Minggu, 09 Desember 2012

Cara Alami Mengobati Mencret atau Diare

Cara Alami Mengobati Mencret atau Diare - Diare atau mencret adalah penyakit yang sangat menjengkelkan. Semua orang pasti pernah mengalami penyakit ini. Penderita pada umumnya merasakan sakit perut dan mengeluarkan lendir dan cairan ketika buang air besar. Penyebabnya adalah bakteri-bakteri seperti Escherichia colli dan Staphylococcus aureus yang masuk ke tubuh.

Sebenarnya diare adalah bagian dari mekanisme metabolisme tubuh dalam menyingkirkan toksin dan racun di dalam tubuh kita. Namun penyakit ini tidak boleh disepelekan sebelum memberikan dampak yang lebih serius. Oleh karena itu penanganan yang tepat dan benar dalam mengatasi penyakit ini bisa mempercepat pengobatan diare.

Berikut adalah beberapa Cara Alami Mengobati Mencret atau Diare :

1. Daun Biji kering
Secara ilmiah, rebusan daun jambu biji dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia colli dan Staphylococcus aureus. Selain mengandung vitamin C yang tinggi buah ini juga berkhasiat menyembuhkan diare.

2. Minum Air Putih sebanyak-banyaknya
Mengkonsumsi air putih dengan jumlah yang banyak bisa menggaanti cairan tubuh yang hilang karena cairan yang keluar ketika BAB. Air putih juga membantu mendorong racun-racun yang berupa bakteri diare dalam tubuh kita, sehingga baik untuk penyembuhan diare.

3. Hindari makanan Padat
Penderita diare tidak dianjurkan untuk makanan padat, karena pada saat diare saluran si penderita diare sudah sibuk menangani organisme patogen sehingga tidak mampu mencerna makanan padat dengan baik. Sebaiknya penderita diare dianjurkan untuk makan makanan yang lembut seperti bubur atau sup.

Demikian informasi tentang Cara Alami Mengobati Mencret atau Diare. Semoga bisa bermanfaat.

Pengertian Darah

Artikel Makalah Pengertian Darah - Darah adalah jaringan ikat khusus yang mengandung sel-sel dan berada dalam matriks yang berbentuk larutan. Darah merupakan suspensi berwarna merah yang terdapat di dalam pembuluh darah. Warna merah ini terkadang bisa berubah menjadi warna merah tua. Akan tetapi, warna merah juga bisa menjadi warna merah muda. Perubahan warna ini tergantung pada kadar oksigen (O2) dan kadar karbon dioksida (CO2) yang terkandung di dalam darah. Di dalam tubuh, darah memiliki karakteristik, antara lain suhu darah antara 37 oC sampai 38 oC  dan pH darah antara 7,35 sampai 7,45 atau rata-rata 7,4.

Pada tubuh laki-laki dewasa, volume darahnya mencapai 5 hingga 6 liter. Volume darah wanita dewasa antara 4 hingga 5 liter. Sementara pada bayi, bila dibandingkan dengan manusia dewasa, jumlah darah yang dimiliki lebih sedikit. Volume darah di dalam tubuh kita sekitar seperdua belas atau 8% dari berat tubuh. Misalnya saja berat tubuh kita 50 kg, maka jumlah darah di dalam tubuh sekitar 4 liter. Bagi tubuh, darah memiliki beragam fungsi, antara lain mengangkut O2 dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh dan juga mengangkut sari-sari makanan dari usus ke jaringan tubuh. Sebaliknya, gas karbondioksida (CO2) sisa metabolisme sel diangkut darah dari jaringan tubuh menuju paru-paru untuk di keluarkan. Selain itu, darah berperan dalam mengatur dan mengontrol temperatur tubuh. Selanjutnya, darah juga berfungsi mengatur distribusi/penyebaran hormon, menutup luka, dan mencegah infeksi.



Anda sekarang sudah mengetahui Pengertian Darah. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Referensi :
Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Sistem Peredaran Darah Manusia

Pengertian Sistem Peredaran Darah pada Manusia - Tubuh manusia tersusun atas berbagai sel yang membentuk jaringan. Sel-sel ini memerlukan nutrisi (zat makanan) dan gas untuk proses metabolisme sehingga terus hidup di dalam tubuh. Untuk memenuhi nutrisi dan gas serta pelbagai zat penting, sel akan memperoleh dari suatu zat yang dinamakan darah. Sementara, sistem yang mengedarkan nutrisi, gas, dan zat ini disebut sistem peredaran darah. Nah, untuk mengetahui bahasan mengenai sistem peredaran darah, coba kalian simak uraian berikut. 





Anda sekarang sudah mengetahui Peredaran Darah. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Referensi :
Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Cara Mengatasi Patah Tulang

Cara Mengatasi Patah Tulang - Untuk mengetahui/memastikan adanya patah tulang dan kondisi tulang yang cidera, kita dapat menggunakan peralatan medis modern. Perlakuan khusus yang dapat diberikan, misalnya dengan foto rontgen, CT Scan (Computed Tomography Scan), atau juga MRI (Magnetic Resonance Image).

Cara yang dilakukan saat terjadi patah tulang meliputi:
  1. Pembidaian, yaitu proses melekatkan papan kayu atau benda keras yang lain pada bagian sebelah kanan dan kiri tulang yang patah. Selanjutnya dilakukan pembalutan dengan perban.
  2. Pemasangan gips, yang dilakukan dengan cara pembalutan di daerah patah berbahan gips atau kapur.
  3. Pembedahan, dilakukan dengan cara membedah otot yang selanjutnya memasukkan dan memasangkan batang platina pada bagian tulang yang patah. Proses ini dinamakan fiksasi internal.
Tanaman Baladewo

Saat terjadi patah tulang, terlebih dahulu tulang dikembalikan pada posisi awalnya. Kemudian, dapat dibalut dengan kulit batang tanaman kapuk (Ceiba petandra). Oleh sebagian masyarakat, tanaman ini disebut tanaman bolodewo. Selain sebagai perban, tanaman ini juga ditaksir mengandung zat tertentu yang dapat mengobati patah tulang. (Sumber: Indonesian Heritage, Tetumbuhan, 2002, hlm. 68)

Anda sekarang sudah mengetahui Cara Mengatasi Patah Tulang. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Blog ini.

Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Fraktura Berganda

Artikel Pengertian Contoh Gambar Fraktura Berganda - Pada patah tulang jenis ini, tulang terbagi menjadi beberapa bagian, namun masih terlindungi oleh otot. Fraktura berganda disebut juga dengan comminuted.

Fraktura Berganda
Gambar 1. Fraktura Berganda


Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Fraktura Kompleks

Artikel Pengertian Contoh Gambar Fraktura Kompleks - Posisi tulang telah benar-benar terpisah saat terjadi gangguan ini. Otot di sekitar tulang yang patah terlukai. Pada kondisi yang berat, terkadang tulang dapat menembus otot di sekitarnya dan muncul di permukaan kulit. Hal ini terjadi jika ujung tulang yang patah bentuknya runcing. Gangguan ini disebut juga fraktura terbuka.

Fraktura Kompleks
Gambar 3. Fraktura Kompleks

Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Fraktura Sebagian

Artikel Pengertian Contoh Gambar Fraktura Sebagian - Fraktura sebagian atau greenstick adalah retak tulang yang tidak terjadi pada keseluruhan tulang, hanya sebagian saja. Apabila keretakan terjadi pada tulang pipa, hanya sebagian diameternya saja yang mengalaminya dan tulang tidak terpisah.
Fraktura Sebagian
Gambar 2. Fraktura Sebagian

Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.