Tampilkan postingan dengan label rematik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rematik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2012

Cara Mengobati Rematik dan Pencegahannya

Rematik adalah penyakit yang menyerang sendi atau tulang. Obat-obatan yang sekarang ada di pasaran belum ada yang bisa menyembuhkan penyakit rematik. Obat-obat itu hanya untuk mengurangi rasa nyeri dan mencegah kerusakan sendi lebih lanjut. Pengobatan rematik sifatnya jangka panjang.
Jika rematik yang menyerang pasien sudah sampai tahap deformitas sendi perubahan bentuk sendi maka biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan termasuk mahal, bahkan ada obat yang harganya mencapai puluhan juta rupiah sekali suntik. Obat yang biasa diberikan dokter pada pasien penyakit rematik antara lain golongan analgesik penghilang rasa nyeri, yang bisa menekan prostaglandin, penyebab timbulnya peradangan.

Obat ini memiliki efek samping gangguan lambung. Karena itu, hadirnya obat rematik yang lebih spesifik seperti celecoxib, disambut gembira karena memiliki efek samping yang kecil pada lambung dan ginjal. Golongan obat lain adalah kortikosteroid, untuk mengatasi inflamasi (peradangan) dan menekan sistem kekebalan tubuh sehingga reaksi radang pada rematik berkurang. Bentuk obat ini bisa berupa krim yang dioles pada kulit atau suntikan. Sayangnya, obat ini memiliki efek samping seperti pembengkakan, nafsu makan bertambah, berat badan naik, serta emosi yang labil.

Pengobatan
Selain dengan obat-obatan, untuk mengurangi rasa nyeri juga bisa dilakukan tanpa obat. Berikut beberapa obat atau tanaman yang bisa mengobati penyakit rematik:

  • Tanaman yang dipercaya dapat mengobati rematik adalah bernama brotowali.
  • Kompres es karena bisa menurunkan lambung nyeri dan mengurangi fungsi enzim.
  • Jenis sayuran yang bisa dikonsumsi penderita rematik, misalnya jus seledri, kubis atau wortel yang bisa mengurangi gejala rematik. Beberapa jenis herbal juga bisa membantu melawan nyeri rematik, misalnya jahe dan kunyit, biji seledri, daun lidah buaya, rosemary, aroma terapi, atau minyak juniper yang bisa menghilangkan bengkak pada sendi.
  • Akupunktur
     
Menjaga berat badan ideal adalah salah satu langkah bijaksana untuk mengurangi nyeri di sendi lutut. Setiap kelebihan berat badan membebani sendi lutut serta panggul, dan menambah rasa nyeri karena rematik. Selain itu bobot tubuh berlebih memperbesar risiko asam urat.
Olahraga ringan seperti jalan kaki bermanfaat untuk penderita rematik karena asam urat. Ini karena jalan kaki membakar kalori, memperkuat otot dan membangun tulang yang kuat tanpa mengganggu persendian yang sakit.

Untuk melakukan olahraga sebaiknya meminta pendapat dokter atau terapis, supaya mengetahui gerakan-gerakan yang terbaik. Disarankan untuk menghindari olahraga yang terlalu membebani lutut. Bulutangkis, voli, tenis, joging, bela diri sebaiknya tidak dilakukan. Apalagi ketika rematik jenis asam urat itu sedang kumat. Berdiri terlalu lama akan menimbulkan sakit yang luar biasa.

Pencegahan

Selain mengobati, kita juga bisa mencegah datangnya penyakit ini, seperti tidak melakukan olahraga secara berlebihan, menjaga berat badan tetap stabil, serta menjaga agar asupan makanan selalu seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh, terutama banyak memakan ikan dari laut dalam. Jika Anda merasa tidak cukup mengkonsumsi ikan laut, mengkonsumsi suplemen bisa menjadi pilihan, terutama yang mengandung omega 3. Dalam omega 3 terdapat zat yang sangat efektif untuk memelihara persendian agar tetap lentur.
Jangan anggap enteng gejala-gejala rematik yang timbul. Begitu rasa nyeri mulai muncul, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendeteksi mana yang sekedar pegal linu biasa atau yang merupakan gejala rematik.

 "Accurate" Health Center Medan adalah pusat pengobatan konsultasi psikologi yang berupa psikoterapi, hipnoterapi, terapi tingkah laku, terapi relaksasi, terapi pernafasan maupun terapi psikologi-psikologi lainnya akan memadukan terapi fisik tradisional yang berupa akupunktur, akupresur, pijat pengobatan, refleksi kaki dan ramuan obat-obatan tradisional akan membantu pasien dalam pengobatan holistik, terpadu dan secara keselurahan untuk gangguan psikologis.

 
Pengobatan "Accurate" Health Center merupakan pengobatan yang aman, alami dan tanpa efek samping. Rahasia Terjamin.

Hubungi "Accurate" Health Center untuk penangananya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com

Rabu, 26 Oktober 2011

Mari Kenali Penyakit Asam Urat dan Rematik

Asam urat dan rematik adalah dua jenis penyakit yang sering terjadi pada manusia, terutama lansia. Keduanya penyakit ini menyerang pada bagian persendian sehingga sulit sekali untuk dibedakan. Penyakit asam urat sendiri merupakan salah satu jenis dari rematik. Sebenarnya apa sih perbedaan dari penyakit asam urat dan rematik?

Asam urat merupakan salah satu jenis penyakit yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Ada pula yang menyebutkan kalau penyakit asam urat merupakan penyakit tertua yang dikenal oleh manusia. Asam urat juga sering disebut sebagai “penyakit para raja” karena berkaitan dengan makanan yang enak-enak dan sering dikonsumsi oleh para raja.

Penyakit asam urat terjadi karena adanya penumpukan kristal asam urat pada bagian sendi karena kadar asam urat di dalam darah sudah terlalu tinggi dan ginjal tidak bisa lagi mengatur kestabilannya. Penumpukan asam urat pada persendian ini bisa mengakibatkan rasa sakit yang cukup hebat, terutama pada bagian persendian.

Pada umumnya, penyakit asam urat terjadi pada pria. Pada pria, kadar asam urat dalam tubuh akan meningkat seiring bertambahnya usia, sedangkan pada wanita, kadar asam urat ini akan meningkat sejak ia mengalami menopause.

Beberapa gejala yang terasa jika tubuh mengalami penyakit asam urat antara lain tubuh terasa kesemutan dan linu, rasa nyeri di bagian sendiri mulai terasa, terutama pada malam hari dan pagi hari setelah bangun tidur, dan bagian sendi yang mengalami penumpukan asam urat akan terlihat bengkak, kemerahan, terasa panas, dan sakit yang hebat.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami penyakit asam urat atau tidak, sebaiknya dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Dari hasil pemeriksaan akan diketahui berapa kadar asam urat yang kita miliki. Normalnya, kadar asam urat pada pria berkisar antara 3,5-7 mg/dl sedangkan pada wanita berkisar antara 2,6-6 mg/dl.

Untuk mengurangi derita karena penyakit asam urat, jenis-jenis makanan yang tinggi kandungan purinnya harus dihindari. Selain itu, sebaiknya tidak mengonsumsi obat jenis aspirin. Konsumsi berbagai macam makanan yang mengandung banyak kalium, seperti sayuran, buah-buahan, kentang, alpukat, susu, yoghurt, dan pisang, serta buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk dan stroberi.

Seorang penderita penyakit asam urat juga harus banyak-banyak minum air putih agar kristal asam urat lebih mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

Lalu, Apakah Rematik itu ?

Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian atau jaringan penunjang sekitar sendi. Salah satu penyebab rematik adalah kekebalan tubuh yang balik menyerang jaringan persendian. Akibatnya, tulang rawan di sekitar sendi menjadi menipis dan membentuk tulang baru.

Tulang-tulang di persendian ini kemudian bersinggungan pada saat tubuh digerakkan sehingga muncullah rasa nyeri. Rematik juga bisa merupakan gejala dari penyakit osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Penderita rematik biasanya mengalami rasa sakit dan pegal linu di wilayah persendian seperti lutut, sikut, pergelangan tangan dan kaki, serta bagian sendi lainnya, terutama setelah beraktivitas. Tak jarang sendi-sendinya mengalami pembengkakan karena radang.

Selain itu, sendi juga berwarna kemerahan dan terasa panas, terasa kaku pada pagi hari, dan geraknya terbatas. Rasa nyeri pada sendi akan lebih terasa jika ada perubahan cuaca dari panas ke dingin.

Penyakit rematik sebaiknya tidak dianggap sepele karena jika dibiarkan, akan menyebabkan anggota tubuh bekerja secara abnormal, misalnya muncul benjol-benjol pada tubuh, persendian kaku, sulit berjalan, dan bahkan cacat seumur hidup.

Rematik ini bisa menyerang anggota tubuh dari mulai kepala hingga kaki sehingga benar-benar harus diwaspadai. Hingga saat ini, penyebab pasti dari rematik belum diketahui secara pasti. Seiring bertambahnya usia, gejala rematik pun akan semakin terasa, terutama jika tidak ditangani dengan baik.

Untuk mengatasi penyakit rematik sebenarnya belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkannya sampai tuntas. Obat-obatan yang banyak beredar pada umumnya hanya berfungsi untuk mengurangi rasa sakit yang muncul saat rematik ini kambuh.

Untuk mengurangi rasa nyeri, bisa juga dikompres dengan botol air panas atau kain flannel hangat. Selain itu, gejala rematik juga bisa dikurangi dengan mengonsumsi jus seledri, kubis, atau wortel.

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya asam urat dan rematik ini. Misalnya dengan melakukan olahraga secara teratur, namun jangan sampai berlebihan karena bisa menyebabkan cedera pada otot dan sendi.

Jalan kaki juga sangat bermanfaat untuk mencegah rematik dan asam urat. Selain itu, jaga berat badan agar tetap ideal. Berat badan yang berlebihan juga dapat memicu munculnya rematik.

Jaga makanan yang dikonsumsi karena gizi yang seimbang dapat mencegah datangnya berbagai macam penyakit, termasuk asam urat dan rematik. Makanan yang mengandung omega 3 dapat menjaga kelenturan persendian.

sumber : anneahira.com