Tampilkan postingan dengan label Kegemukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegemukan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2012

Turunkan Berat Badan Bisa Sembuhkan Disfungsi Ereksi

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Sexual Medicine mengungkapkan bahwa pria penderita diabetes tipe 2 bisa mengalami peningkatan kembali fungsi ereksi, gairah seksual dan penurunan gejala infeksi saluran kemih jika melakukan upaya penurunan berat badan.

Penelitian dipimpin oleh Profesor Gary Wittert, MBBch, MD, FRACP, FRCP dari Univesitas Adelaide, penelitian tersebut mempelajari dengan seksama 31 pria penderita obesitas atau kegemukan yang menderita diabetes tipe 2, penelitian dilakukan selama 8 minggu.

Para pria tersebut diminta melakukan diet makanan rendah kalori, tinggi protein, dan mengurangi asupan karbohidrat untuk mengurangi asupan 600 kalori setiap hari.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada pria penderita diabetes tipe 2, penurunan berat badan sebanyak 5% dapat mengembalikan fungsi seksual dan memperbaiki saluran kemih dalam rentang waktu 8 minggu, dan perbaikan fungsi-fungsi tubuh tersebut akan terus berjalan sampai 12 bulan ke depan.

“Temuan kami ini konsisten dengan penelitian sebelumnya bahwa penurunan berat badan tidak hanya akan memperbaiki fungsi ereksi tapi juga menurunkan gejala penyakit saluran kemih yang merupakan pertanda adanya masalah dalam sistem metabolik kardio,” ucap Wittert. “Penelitian ini adalah bukti bahwa perbaikan fungsi tubuh dapat dicapai dengan cara menurunkan berat badan, terutama jika disertai dengan asupan gizi yang berkualitas tinggi,” lanjut Professor Wittert.
Catatan penting dari penelian ini adalah faktor gaya hidup ternyata masih sangat relevan dan dapat secara positif mempengaruhi kinerja seksual manusia. Irwin Goldstein, kepala editor Journal of Sexual Medicine mengatakan bahwa ketika penggunaan obat disfungsi ereksi begitu populer saat ini, penelitian profesor Wittert memberi tahu kita bahwa fungsi ereksi bisa menjadi normal kembali dengan cara menurunkan berat badan.

“Metode ini adalah sebuah metode non farmakologis dan sebuah terapi alternatif yang sangat bagus untuk memulihkan ereksi, fungsi kandung kemih dan kardio vaskular,” ujar Goldstein.
Diabetes adalah salah satu penyebab disfungsi ereksi, Disfungsi ereksi adalah gangguan seksual pada pria dimana penis tidak bisa ereksi keras yang membuatnya gagal melakukan penetrasi vaginal ketika berhubungan seks. Sementara itu kegemukan adalah sebuah epidemik yang oleh penelitian yang dilakukan profesor Wittert didapatkan hubungan kuat antara jenis makanan yang baik, penurunan berat badan, fungsi seksual, kesehatan kandung kemih dan kesehatan jantung secara keseluruhan.

Accurate Health Center mempunyai pelayanan terhadap terapi akupunktur telinga , terapi pijat pengobatan khusus di daerah perut untuk menekan nafsu makan maupun terapi refleksi kaki yang semua bertujuan untuk menekan nafsu makan dan menurunkan berat badan. Pasien dapat memilih pengobatan mana yang paling cocok, namun secara umum pengobatan kami akan memberikan seluruh pengobatan alternatif secara menyeluruh termasuk untuk pengobatan melangsingkan bagian tubuh yang kita inginkan tanpa mengurangi berat badan, seperti mengecilkan paha, tangan, betis, perut dan sebagainya.
 
Hubungi Accurate Health Center untuk mendapatkan penangananya, alami dan tanpa efek samping.
 
"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : http://www.accuratehealth.blogspot.com

Rabu, 27 April 2011

Olah Raga Untuk Orang Gemuk (obesitas)

Olahraga adalah salah satu cara penting untuk mengatasi masalah obesitas. Mencapai berat badan yang ideal adalah sesuatu yang sangat penting bagi kesehatan, karena jika terlalu gemuk akan meningkatkan resiko lebih besar menderita berbagai penyakit seperti penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung dan stroke), hipertensi, diabetes.

Walaupun olahraga sangat penting bagi orang yang obesitas untuk menurunkan berat badan, tetapi perlu diketahui bahwa orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami cedera saat melakukan berolahraga. Karena alasan tersebut maka orang gemuk harus bisa memilih olahraga yang memberikan manfaat tanpa memberikan resiko cidera.

Secara umum orang yang obesitas harus menghindari olah raga yang terlalu keras atau memaksa karena akan menyebabkan kesulitan bernafas dan harus dihindari olahraga yang membrikan tekanan pada sendi yang terlalu besar.

Menurut Helium, ada beberapa olahraga yang cocok untuk dilakukan oleh orang gemuk, antara lai :

1. Jalan kaki
Olahraga sederhana ini bisa dilakukan dimana saja. Mulailah dengan jarak pendek dan lakukan secara rutin setiap hari. Setelah 1-2 minggu, tambahkan jarak tempuh dan secara bertahap kemudian tambahlah jarak tempuh dan durasi (lama) berolahraga.

2. Melatih otot
Salah satu contohnya adalah melakukan latihan otot perut, berbaringlah di lantai dengan lutut ditekuk dan kaki menempel dilantai, dan kemudian dengan menggunakan otot perut Anda angkatlah dada, leher dan kepala. Mulailah dengan melakukan sebanyak 10 kali, kemudian secara bertahap porsinya ditambah.

3. Renang
Latihan ini sangat dianjurkan karena memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami cidera dan tidak memberikan tekanan yang berlebihan. Anda bisa memulai berenang seminggu sekali.

4. Bersepeda
Latihan ini adalah pilihan yang baik bagi orang-orang obesitas dan dapat membakar banyak kalori dalam tubuh.

Kunci utama bagi orang-orang dengan kelebihan berat badan (obesitas) dalam berolahraga adalah tidak terlalu memaksa dalam melakukan olahraga agar terhindar dari cidera. Mendapatkan kesehatan dan stamina yang lebih baik adalah sebuah perjalanan, oleh karenanya harus dilakukan secara bertahap dan berkesimnambungan (kontinyu).