Tampilkan postingan dengan label Obat-obatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat-obatan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Desember 2012
Wanita ini bisa orgasme 200 kali sehari! Bahkan tanpa bercinta...
Banyak wanita di dunia ini yang tidak tau rasanya orgasme, bahkan harus memiliki pengetahuan dan pengalaman bercinta yang mumpuni untuk mendapatkannya. Lain halnya dengan seorang wanita dari Inggris, Sarah Carmen, 24 tahun, yang bisa mengalami orgasme 200 kali dalam sehari bahkan tanpa bercinta. Hal ini karena sedikit getaran saja sudah cukup baginya untuk orgasme, seperti getaran kereta api, menggunakan hair dryer, atau dengung mesin fotokopi.
"Apa saja bisa merangsang saya. Bahkan hairdryer bisa menyebabkan denyutan yang aneh pada tubuh saya. Sebagai seorang ahli perawatan kulit saya harus sering menggunakan alat yang bergetar untuk micro-dermabrasion dan alat ini kadang membuat saya terangsang."
"Teman-teman saya berpikir ini hebat. Saya bisa orgasme lebih banyak dalam sehari daripada mereka dalam satu tahun. Mereka berkata adalah sebuah keberuntungan bila pasangan mereka mampu membuat mereka orgasme dalam sehari, masalahnya saya bisa mengalaminya setiap sepuluh menit." kata Sarah.
Wanita yang tinggal di London ini mengalami Permanent Sexual Arousal Syndrome (PSAS) sejak umur 19 tahun, setelah meminum pil anti depresan. "Dalam beberapa minggu saya hanya mulai merasa sering terangsang dan setelah itu saya mulai terus menerus mengalami orgasme tak berujung. Hal itu dimulai di tempat tidur di mana sesi bercinta akan berlangsung selama berjam-jam dan pasangan saya akan terpesona melihat berapa kali saya orgasme. Masalahnya saya akan terus orgasme bahkan setelah selesai berhubungan seks. Saya hanya teringat tentang apa yang telah kami lakukan di tempat tidur dan saya mulai merasa sedikit memerah, maka saya akan kembali terangsang dan klimaks. Dalam enam bulan saya mengalami 150 orgasme sehari dan sekarang mendekati 200." kata Sarah.
Sejak itu, Sarah menjalin beberapa hubungan. "Kadang-kadang saya melakukan hubungan seks begitu banyak untuk mencoba menenangkan diri saya, namun malah membuat saya bosan. Dan pasangan saya tampaknya tidah banyak berusaha karena saya klimaks begitu mudah." katanya.
Saat diwawancarai oleh Newsoftheworld, Sarah mengatakan ia bisa orgasme 5 kali dalam 40 menit. Dia bilang dia memiliki masalah bahkan di tempat kerjanya, seperti pengering rambut dan alat perawatan kulit bisa merangsangnya dengan mudah. "Jika saya mulai batuk dan lari ke toilet, teman-teman saya tahu dan mengambilkan klien saya majalah atau secangkir teh. Kadang-kadang saya hanya ingin memiliki kehidupan yang normal." Sarah menjelaskan.
Tapi PSAS bukanlah kecanduan seks atau nymphomania. Pasien-pasien ini tidak mengalami peningkatan libido. Sarah kemudian berpartisipasi dalam perkumpulan Sex Addicts' Anonymous.
"Tapi ketika aku melihat sekeliling ruangan dan mendengar cerita orang lain tentang bagaimana mereka putus asa untuk melakukan seks, aku menyadari bahwa aku tidak seperti mereka. Dengan itu lah cara saya melepaskan orgasme, tapi sekarang aku tahu aku tidak harus melakukan hubungan seks untuk mendapatkan itu."
PSAS adalah suatu kondisi yang jarang, para ahli mengakui keberadaannya baru-baru ini. PSAS merupakan stimulasi genital spontan dan terus-menerus (disertai juga dengan kongesti payudara), dengan atau tanpa orgasme atau pembengkakan atau pelumasan genital, tetapi tidak berhubungan dengan dorongan seks yang tinggi, dan umumnya tidak diinginkan serta mengganggu. Pasien sering merasa malu atau minder.
Rangsangan fisik bisa sangat intens dan terus-menerus, selama berhari-hari, berminggu-minggu atau permanen. Orgasme kadang-kadang dapat memicu kelegaan sementara, namun tidak ada perduli jumlah hubungan seks / masturbasi seseorang pasien lakukan, setelah beberapa jam gejala pasti akan datang lagi.
Dalam beberapa kasus, 300 orgasme spontan / hari dilaporkan. Tidak ada seorang pria yang bisa mengatasi tuntutan seksual seperti itu, dia bisa merasa kewalahan oleh seorang wanita PSAS. Sindrom ini bekerja pada "spot" area, seperti G-Spot vagina, atau di daerah klitoris.
Kegiatan dan fokus pasien akan terganggu. Bahkan naik mobil atau kereta api, getaran ponsel, dan mandi akan memacu gejala tak tertahankan seperti dorongan seksual yang kuat. "Aku terus-menerus merasakan sensasi luar biasa seperti gairah seksual yang murni fisik dan tanpa disertai fantasi-fantasi seksual," kata pasien PSAS yang lain.
Pasangan dari pasien dapat merasa impotensi, kebingungan, ketidakmampuan dalam memberikan bantuan, isolasi, frustrasi, dan kemarahan. Pasien, selain malu, merasa terisolasi, impotensi, dapat pula mengalami kesedihan, dan terbangun di pagi hari dengan hot flashes. Di tempat kerja, atasan akan melihat negatif karyawannya yang setiap lima menit pergi ke kamar mandi.
Kondisi ini masih teka-teki bagi para peneliti, bisa dari peradangan panggul atau infeksi yang merangsang saraf sensorik klitoris dan lainnya, dan cenderung terjadi terutama di pasca-menopause (perempuan di usia 40-an dan 50-an) atau mereka yang menjalani pengobatan hormonal jangka panjang; tapi ternyata usia dapat bervariasi.
Peneliti lainnya mengatakan PSAS adalah gejala psikologis dari beberapa krisis emosional yang berhubungan dengan sistem limbik otak, pusat kesenangan dan fisiologi seks. Tumor otak di bagian yang mengatur area genital juga tercatat menjadi penyebab dalam sebuah kasus, dan juga tumor ovarium dalam kasus lainnya.
Obat seperti trazodone memiliki efek samping menginduksi PSAS, tetapi juga menghentikan SSRI (serotonin reuptake inhibitor, kelas antidepresan), seperti dalam kasus Sarah, atau penurun kolesterol juga dapat memiliki efek yang sama. Satu pasien mengalami PSAS setelah operasi prolaps uretra. Sebuah malformasi arteri vena-panggul dengan cabang arteri ke klitoris dapat menginduksi PSAS, dan tindakan operasi bisa sepenuhnya menyembuhkan kasus seperti ini.
Obat yang berguna untuk mengendalikan PSAS adalah antidepresan, antiandrogen, dan gel anaesthesi, pengobatan lesi neurologis dan psikoterapi juga membantu.
Salam Sehat!
sumber : dokteraidil.blogspot.com
Sabtu, 10 November 2012
Hidup Sehat dengan Kadar Kolesterol Darah Terkontrol
Tahukah anda mengenai kolesterol?
Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.
Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood). Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.
Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (Low Density Lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan, termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL (High Density Lipoprotein) untuk dibawa kembali ke hati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam (cairan) empedu. HDL juga dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak. LDL mengandung lebih banyak lemak daripada HDL sehingga ia akan mengambang di dalam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang "jahat" karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya, HDL disebut sebagai lemak yang "baik" karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi sehingga lebih berat.
Sehingga apabila anda melakukan pemeriksaan kolesterol darah, dengan rentang normal dalam tubuh 160-200 mg, sesungguhnya hanya menggambarkan kadal Kolesterol Total dalam tubuh, belum menggambarkan kadar komponen lemak yang lain. Hiperkolesterolemia menggambarkan kondisi kadar kolesterol darah yang lebih tinggi dari 200 mg, sedangkan apabila mengalami gangguan kadar lemak baik kolesterol maupun jenis lemak yang lain maka disebut Dislipidemia.
Secara garis besar berikut beberapa contoh daftar makanan yang mengandung kolesterol mulai dari tingkat sehat dikonsumsi sampai yang pantang dikonsumsi apabila anda menderita kadar kolesterol darah yang tinggi :
Tips Mengendalikan Kadar Kolesterol Darah :
1. Diet Terkontrol dan Terukur
Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng. Makanlah makanan tinggi serat, gunakan minyak mufa (mono-unsaturated fatty acid) dan pufa (poly-unsaturated fatty acid), suplementasi minyak ikan, dan vitamin antioksidan
2. Hindari alkohol dan merokok
Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.
3. Olahraga
Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.
4. Perbanyak konsumsi lemak tidak jenuh
Banyak cara untuk menurunkan kadar kolesterol. Obat berbahan kimia terhitung efektif menurunkan kolesterol. Tapi apabila anda khawatir terhadap efek samping yang ditimbulkan anda bisa mencoba menurunkan kadar kolesterol dengan cara alami.
Ada sejumlah makanan yang bisa menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL, untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.
Namun banyak juga makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol, diantaranya adalah sebagai berikut :
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol. Tempe juga memiliki kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol. Tempe mengandung niacin 5 x lebih banyak daripada kedelai.
Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.
Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya.
Ikan sangat kaya asam lemak tak jenuh (omega3). Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, asam lemak ini juga mencegah terjadinya pengumpulan keping-keping darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.
Berdasarkan habitatnya terdapat dua golongan ikan; ikan air tawar dan ikan laut. Habitat ikan memengaruhi kandungan zat gizi ikan. Ikan air tawar kaya akan karbohidrat dan protein, sedangkan ikan laut kaya akan lemak tak jenuh, vitamin dan mineral. Salmon selain mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung. The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik. Lebih lengkap bisa anda lihat pada tabel.
Pengobatan Hiperkolesterol
Apabila pengaturan gaya hidup tidak mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, maka pasien harus mengkonsumsi obat. Obat yang dapat digunakan yaitu :
a. Golongan asam fibrat
Contoh : Gemfibrozil, Fenofibrate dan Ciprofibrate.
Fibrate menurunkan produksi LDL dan meningkatkan kadar HDL. Seperti yang sudah disinggung diatas LDL ditumpuk di arteri sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung, sedangkan HDL memproteksi arteri atas penumpukkan itu.
b. Golongan resin
Contoh : Kolestiramin (Chlolestyramine)
Obat antihiperlidemik ini bekerja dengan cara mengikat asam empedu di usus dan meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah.
c. Golongan Penghambat HMGCoa reduktase
Contoh : Pravastatin, Simvastatin, Rosavastatin, Fluvastatin, Atorvastatin.
Menghambat pembentukan kolesterol dengan cara menghambat kerja enzim yang ada di jaringan hati yang memproduksi mevalonate, suatu molekul kecil yang digunakan untuk mensintesa kolesterol dan derivat mevalonate. Selain itu meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah.
d. Golongan Asam nikotinat
Contoh : niasin
Dengan dosis besar asam nikotinat diindikasikan untuk meningkatkan HDL atau kolesterol baik dalam darah
e. Golongan Ezetimibe
Menurunkan total kolesterol dan LDL juga meningkatkan HDL dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di usus.
Setelah mengetahui seluk-beluk kolesterol tentunya semakin bertambah bekal kita untuk melangkah ke dalam hidup yang lebih bugar dan berkualitas
Salam Sehat
sumber : dokteraidil.blogspot.com
Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.
Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood). Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.
Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (Low Density Lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan, termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL (High Density Lipoprotein) untuk dibawa kembali ke hati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam (cairan) empedu. HDL juga dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak. LDL mengandung lebih banyak lemak daripada HDL sehingga ia akan mengambang di dalam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang "jahat" karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya, HDL disebut sebagai lemak yang "baik" karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi sehingga lebih berat.
Sehingga apabila anda melakukan pemeriksaan kolesterol darah, dengan rentang normal dalam tubuh 160-200 mg, sesungguhnya hanya menggambarkan kadal Kolesterol Total dalam tubuh, belum menggambarkan kadar komponen lemak yang lain. Hiperkolesterolemia menggambarkan kondisi kadar kolesterol darah yang lebih tinggi dari 200 mg, sedangkan apabila mengalami gangguan kadar lemak baik kolesterol maupun jenis lemak yang lain maka disebut Dislipidemia.
Secara garis besar berikut beberapa contoh daftar makanan yang mengandung kolesterol mulai dari tingkat sehat dikonsumsi sampai yang pantang dikonsumsi apabila anda menderita kadar kolesterol darah yang tinggi :
Tips Mengendalikan Kadar Kolesterol Darah :
1. Diet Terkontrol dan Terukur
Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng. Makanlah makanan tinggi serat, gunakan minyak mufa (mono-unsaturated fatty acid) dan pufa (poly-unsaturated fatty acid), suplementasi minyak ikan, dan vitamin antioksidan
2. Hindari alkohol dan merokok
Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.
3. Olahraga
Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.
4. Perbanyak konsumsi lemak tidak jenuh
Banyak cara untuk menurunkan kadar kolesterol. Obat berbahan kimia terhitung efektif menurunkan kolesterol. Tapi apabila anda khawatir terhadap efek samping yang ditimbulkan anda bisa mencoba menurunkan kadar kolesterol dengan cara alami.
Ada sejumlah makanan yang bisa menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL, untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.
Namun banyak juga makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol, diantaranya adalah sebagai berikut :
Kacang kedelai
Kacang kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL. Tapi ingat, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol. Tempe juga memiliki kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol. Tempe mengandung niacin 5 x lebih banyak daripada kedelai.
Kacang-kacangan
Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.Alpukat
Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori. Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.Bawang Putih
Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina. Di masa modern, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi. Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah. Konsumsi bawang putih setengah sampai satu siung sehari secara kontinyu selama satu bulan mampu menurunkan kolesterol sebanyak 9%. Harap dosisnya diperhatikan benar! Jika terlalu banyak, tak baik bagi kesehatan. Mengonsumsi lebih dari tiga siung setiap hari dapat menimbulkan diare, kentut, sebah, dan demam. Bahkan bisa memunculkan perdarahan lambung.Bayam
Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.Margarin
Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanolaMede, Almon, dan Kenari
Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung.Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.
Teh
Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah. Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan. Menurut penelitian lain, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat). Artinya dengan mengonsumsi teh setiap hari dalam jumlah yang wajar, risiko penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dapat dikurangi.Cokelat
Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi.Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya.
Anggur
Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.Apel
Buah yang satu ini sangat terkenal kaya akan serat dan zat antioksidan. Sudah tentu apel pun kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol. Sebaiknya apel dikonsumsi beserta kulitnya, karena di kulit inilah terdapat kandungan pektin (serat larut yang ampuh sekali dalam menurunkan kadar kolesterol) dan antioksidan paling banyak.Alpukat
Selama ini avokad dikenal kaya akan lemak. Tak heran jika buah ini selalu dijauhi manakala kolesterol sedang tinggi, padahal avokad sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Buah ini mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol jahat.Blueberry
Buah blueberry mungkin dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif dalam menurunkan kolesterol di tubuh kita. Karena penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika dengan menggunakan binatang pengerat memberikan hasil yang memuaskan dalam menurunkan kolesterol.Ikan
Ikan sangat kaya asam lemak tak jenuh (omega3). Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, asam lemak ini juga mencegah terjadinya pengumpulan keping-keping darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.
Berdasarkan habitatnya terdapat dua golongan ikan; ikan air tawar dan ikan laut. Habitat ikan memengaruhi kandungan zat gizi ikan. Ikan air tawar kaya akan karbohidrat dan protein, sedangkan ikan laut kaya akan lemak tak jenuh, vitamin dan mineral. Salmon selain mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung. The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik. Lebih lengkap bisa anda lihat pada tabel.
Pengobatan Hiperkolesterol
Apabila pengaturan gaya hidup tidak mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, maka pasien harus mengkonsumsi obat. Obat yang dapat digunakan yaitu :
a. Golongan asam fibrat
Contoh : Gemfibrozil, Fenofibrate dan Ciprofibrate.
Fibrate menurunkan produksi LDL dan meningkatkan kadar HDL. Seperti yang sudah disinggung diatas LDL ditumpuk di arteri sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung, sedangkan HDL memproteksi arteri atas penumpukkan itu.
b. Golongan resin
Contoh : Kolestiramin (Chlolestyramine)
Obat antihiperlidemik ini bekerja dengan cara mengikat asam empedu di usus dan meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah.
c. Golongan Penghambat HMGCoa reduktase
Contoh : Pravastatin, Simvastatin, Rosavastatin, Fluvastatin, Atorvastatin.
Menghambat pembentukan kolesterol dengan cara menghambat kerja enzim yang ada di jaringan hati yang memproduksi mevalonate, suatu molekul kecil yang digunakan untuk mensintesa kolesterol dan derivat mevalonate. Selain itu meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah.
d. Golongan Asam nikotinat
Contoh : niasin
Dengan dosis besar asam nikotinat diindikasikan untuk meningkatkan HDL atau kolesterol baik dalam darah
e. Golongan Ezetimibe
Menurunkan total kolesterol dan LDL juga meningkatkan HDL dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di usus.
Setelah mengetahui seluk-beluk kolesterol tentunya semakin bertambah bekal kita untuk melangkah ke dalam hidup yang lebih bugar dan berkualitas
Salam Sehat
sumber : dokteraidil.blogspot.com
Jumat, 17 Juni 2011
Gejala-gejala Alergi Amoksisilin
Amoksisilin adalah obat yang biasa diresepkan, namun ada beberapa orang tertentu yang alergi terhadap amoksisilin. Alergi terhadap amoksisilin akan menyebabkan gejala tertentu pada diri seseorang dan merugikan. Mengapa penting untuk mengidentifikasi gejala-gejala alergi terhadap amoksisilin?
Karena akan membantu kita memahami reaksi alergi yang muncul, dan kita dapat menghentikan asupan obat sehingga keparahan efek samping dari obat dapat dikurangi. Berikut ini gejala-gejala alergi Amoxicillin. - Ruam kulit. Ruam kulit dapat terjadi di seluruh tubuh atau di bagian tertentu. Biasanya ditandai dengan kemerahan pada kulit, pembengkakan serta benjolan (kadang-kadang gatal) dan bintik-bintik di atas permukaan kulit. Hal ini adalah salah satu gejala yang paling umum dari reaksi alergi terhadap amoksisilin pada anak-anak maupun orang dewasa.
- Gatal dan Pembengkakan. Anda merasa sensasi gatal pada daerah-daerah tubuh, terutama di lipatan kulit. Hal ini dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan dan menyebabkan infeksi karena menggaruk dengan kuku yang kotor. Selain gatal, bengkak juga merupakan efek samping dari amoksisilin yang dapat terjadi. Terutama pembengkakan tenggorokan, wajah, bibir dan lidah.
- Peradangan. Peradangan dan sensasi terbakar terasa pada tubuh. Hal ini sering terjadi pada otot-otot wajah dan dapat menyebabkan sensasi terbakar di pipi, kelopak mata bawah, bibir, di sekitar mulut dan hidung. Hal ini juga dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain.
- Mual. Mual merupakan gejala yang sangat umum disebabkan oleh asupan obat amoksisilin. Hal ini dapat menyebabkan kelemahan dan hilangnya nafsu makan sebagai efek langsung.
- Masalah Pencernaan. Ada beberapa masalah pencernaan yang dapat muncul sebagai gejala alergi amoksisilin, yang meliputi tingkat keasaman, mulas, diare serta nyeri perut.
- Reaksi parah. Ada reaksi lain yang dapat muncul sebagai akibat dari penggunaan obat amoksisilin. Berikut Ini adalah reaksi parah yang dapat disebabkan karena penggunaan terus dan dosis obat:
Pengelupasan kulit pada tangan dan kaki
Pengembangan lepuh dan bisul di mulut, punggung dan alat kelamin
Kejang
Sesak napas
Kesulitan bernafas
Hidung tersumbat
Nyeri di daerah perut
Warna urin menjadi gelap
darah dalam tinja
Melemahnya fungsi hati
Infeksi jamur
Munculnya penyakit ginjal
Asma
Pengembangan lepuh dan bisul di mulut, punggung dan alat kelamin
Kejang
Sesak napas
Kesulitan bernafas
Hidung tersumbat
Nyeri di daerah perut
Warna urin menjadi gelap
darah dalam tinja
Melemahnya fungsi hati
Infeksi jamur
Munculnya penyakit ginjal
Asma
Tingkat keparahan dari reaksi alergi penggunaan amoksisilin akan tergantung pada lama penggunaan serta dosis yang tinggi. Beberapa gejala umum seperti gatal, ruam dan bengkak dapat diatasi dengan mudah, reaksi parah perlu ditangani dengan serius sebelum terjadi komplikasi dalam tubuh. Menghentikan penggunaan obat serta konsultasi dokter perlu dilakukan segera, sehingga pengobatan yang tepat dapat dilakukan. Jangan pernah abaikan gejala-gejala yang ada.
Senin, 11 April 2011
Bahaya Obat Kadarluarsa, dan Cara Membuangnya
Persediaan obat-obatan wajib dimiliki oleh sebuah keluarga, hal ini berguna untuk pertolongan pertama. Namun, anda mesti mengecek obat-obatan yang anda miliki, Apakah obat-obatan tersebut sudah kadarluarsa atau belum? Obat-obatan yang sudah kadarluarsa atau masa pakainya telah habis harus dibuang dengan benar untuk menghindari masalah yang serius.
Obat-obatan yang telah kadaluarsa tidak dapat memberikan efek seperti obat-obatan yang masih bagus, malahan bila dikonsumsi dapat mengakibatkan kasus-kasus serius, seperti gagal ginjal.
Obat-obatan yang telah kadaluarsa tidak dapat memberikan efek seperti obat-obatan yang masih bagus, malahan bila dikonsumsi dapat mengakibatkan kasus-kasus serius, seperti gagal ginjal.
Jangan pernah membuang obat-obatan pada saluran air, karena mungkin saja dapat menimbulkan kelainan pada ikan atau keracunan pada manusia yang mengunakan air yang tercemar bahan obat-obatan. Baru-baru ini sebuah studi dampak lingkungan melaporkan bahwa obat-obatan yang dibuang melalui saluran air dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan.
Buanglah obat-obatan yang sudah tidak terpakai atau yang kadarluarsa pada tempat yang tidak bisa dijangkau oleh anak-anak dan hewan peliharaan anda. Sebelum membuang obat tersebut, hancurkanlah obat-obatan tersebut baik yang berbentuk padat maupun yang berbentuk cair, masukkan ke dalam kantong plastik, lalu buanglah ke tong sampah, jangan lupa buang juga label obat-obatan tersebut. Hal ini dilakukan karena ada beberapa oknum yang menjual kembali obat-obatan bekas
Dengan membuang obat-obatan kadarluarsa secara benar, kita menghindari pencemaran lingkungan, melindungi diri kita dan keluarga kita dari efek berbahaya dari obat kadaluarsa yang tidak terpakai.
Apa itu Analgesik, Apa Kegunaannya?
Beberapa orang bertanya apa sih Analgesik? Apa kegunaan Obat Analgesik? Kata analgesik sendiri berasal dari bahasa Yunani an- ("tanpa") dan algos ("sakit"). Jadi, Analgesik adalah zat kimia yang digunakan untuk menghilangkan atau mengurangi rasa sakit. Analgesik berkerja dalam berbagai cara dengan menekan sistem saraf perifer dan pusat, lalu mengubah persepsi tentang kesakitan.
Analgesik biasanya dikonsumsi oleh orang-orang yang menderita nyeri atau ingin meredakan rasa sakit, untuk memberikan rasa nyaman pada si penderita. Analgesik terdiri dari dua jenis, yaitu:
Analgesik biasanya dikonsumsi oleh orang-orang yang menderita nyeri atau ingin meredakan rasa sakit, untuk memberikan rasa nyaman pada si penderita. Analgesik terdiri dari dua jenis, yaitu:
- Narkotika: Analgesik jenis ini berkerja pada sistem saraf pusat dan menyebabkan Ketidakpekaan terhadap nyeri, pingsan/ketidaksadaraan dan tidur. Kerugian terbesar obat analgesik jenis ini adalah menyebabkan kecanduan kepada penggunanya. Contoh: Kodein, Methadone, Morfin, Morfin diasetat (heroin), dll.
- Non-narkotika: Obat Analgesik ini tidak memiliki efek sehebat narkotik dalam hal mengurangi rasa sakit, akan tetapi obat ini tidak menimbulkan efek kecanduan. Obat ini juga memiliki efek antipiretik (menurunkan suhu tubuh). Contoh: Aspirin, Novalgin, Analgin, naproxen, ibuprofen, dll.
Jadi anda tidak bingung lagi apa yang disebut dengan Analgesik, yang tepenting jangan mengkonsumsi melebihi dosis yang ditentukan, karena dapat menyebabkan efek samping.
Senin, 24 Januari 2011
Menggunakan Antibiotik dan Obat Tekanan Darah Secara Bersamaan Sangat Berbahaya
Apakah Anda sedang mengkonsumsi antibiotik? Waspadalah jika Anda menggunakannya bersamaan dengan obat tekanan darah. Sebuah jenis antibiotik tertentu yang disebut antibiotik macrolides tidak dapat bercampur dengan beberapa obat tekanan darah.
Mengkonsumsi antibiotik dengan beberapa jenis obat tekanan darah dapat sangat berbahaya
Obat untuk mengontrol tekanan darah dan antibiotik adalah dua obat yang paling sering diresepkan oleh para dokter, namun tidak semua orang menyadari bila antibiotik macrolides berinteraksi dengan beberapa jenis obat tekanan darah bisa memicu penurunan tekanan darah yang serius.
Obat untuk mengontrol tekanan darah dan antibiotik adalah dua obat yang paling sering diresepkan oleh para dokter, namun tidak semua orang menyadari bila antibiotik macrolides berinteraksi dengan beberapa jenis obat tekanan darah bisa memicu penurunan tekanan darah yang serius.
Antibiotik macrolide biasanya digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Jika dokter Anda pernah meresepkan obat yang disebut Eritromisin untuk Anda, maka itu adalah salah satuh contoh dari antibiotik macrolide. Contoh lain dari antibiotik macrolide adalah azitromisin dan klaritromisin. Antibiotik ini biasanya ditoleransi dengan baik oleh tubuh, kecuali jika Anda mengalami gangguan perut dan diare, tetapi ketika antibiotik macrolide dikombinasikan dengan obat darah yang disebut Calcium Channel Blockers, efeknya sangat mematikan terutama pada orang tua.
Dokter meresepkan Calcium Channel Blockers untuk mengobati tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Contoh dari Calcium Channel Blockers adalah nifedipin, verapramil, diltiazem dan felopdipine. Obat-obatan ini bekerja dengan menghalangi masuknya kalsium ke dalam sel dinding pembuluh darah dan jantung. Hal ini menyebabkan pembuluh darah menjadi lebar dan rileks, dan akhirnya menurunkan tekanan darah.
Masalahnya adalah penurunan tekanan darah bisa menjadi ekstrim, jika seseorang menggunakan antibiotik macrolide bersamaan dengan Calcium Channel Blockers. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal, penggunaan antibiotik macrolide bersamaan dengan Calcium Channel Blockers dapat meningkatkan resiko tekanan darah rendah hingga enam kali tergantung pada yang antibiotik macrolide digunakan.
Risiko pencampuran antibiotik dan Calcium Channel Blockers bisa lebih besar pada orang tua. Beberapa orang tua mengalami penurunan tekanan darah yang dramatis dan akhirnya memerlukan rawat inap.
Jika Anda memang dalam pengobatan tekanan darah tinggi, dan juga sedang dalam pemakaian antibiotik, Anda dapat bertanya kepada dokter Anda, apakah antibiotik tersebut berjenis macrolide atau tidak. Salah satu antibiotik macrolide yaitu azitromisin tampaknya tidak menyebabkan penurunan tekanan darah seperti yang lain sehingga aman, tetapi untuk berhati-hati. Sebaiknya Anda meminta dokter Anda untuk meresepkan antibiotik jenis lain jika Anda sedang menggunakan Calcium Channel Blockers untuk tekanan darah tinggi.
Langganan:
Postingan (Atom)














