dini.


Penulis : AN Uyung Pramudiarja
Sumber : detikHealth (Senin, 10/01/2011 09:27 WIB)

Terima kasih anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat untuk Mencegah Penyakit Jantung. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Tomat untuk Kesehatan Wajah

Manfaat Tomat untuk Kesehatan Wajah - Tomat merah memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Tidak hanya baik untuk kesehatan, namun tomat juga berperan sebagai perawatan kulit.

masker buah tomat
Tomat juga bermanfaat untuk perawatan kulit. (Foto: thinkstock)
1. Kulit terbakar matahari

Masalah yang bisa teratasi dengan tomat adalah masalah kulit saat terbakar sinar matahari. Secara alami tomat dapat mengobatinya, caranya dengan menghancurkan tomat dan dibalurkan pada kulit.

2. Mencerahkan kulit dan mengurangi komedo

Tomat juga bermanfaat untuk mencerahkan kulit dan mengurangi komedo. Caranya dengan menghaluskan tomat, kemudian campur dengan madu. Balurkan campuran pada wajah dan diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air hangat.

3. Sebagai Scrub

Tomat juga bisa dijadikan sebagai scrub. Tumbuk tomat jangan sampai terlalu halus, gosok-gosokan tomat pada kulit. Setelah itu, bilas wajah dengan air hangat.

Penulis : Kiki Oktaviani
Sumber : detikWolipop (Jumat, 15/10/2010 09:08 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat untuk Kesehatan Wajah. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Tomat untuk Membunuh Sel Kanker

Manfaat Tomat untuk Membunuh Sel Kanker - Sel kanker dapat tetap tinggal selama bertahun-tahun dalam tubuh, hingga kemudian dipicu oleh suatu bahan kimia untuk memulai proses penyerangan sel penjaga dinding pembuluh darah. Mekanisme ini memungkinkan sel kanker menyerang sel darah dan menyebar dalam aliran darah.

Tapi dalam percobaan laboratorium, nutrisi pada tomat yang dimasak ditemukan mampu memperlambat pertumbuhan dan bahkan membunuh sel kanker prostat.

Dr Mridula Chopra dan rekan-rekannya di University of Portsmouth menguji efek likopen pada sel-sel kanker yang membajak darah dalam tubuh. Likopen adalah zat yang memberikan warna merah pada tomat. Dr Chopra menemukan bahwa likopen mampu mengurangi kemampuan kanker untuk menyerang darah yang masih sehat.

biji tomat matang
Pada percobaan laboratorium, nutrisi pada tomat yang dimasak ditemukan mampu memperlambat pertumbuhan dan bahkan membunuh sel kanker prostat. (Foto: thinkstock)
Dalam percobaan laboratorium, likopen terbukti mengganggu proses tersebut sehingga sel-sel kanker tidak dapat tumbuh. Para peneliti menjelaskan bahwa semua sel kanker menggunakan mekanisme yang sama untuk mendapat makanan dari pasokan darah yang sehat.

Menurut peneliti, mekanisme ini paling efektif untuk mengatasi kanker prostat karena likopen terakumulasi dalam jaringan prostat.

"Reaksi kimia sederhana ini terjadi pada konsentrasi likopen yang dapat dengan mudah didapat dengan mengonsumsi tomat yang telah dimasak," kata Dr Chopra seperti dilansir The Telegraph, Rabu (1/2/2012).

Penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition ini menunjukkan peningkatan kadar likopen dalam sampel darah dan air mani pada subyek yang telah makan makan 400 gram tomat olahan selama dua minggu.

Likopen ada dalam semua buah-buahan dan sayuran berwarna merah, tetapi paling banyak terkandung dalam tomat. Zat ini lebih mudah tersedia dan menjadi aktif ketika diperoleh dari tomat yang dimasak dengan sedikit minyak goreng.

"Saya menekankan bahwa percobaan kami dilakukan dalam laboratorium. Kami membutuhkan pengujian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi temuan kami. Namun bukti laboratorium yang kami temukan cukup jelas, yaitu mencegah pertumbuhan beberapa sel kanker dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi tomat yang telah dimasak," pungkas Dr Chopra.


Penulis : Putro Agus Harnowo
Sumber : detikHealth (Rabu, 01/02/2012 16:26 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Tomat untuk Membunuh Sel Kanker. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Senyawa Antioksidan pada Tomat Ungu

Senyawa Antioksidan pada Tomat Ungu - Biasanya tomat berwarna merah, oranye, dan hijau. Varietas baru tomat ungu menjadi sangat populer karena rasanya enak dan warnanya sedikit gelap. Dalam penelitian terbaru ditemukan bahwa tomat ungu ini tinggi akan antioksidan.

Tomat bertekstur padat berair, bijinya kecil dan tersebar keseluruh daging buah. Tomat ungu disebut juga sebagai super tomato atau indigo rose. Varietas ini merupakan jenis tomat generasi terbaru, warna ungunya sama seperti warna ungu pada blueberry.

Tahun lalu di Inggris telah dibuktikan manfaat tomat ungu sebagai anti obat anti kanker. Peneliti dari Oregon State University resmi meluncurkan tomat generasi baru yang berwarna ungu kebiruan. Tomat ini mengandung antosianin yang merupakan antioksidan tertinggi.

buah tomat ungu
Dalam penelitian terbaru ditemukan bahwa tomat ungu ini tinggi akan antioksidan. (Foto: parkseedjournal.com)
Tomat ungu dinyatakan sebagai buah pertama yang mengandung antosianin dan bisa ditaman di kebun atau halaman rumah. Meskipun warna tomat ini sama dengan blueberry, namun berdasarkan penelitian tomat ungu paling digemari di Amerika Serikat, setelah kentang, selada dan bawang.

Tomat ungu pertama kali ditanam pada tahun 1960-an oleh petani budidaya tomat dengan spesies liar dari Chili dan Kepulauan Galapagos. Selain tomat para peneliti juga meluncurkan jenis brokoli varietas baru tahun lalu. Brokoli ini mengandung fikonutrien dan dapat melawan kanker.

Brokoli varietas baru ini juga mengandung glucoraphanin tiga kali lipat dari brokolo biasa. Selain untuk melawan kanker brokoli ini juga bisa menurunkan resiko terkena penyakit jantung. Anda sudah bisa membeli tomat ungu dan brokoli ini di swalayan.

Penulis : Odi
Sumber : detikFood (Jumat, 10/02/2012 09:37 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Senyawa Antioksidan pada Tomat Ungu. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Manfaat Buah Tomat untuk Mencegah Kanker Prostat

Manfaat Buah Tomat untuk Mencegah Risiko Kanker Prostat - Khusus bagi pria, ada cara mudah menangkal kanker prostat. Selalu menyingkirkan potongan tomat dalam sandwich atau salad? Ubah kebiasaan tersebut dari sekarang. Dengan memakan sayuran ini setiap hari, Anda bakal terhindar dari kanker prostat!

Buah yang berwarna merah cantik ini cukup mudah dijumpai. Rasanya asam-asam segar, tidak hanya enak dijadikan campuran salad, tapi juga bisa dijadikan minuman dingin yang enak. Kandungan vitamin C dalam tomat juga sangat tinggi, juga likopen yang ada di dalamnya berfungsi sebagai anti-oksidan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di The University of Illinois, ditemukan kalau tomat dapat menurunkan resiko terkena kanker prostat. "Para ilmuwan meyakini kalau pigmen karotenoid yang memberikan warna merah, kuning, dan oranye untuk beberapa buah dan sayur bisa mencegah penyakit kanker. Tak terkecuali pada buah tomat," ujar John W. Erdman, salah seroang peneliti di The University of Illinois.

buah tomat segar bagus baik
Para ilmuwan meyakini kalau pigmen karotenoid yang memberikan warna merah, kuning, dan oranye untuk beberapa buah dan sayur bisa mencegah penyakit kanker. (Foto: modernmixvancouver.com)
Likopen, yang memberikan warna merah pada tomat adalah salah satu multivitamin yang tengah jadi primadona. Fungsinya beragam, mulai dari menjaga keremajaan kulit, sebagai anti-oksidan yang menjaga tubuh dari bahaya radikal bebas. "Selain likopen  di dalam tomat juga terdapat dua jenis karotenoid yang tidak terlalu banyak diperhatikan. Yaitu phytoene dan phytofluene, yang fungsinya tidak jauh berbeda dengan likopen." terang Nancy Engelmann, salah satu peneliti.

Meskipun manfaat mengkonsumsi tomat tidak bisa dirasakan secara langsung, namun dengan mengkonsumsinya secara teratur setiap hari akan mendatangkan manfaat jangka panjang, salah satunya adalah mencegah resiko kanker prostat pada pria. Mulai sekarang pastikan tomat selalu ada dalam daftar menu sehari-hari. Kebutuhan vitamin A, vitamin C terpenuhi dan bebas pula dari kanker prostat.

Penulis : Eka Septia Wulan
Sumber : detikFood (Kamis, 24/02/2011 17:30 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Manfaat Buah Tomat untuk Mencegah Kanker Prostat. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Khasiat Tomat Untuk Mencegah Jerawat dan Komedo

Khasiat Tomat Untuk Mencegah Jerawat dan Komedo - Tomat yang sering menjadi bahan pelengkap masakan itu ternyata memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan. Sayur berwarna merah dan hijau ini sangat kaya akan vitamin A dan C yang baik untuk tubuh.

Seperti dikutip Us Daily Insights, khasiat tomat untuk kecantikan dapat mengobati jerawat, menghaluskan wajah, mengurangi komedo dan juga mencerahkan kulit.

khasiat buah tomat
Seperti dikutip Us Daily Insights, khasiat tomat untuk kecantikan dapat mengobati jerawat, menghaluskan wajah, mengurangi komedo dan juga mencerahkan kulit. (Foto: Thinkstock)
1. Mengobati Jerawat

Rebus tomat, lalu potong-potong. Gosokkan potongan tomat pada bagian yang berjerawat. Diamkan sepuluh menit, bilas wajah dengan air. Lakukan rutin sampai jerawat hilang.

2. Menghaluskan wajah

Anda cukup meletakkan air jus tomat pada wajah. Sementara itu, untuk mencerahkan kulit, gunakan satu buah tomat yang telah dihancurkan.

3. Mengurangi Komedo

Tomat juga berguna untuk mengurangi komedo. Caranya, haluskan tomat dan campur dengan madu. Sebarkan campuran pada wajah Anda dan biarkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air hangat. Tidak seperti sayuran lainnya, manfaat tomat tidak berkurang ketika dimasak. Sebaliknya, malah disarankan agar tomat diolah terlebih dahulu. Zat yang terkandung dalam tomat bermanfaat untuk menghancurkan radikal bebas ketika dimasak.

4. Mencegah Kanker

Likopen yang terkandung dalam tomat juga akan lebih bekerja setelah diproses. Likopen bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel yang memicu kanker rahim, kanker prostat, kanker perut dan kanker pankreas. Selain itu dapat mengobati gangguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi hati dan serangan empedu. Cairan kuning pada bibit tomat juga baik untuk mencegah pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung.


Penulis : Kiki Oktaviani
Sumber : detikWolipop (Kamis, 10/03/2011 17:42 WIB)

Anda sekarang sudah mengetahui Khasiat Tomat Untuk Mencegah Jerawat dan Komedo. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.