Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Bayi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 November 2012

Kenali dan Amati Pertumbuhan Gigi Balita Anda

Mengenali dan mengamati pertumbuhan gigi pada balita Anda sangat penting peranannya dalam pertumbuhan dan perkembangan gigi balita Anda. Dalam hal ini, nutrisi yang baik juga sangat diperlukan dalam upaya membuat tumbuh kembang anak Anda menjadi lebih optimal. Tumbuh kembang balita yang optimal akan memberi dampak positif pada kepribadian anak setelah dewasa.
Bertambahnya berat badan bayi dan tinggi badan bayi menandakan kalau pertumbuhan balita Anda baik. Perkembangan otak dan otot serta pertumbuhan gigi balita juga menandakan kalau pertumbuhan bayi berlangsung normal dan baik.

Gigi yang tumbuh pada masa balita disebut juga gigi susu. Pertumbuhan gigi balita diawali dengan munculnya ujung gigi di permukaan gusi. Selanjutnya gigi akan tumbuh secara tegak sesuai struktur rongga mulut. Namun, gigi akan berhenti tumbuh secara otomatis saat ia bersentuhan dengan gigi lain di sebelahnya. Dari pengalaman, gigi balita mulai tumbuh pada usia balita sekitar 6 bulan.

Tapi ada juga bayi yang sudah tumbuh gigi saat ia masih berada dalam rahim. Dokter gigi mendiagnosa bahwa hal itu disebabkan karena ibu bayi mengkonsumsi kalsium dalam jumlah besar saat hamil.

Gigi balita yang pertama muncul adalah gigi seri bagian bawah, disusul gigi seri bagian atas. Gigi selanjutnya yang tumbuh adalah gigi geraham, yaitu pada saat balita memasuki usia 15 sampai 20 bulan dan dibarengi dengan pertumbuhan gigi taring.

Gigi geraham yang terakhir akan tumbuh pada usia 2 tahun, dan seluruh gigi akan tumbuh secara sempurna pada usia balita 3 tahun. Sementara, pertumbuhan gigi balita yang sehat dan sempurna akan terwujud dengan asupan gizi yang baik pada balita, seperti kalsium dan vitamin D.

Agar pertumbuhan dan perkembangan gigi balita berjalan baik, dianjurkan agar orang tua memeriksakan gigi balita kepada dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali. Selain itu dianjurkan pula agar orang tua mendidik anak untuk terus memeriksakan giginya secara rutin kepada dokter gigi setelah ia besar agar memiliki gigi yang sehat dan sempurna.

Di sini, peran orang tua sangat vital dan penting dalam menjaga dan mempertahankan kesehatan gigi anak dan balita Anda. Pendidikan akan pentingnya menjaga kesehatan gigi perlu ditanamkan sedini mungkin. Karena, dengan gigi yang sehat dan terawat akan menambah kepercayaan diri, bahkan dapat meningkatkan kualitas penampilan kita.

Senin, 24 September 2012

Perawatan Khusus Bayi Prematur

Bayi yang lahir prematur mungkin memerlukan perawatan khusus selama 2 tahun pertama mereka hidup. Hal ini terutama berlaku jika berat bayi yang ditimbang sangat kurang saat lahir.



Pertumbuhan Bayi Prematur Pertumbuhan dan Penanganannya

Segera bawa bayi Anda ke dokter segera setelah Anda dan bayi diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Dokter akan memeriksa berat badan bayi dan memeriksa keadaan bayi Anda dengan seksama.

Diskusikan dengan dokter Anda bagaimana solusi terbaik dalam menyusui bayi prematur ini. Dokter mungkin merekomendasikan vitamin, zat besi dan formula khusus jika Anda memberikan susu botol pada bayi Anda. Dokter memberikan vitamin untuk bayi prematur untuk membantu mereka tumbuh dan tetap sehat. Dokter mungkin juga akan meresepkan zat besi tambahan untuk bayi prematur selama setidaknya empat bulan. Pada empat bulan usianya, bayi prematur memiliki setidaknya jumlah yang sama dari zat besi bayi pada umumnya. Namun, dokter akan mengambil sampel tetes zat besi bayi prematur Anda selama satu tahun atau lebih untuk memastikan kandungan dan kualitas zat besi bayi Anda tetap terjaga.

Bayi prematur biasanya akan lebih kecil dari bayi normal pada umumnya untuk 2 tahun pertama kehidupannya. Karena itu perlu pencatatan khusus akan perkembangan bayi prematur Anda. Dokter juga perlu mengetahui seberapa aktif bayi, ketika bayi Anda duduk untuk pertama kalinya dan merangkak untuk pertama kalinya misalnya.

Imunisasi Bayi Prematur

Imunisasi yang diberikan pada bayi prematur, biasanya perlakuannya sama dengan bayi normal pada umumnya. Beberapa dokter mungkin merekomendasikan vaksin flu untuk bayi prematur ketika ia adalah usia 6 bulan. Ada kemungkinan bahwa bayi prematur akan menjadi sakit flu lebih sering daripada bayi yang normal. Dokter juga merekomendasikan seluruh anggota keluarga diberikan vaksin atau suntikan flu untuk membantu melindungi bayi prematur Anda di rumah.

Menyusui Bayi Prematur

Tepat setelah lahir, bayi prematur membutuhkan 8 sampai 10 kali menyusui per hari. Rentang waktunya sekitar 4 jam tiap kali menyusui. Bayi prematur sangat rentan terhadap dehidrasi. Menyusui bayi Anda lebih dari 4 jam dari saat terakhir ia menyusui dapat menyebabkan bayi prematur mengalami dehidrasi. Muntah juga sering menjadi masalah umum bayi prematur setelah disusui. Pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda jika bayi prematur Anda sering atau bahkan terlalu sering muntah setelah disusui. Dia mungkin tidak mendapatkan berat badan yang cukup jika hal ini terjadi.

Makanan Untuk Bayi Prematur

Empat sampai enam bulan setelah kelahiran, biasanya dokter baru akan menyarankan untuk mulai bisa memberikan makanan padat pada bayi Anda. Memberikan bayi prematur makanan padat sebelum waktu ini bisa menimbulkan bahaya tersedak. Bayi prematur membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengembangkan kemampuan untuk menelan. Jika bayi prematur memiliki masalah medis, dokter dapat meresepkan diet khusus untuk bayi Anda.

Selasa, 31 Juli 2012

Langkah Tepat Supaya Lancar Menyusui

Setelah bayi mungil terlahir ke dunia ini, seorang ibu tentu ingin bisa menyusui bayinya dengan lancar. Berbagai persiapan dilakukan, dengan harapan sang buah hati bisa mendapatkan ASI secara maksimal. Seorang ibu yang akan menyusui bayinya memang perlu mengetahui tehnik menyusui yang benar, meliputi perawatan payudara, cara-cara menyusui yang benar dan beberapa hal terkait dengan kelancaran aktifitas menyusui. Terlebih lagi bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan tentu butuh dorongan supaya bisa percaya diri bahwa dirinya mampu menyusui dengan baik. Ketidaktahuan ibu tentang hal-hal yang berkaitan dengan menyusui justru akan menghambat proses menyusui itu sendiri dan tentunya akan berdampak kurang baik pada ibu dan bayinya.
Merawat Payudara Ketika Hamil
Supaya bisa menyusui dengan lancar, perlu dilakukan perawatan pada payudara sejak masih hamil. Memasuki usia kehamilan 6-8 pekan terjadi perubahan pada payudara berupa pembesaran payudara yang terasa lebih padat, kencang, sakit, dan tampak jelas gambaran pembuluh darah dipermukaan kulit yang bertambah serta melebar. Kelenjar Montgomery daerah areola (bagian berwarna hitam yang melingkari puting) tampak lebih nyata dan menonjol.
Perawatan payudara yang diperlukan sebagai berikut :
  • Mengganti BH sejak hamil usia 2 bulan dengan ukuran yang lebih sesuai dan dapat menopang perkembangan payudara. Biasanya diperlukan BH dengan ukuran 2 nomor lebih besar.
  • Latihan gerakan otot badan yang berfungsi menopang payudara untuk menunjang produksi ASI dan mempertahankan bentuk payudara setelah selesai masa menyusui. Latihan yang bisa dipraktekkan di rumah oleh ibu : Duduk sila di lantai. Tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri (dekat siku), tangan kiri memegang lengan bawah kanan. Angkat kedua siku hingga sejajar pundak. Tekan pegangan tangan kuat-kuat ke arah siku sehingga terasa adanya tarikan pada otot dasar payudara.
  • Menjaga kebersihan sehari-hari, termasuk payudara, khususnya daerah puting dan areola.
  • Setiap mandi, puting dan areola tidak disabuni untuk menghindari keadaan kering dan kaku akibat hilangnya “pelumas” yang dihasilkan kelenjar Montgomery.
  • Sejak usia kehamilan 7 bulan, lakukan persiapan puting agar lentur, kuat, dan tidak ada sumbatan, setiap hari sebanyak 2 kali. Cara melakukan : Kompres masing-masing puting selama 2-3 menit dengan kapas dibasahi minyak. Tarik dan putar puting ke arah luar 20 kali, ke arah dalam 20 kali untuk masing-masing puting. Pijat daerah areola untuk membuka saluran susu. Bila keluar cairan, oleskan ke puting dan sekitarnya. Bersihkan payudara dengan handuk lembut.
  • Mengoreksi puting yang datar atau terbenam agar menyembul keluar dengan bantuan pompa puting pada pekan terakhir kehamilan sehingga siap untuk disusukan pada bayi, atau bisa juga secara manual (menarik puting keluar menggunakan tangan).
Supaya Sehat dan Lancar Menyusui
Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ibu hamil sehat dan mampu menyusui bayinya :
  • Ibu harus tercukupi kebutuhan nutrisinya baik secara kuantitas maupun kualitas selama masa kehamilan.
  • Wanita hamil sebaiknya tidur 8 jam sehari. Kegiatan dan gerakan sehari-hari harus memperhatikan perubahan fisik dan mental yang terjadi. Di antara waktu kegiatan diperlukan istirahat guna melemaskan otot-otot. Bagi wanita bekerja, perlu diatur agar cuti hamil dan bersalin diambil sebanyak mungkin setelah bersalin sehingga dapat menyusui bayinya selama mungkin sebelum kembali bekerja.
  • Ibu seharusnya tidak merokok dan menjauhi asap rokok orang lain, tidak minum alkohol dan mengurangi kopi serta minuman yang mengandung soda karena dapat mengurangi kemampuan usus menyerap kalsium dan zat besi.
  • Pemakaian obat selama hamil hanya atas petunjuk bidan atau dokter, terutama menjelang persalinan agar tidak berpengaruh terhadap proses menyusui.
  • Kontrol kehamilan secar teratur ke dokter atau bidan. Manfaatkan kesempatan sebaik-baiknya untuk bertanya (konsultasi) dan buat perencanaan untuk melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah bayi lahir. Tanyakan secara detail mengenai tahapan dalam melakukan IMD untuk meningkatkan keberhasilan menyusui dan demi mendapatkan banyak manfaat dari proses IMD itu sendiri.
  • Memperhatikan dan memeriksakan diri bila ada keluhan pada daerah gigi dan mulut karena dapat menjalar pada organ lain dan mengganggu kehamilan.
  • Memperhatikan kebersihan diri dan menggunakan pakaian nyaman saat di dalam rumah, yaitu yang longgar, ringan, mudah dipakai dan menyerap keringat.
Tehnik Menyusui yang Benar
Berikut ini beberapa langkah yang perlu diketahui ketika menyusui bayi :
  • Ibu harus menyusui dalam keadaan tenang. Minum segelas air sebelum menyusui, hindari menyusui dalam keadaan lapar dan haus.
  • Sebelum menyusui hendaknya ibu memilih tempat yang nyaman, tenang, dan tentunya terjaga dari pandangan orang lain. Siapkan pula kursi dengan sandaran punggung dan tangan serta bantalan untuk menopang tangan yang menggendong bayi.
  • Sebelum menggendong bayi, tangan dicuci bersih supaya puting dan areola tidak terkena kuman. Ketika akan menyusui, tekan daerah areola di antara telunjuk dan ibu jari sehingga keluar 2-3 tetes ASI kemudian oleskan ke seluruh puting dan areola. Cara menyusui yang terbaik adalah bila ibu melepaskan kedua payudara dari pemakaian BH.
  • Posisi ibu dan bayi yang benar saat menyusui dapat dicapai bila bayi menyusui dengan tenang dan badannya menempel betul pada ibu. Menyusui yang baik dan benar adalah ketika mulut dan dagu bayi menempel betul pada payudara dan mulut bayi membuka lebar sehingga sebagian besar areola tertutup mulut bayi. Dengan posisi itu, bayi akan leluasa mengisap ASI pelan-pelan tapi kuat dan ibu pun tidak merasa kesakitan. Sebaiknya posisi puting dan lengan bayi berada pada satu garis lurus.
  • Berikan ASI sesuka bayi (on demand) dan tidak usah dijadwal. Biasanya kebutuhan terpenuhi dengan menyusui tiap 2-3 jam. Setiap menyusui, lakukan pada kedua payudara secara bergantian, masing-masing selama kurang lebih 10 menit. Mulai selalu dengan payudara sisi terakhir yang disusui sebelumnya. Berikan ASI sampai payudara terasa kosong.
  • Untuk mencegah lecet, setelah selesai menyusui segera oleskan ASI seperti awal menyusui dan biarkan kering oleh udara, baru kemudian BH dipakai kembali. Hal ini dapat dilakukan sambil menyangga bayi supaya bersendawa.
  • Tegakkan punggung bayi dan dekatkan pada dada ibu supaya bayi bersendawa. Menyendawakan bayi setelah menyusui harus selalu dilakukan untuk mengeluarkan udara dari lambung supaya bayi tidak muntah.
Apakah Bayi Cukup Mendapatkan ASI?
Bayi sejak lahir sampai usia 4-6 bulan dianggap cukup mendapat ASI bila berat badan lahir pulih kembali setelah bayi berusia 2 pekan, kenaikan berat dan tinggi badan sesuai dengan kurva pertumbuhan, bayi banyak mengompol (sampai 6 kali atau lebih dalam sehari), bayi menyusu dengan kuat kemudian melemah hingga tertidur, dan payudara ibu terasa lunak setelah menyusui dibanding sebelum disusukan.
Ketika Harus Bekerja
Usahakan jangan berikan dot atau empeng di luar waktu menyusui. Jika terpaksa ibu tidak dapat menyusui bayinya (misalnya karena bekerja), berikan ASI yang sudah diperas dengan menggunakan sendok. Jangan lupa untuk mensterilkan wadah penyimpan ASI sebelum digunakan. Jika disimpan, ASI bisa bertahan selama :
  • 4-8 jam bila disimpan pada suhu 19-25°C.
  • 1-2 hari bila disimpan di dalam lemari es pada suhu 0-4°C (bukan freezer).
  • 2 bulan di dalam freezer lemari es satu pintu.
  • 3-4 bulan di dalam freezer (pintu terpisah).
Yang Harus Diperhatikan Ketika Menyusui
  • Walaupun umumnya keadaan gizi ibu hanya mempengaruhi kuantitas (jumlah) dan bukan kualitas ASI, konsumsi makanan sebaiknya tidak dibatasi. Penurunan berat badan sesudah melahirkan jangan lebih dari 0,5 kg setiap pekan. Selama menyusui, ibu harus memperhatikan asupan nutrisi pada makanan yang dikonsumsinya. Yaitu mengandung cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Dalam menu sehari-hari bisa ditambah makanan yang merangsang produksi ASI seperti daun katuk dan daun pepaya. Karena jumlah cairan yang keluar lebih banyak, ibu menyusui dianjurkan minum air 8-12 gelas sehari.
  • Ibu menyusui tentunya mengeluarkan tenaga yang tidak sedikit, apalagi terkadang ibu harus terbangun malam karena bayi menangis dan meminta ASI. Oleh karena itulah ibu menyusui membutuhkan istirahat dan tidur cukup supaya tenaganya pulih kembali.
  • Ibu menyusui sebaiknya tidak mengkonsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter (tenaga kesehatan) karena ada beberapa obat yang tidak boleh diberikan pada ibu menyusui.
  • Ibu bisa melakukan pijat payudara menggunakan minyak kelapa atau zaitun untuk memperbaiki aliran ASI agar lancar. Tahap-tahap pijat payudara sebagai berikut :
- Gunakan jari-jari untuk mengusap payudara secara lembut dengan arah menjauhi puting.
- Pijat lembut payudara seolah menguleni, menggunakan gerakan mengangkat dan menekan.
- Gunakan tangan secara lembut dan hati-hati untuk memuntir payudara searah dan berlawanan arah jarum jam.
- Gunakan kedua tangan untuk menekan secara perlahan daerah sekitar areola payudara untuk mengeluarkan cairan susu. Kemudian oleskan sebagian cairan susu ke puting payudara.
  • Anjurkan ibu yang mengalami masalah ketika menyusui untuk berkonsultasi pada tenaga terlatih di pusat pelayanan kesehatan. Suami, keluarga, dan orang-orang terdekat hendaknya selalu memberi dukungan moral supaya ibu bisa melalui masa-masa menyusui dengan baik.
  • Hindari stres karena stres akan mempengaruhi produksi ASI. Seorang ibu harus percaya diri bahwa ASI saja sudah cukup, tidak perlu ditambah susu formula. Berikan pengertian kepada orang-orang di sekitar ibu (suami, orangtua, mertua) bahwa ASI adalah yang terbaik untuk bayi. Karena dukungan dari orang sekitar sangat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI.
MPASI dan Menyapih
Makanan selain ASI (MPASI/Makanan Pendamping ASI) hendaknya diberikan mulai usia bayi 6 bulan. Bila ibu bekerja, hendaknya makanan pendamping ASI diberikan pada jam kerja sehingga ASI dapat tetap diberikan pada saat ibu ada di rumah. Setelah bayi cukup mendapatkan ASI selama 2 tahun, bayi bisa disapih secara bertahap dengan meningkatkan frekuensi makanan anak dan menurunkan frekuensi pemberian ASI dalam kurun waktu 2-3 bulan (jangan dihentikan mendadak).
Banyak faktor yang menentukan keberhasilan seorang ibu ketika menyusui. Persiapan menyusui perlu dilakukan sejak ibu masih di awal kehamilan sampai menjelang persalinan. Persiapan yang matang dan kesiapan mental seorang ibu insyaallah akan banyak membantu ketika melakukan aktivitas menyusui. Sebaiknya ibu banyak bertanya dan belajar tentang masalah menyusui. Jangan lupa untuk memperbanyak do’a supaya proses menyusui berjalan lancar.
muslimah.or.id
Penulis : dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah
Referensi :
  • Inisiasi Menyusu Dini plus ASI Eksklusif. Dr. Utami Rosli, SpA., MBA., IBCLC. Penerbit Pustaka Bunda. Jakarta.
  • Kapita Selekta Kedokteran UI Jilid 1. Arief Mansjoer (editor) dkk. Tahun 1999. Penerbit Media Aesculapius, Universitas Indonesia, Jakarta.
  • Manajemen Laktasi, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Kamis, 22 Desember 2011

8 Tips Penting Perawatan Kulit Bayi

Para orang tua tentu ingin memiliki bayi dengan kulit yang sehat dan bersih, namun kulit bayi sangatlah sensitif, oleh sebab itu kulit bayi butuh perhatian dan perawatan yang lebih.  Kulit bayi itu lembut dan halus, hal ini disebabkan produksi melanin masih rendah pada bayi, oleh karena itu, Anda harus berhati-hati ketika menggunakan lotion atau krim pada kulit bayi yang lembut.

Perawatan kulit bayi itu dimulai dari memandikan bayi dan menjaganya tetap bersih, terutama di bagian kulit yang sering dipakai popok. Anda juga tidak boleh sembarang dalam merawat kulit bayi, oleh itu berikut ini beberapa tips untuk perawatan kulit bayi, seperti yang dikutip dari buzzel.com.
  1. Jangan menggunakan sembarang produk untuk bayi, baik itu bedak, lotion, sabun, sampo ataupun pelembab kulit, gunakanlah produk yang memang dikhususkan untuk kulit bayi yang lembut dan sensitif. Gunakan produk-produk yang bahan kimianya rendah, atau gunakan produk-produk yang alami.
  2. Bayi yang baru lahir tidak perlu selalu dimandikan setiap hari. Gunakan spons untuk memandikan bayi Anda,  dan gunakan kain lembut untuk menyeka dan mengeringkan tubuh. Terlalu banyak sabun dapat mengeringkan kulit bayi anda.
  3. Setelah selesai memandikan bayi Anda,  gunakan kain lembut dan bersihkan lipatan-lipatan kulit dengan hati-hati. Terutama pada daerah leher, daerah belakang telinga, daerah popok, dll. Anda dapat menggunakan sedikit pelembab apabila kulitnya terlalu kering.
  4. Anda harus berhati-hati dalam menggunakan merek popok yang berbeda-beda, Anda harus mempehatikan merek-merek popok tertentu yang menyebabkan ruam pada bayi anda. Ketika Anda membersihkan pantat bayi Anda, jangan menggosok dengan kasar. Daerah sekitar pantat memang perlu perhatian khusus, karena jika tidak, dapat terjadi infeksi atau ruam di sekitar daerah ini. Gunakan air hangat bersama dengan produk pembersihan yang baik untuk membersihkan pantat bayi. Anda juga bisa menggunakan bedak untuk membantu. Jangan menggunakan Selalu tisu bayi berbasis alkohol, karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
  5. Kulit bayi perlu dirawat dengan hati-hati. Anda harus menyadari bahwa perubahan cuaca yang mendadak dapat menyebabkan iritasi kulit lebih lanjut. Oleh karena itu, selalu lindungi kulit bayi Anda dari sinar matahari yang terlalu terik dan angin yang kuat. Gunakan penutup untuk melindungi bayi saat Anda sedang bepergian.
  6. Jika bayi Anda kulitnya gatal pada malam hari, anda dapat menggunakan kain basah dengan air dingin dan tepuk pada daerah kulit yang gatal tersebut, dan gunakan pelembab kulit secukupnya pada daerah tersebut.
  7. Bila anda ingin memberikan pakaian pada bayi anda, pastikan bahwa pakaian tersebut longgar. Hal ini penting, agar sirkulasi udara lebih baik dan mencegah bayi Anda dari keringat. Pakaian yang sempit akan membuat bayi tidak nyaman. Ketika malam terlalu panas, gunakan pakaian yang lembut dan tipis pada bayi.
  8. Jagalah selalu tempat tidur bayi dalam keadaan yang bersih. Bayi anda bisa saja alergi terhadap tungau debu dan ini juga dapat memicu ruam dan iritasi, oleh karena itu gunakan bantal, selimut dan seprei yang bersih.

Senin, 12 Desember 2011

Bayi Belajar Tata Bahasa Sejak Lahir

Ketika mengajak bayi Anda berbicara, Anda kerap kali terkejut dengan ekspresi wajah mengerti dari mereka. Jangan heran, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bayi mulai belajar tata bahasa sejak mereka lahir.

Seperti dilansir dari Daily Mail, para peneliti menemukan bahwa di tahun pertama, bayi akan mendengarkan dengan seksama dan mendekonstruksi pola kata. "Bayi selalu mencari petunjuk dalam konteks kalimat dan suara," ujar Professor Jill Lany dari Universitas Notre Dame.

Menurut penelitiannya, ada beberapa petunjuk mengejutkan dalam aliran suara yang membantu bayi memperlajari makna kata-kata. "Mereka dapat membedakan jenis kata kerja, dan kata benda dari informasi pada aliran suara," paparnya.

Dia menemukan bahwa anak berusia satu tahun dapat mengidentifikasi petunjuk tata bahasa untuk menebak hubungan kata yang diucapkan orang dewasa. Seperti, memahami kata 'ini' sebagai kata benda.

Jika Anda mengatakan kepada bayi Anda 'lihat ini makanan mu', anak Anda mungkin tidak mengerti apa itu makanan. Tapi, ia tahu sebuah isyarat dari kata 'ini' dan mengerti bahwa 'makanan' adalah sebuah obyek. "Sama halnya seperti ketika seseorang mengatakan 'saya makan', prinsip yang sama bekerja dengan isyarat dan pola kata yang menunjukkan kata kerja," paparnya.

Bayi menggunakan pola-pola ini sebagai petunjuk untuk memahami kata-kata yang baru ia pelajari. Dalam usia 15 bulan, mereka dapat melacak tata bahasa yang lebih kompleks.

"Kita sering berpikir bahwa anak akan belajar tata bahasa setelah belajar kata. Tapi pada kenyataannya, penelitian saya menunjukkan bahwa semua informasi yang didapat pada tahun pertama bayi adalah bagaimana kata dipakai dalam sebuah bahasa. Hal inilah yang mendukung proses belajar kata sebelum penguasaan bahasa," ia menambahkan. • VIVAnews

Senin, 05 Desember 2011

Buah yang baik untuk bayi

Buah-buahan sangat baik untuk bayi, tapi tidak semua buah-buahan. Di kesempatan kali ini saya akan memaparkan beberapa jenis buah-buahan yang sangat baik untuk bayi yang dapat membantu daya tahan tubuh dan membantu pertumbuhan gigi dan juga pertumbuhan fisik lainnya.Beberapa buah mungkin tidak cocok dengan bayi anda seperti jeruk yang dapat mengakibatkan diare. Berikut ini adalah beberapa jenis buah-buahan yang baik untuk bayi:

Apel
Apel sangat kaya dengan zat antioksidan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Apel juga sangat kaya akan vitamin C sehingga dapat membantu bayi dalam melawan penyakit dari luar.Pemberian apel sangat disarankan apabila bayi anda telah cukup umur untuk mencerna makanan padat atau paling tidak bubur cair. Hindari pemberian apel yang masih keras karena akan membuat bayi anda tersedak.

Labu
Buah labu sangat kaya akan serat sehingga dapat membatu bayi untuk buang air besar dengan teratur dan tidak keras. Pemberian labu ini dapat juga dicampur dengan makanan lainnya seperti susu bayi atau roti. Perhatikan tekstur bubur sebelum memberikannya kepada bayi anda agar terhindar dari sesuatu yang dapat membuatnya tersedak.

Pisang
Selain apel, pisang juga kaya akan zat antioksidan yang dapat membantu daya tahan tubuh bayi anda.
Mungkin anda memiliki pengalaman mengenai buah-buahan yang baik untuk bayi dan tentu saja dengan membaca contoh artikelini anda dapat memperkaya koleksi buah-buahan yang baik untuk bayi anda.Pemberian buah-buahan ini sangat dianjurkan untuk melengkapi makanan utama bayi sehingga dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bayi secara maksimal guna mendukung pertumbuhannya.
Bayi yang sehat adalah impian semua ibu, jadi sehatkan bayi and dengan makanan bermutu dan tambahan vitamin dari buah-buahan.
pakarbayi.com

Sayuran yang baik untuk bayi

Betapa senangnya melihat bayi kita tumbuh dengan sehat dan kuat. Untuk dapat tumbuh dengan sehat, bayi membutuhkan asupan makanan yang lengkap dan seimbang. Selain makanan utama dan buah, bayi juga membutuhkan asupan gizi yang berasal dari sayuran. Berikut ini adalah beberapa jenis sayur yang baik untuk bayi
Kacang Hijau
Kacang hijau adalah jenis sayuran yang kecil namun mereka dikemas penuh dengan nutrisi yang akan membuat bayi anda tumbuh dengan sehat dan kuat. Kacang hijau memiliki serat yang tinggi dan juga dapat membuat bayi anda lebih tahan terhadap penyakit.
Brokoli
Brokoli adalah anggota dari keluarga kubis. Brokoli memiliki hubungan keluarga dengan kembang kol namun berbeda warnaa.  Brokoli tumbuh di daerah dingin, ia tidak dapat tumbuh di daerah pandas. Sayuran ini sangat tinggi vitamin C dan merupakan sumber serat larut! Serat larut adalah serat yang membantu melancarkan buang air besar dan juga pencernaan.
Wortel
Wortel mengandung vitamin A yang tinggi dan dapat dicerna dengan baik oleh tubuh dan diserap guna pertumbuhan tubuh. Wortel juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi guna membantu tubuh untuk mempertahankan kesehatan.
Tomat
Tomat termasuk sayur-sayuran meskipun berbentuk seperti buah-buahan. Sebagai sayur yang memiliki rasa dan dapat dikonsumsi tanpa diolah terlebih dahulu tomat memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Jika di konsumsi secara teratur, tomat dapat mencegah bayi anda dari kanker prostat di kemudian hari.
Ada banyak sayur yang baik untuk bayi, namun untuk kali ini kacang hijau, brokoli, wortel dan tomat menjadi pilihan utama karena anda dapat dengan mudah mendapatkan sayur-sayuran di atas bahkan anda dapat memperolehnya dari halaman belakang rumah anda
pakarbayi.com

Tips Melancarkan ASI

ASI merupakan makanan pokok bagi bayi setelah dia dilahirkan di dunia. Mendapatkan ASI yang lancar pasca melahirkan merupakan dambaan tiap ibu karena ASI sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang sang buah hati.
Pemberian ASI ekslusif kepada bayi sangat dianjurkan sampai bayi berusia enam bulan. Namun tidak semua ibu beruntung memiliki ASI yang lancar bahkan ada beberapa yang tidak mengeluarkan ASI.
Pasti keadaan tersebut membuat si ibu kecewa karena tidak bisa memenuhi kebutuhan utama sang buah hati.
Meski demikian, ada cara-cara yang mungkin bisa ditempuh untuk melancarkan ASI. Berikut ini merupakan tips melancarkan ASI.
Untuk memperlancar ASI, hendaknya si ibu yang sedang menyusi bayinya rajin mengonsumsi susu khusus untuk ibu menyusui karena dalam susu tersebut terkandung banyak zat-zat vitamin dan mineral yang berguna untuk memperlancar ASI di antarannya kandungan kalsium.
Seraya rajin minum susu, hendaknya si ibu juga menjaga pola makannya karena hal ini juga berpengaruh pada kelancaran ASI yang dikeluarkan ibu.
Untuk memperlancar Asi hendaknya ibu memperbanyak mengkonsumsi makanan sayur-sayuran hijau. Sayu-sayuran hijau ini banyak ditemukan di sekitar rumah seperi daun bayam, daun pepaya, dan daun katuk.
Daun katuk merupakan salah satu daun yang dipercaya bisa membantu memperlancar ASI dan kini di pasaran banyak sekali dijumpai ekstrak daun katuk guna mempermudah untuk memperoleh dan mengonsumsinya.
Selain sayur-sayuran hijau, ibu bisa memperbanyak makan kacang-kacangan.
Cara lain yang bisa dilakukan untuk memperlancar Asi adalah dengan memberikan rangsangan pada payudara dengan cara sering menyudukannya pada bayi. Ini merupakan salah satu cara alami yang bisa membantu memperlancar keluarnya ASI.
Selama menyusui bayi hendaknya ibu dalam kondisi tenang dan rileks karena emosi yang ibu rasakan akan mempengaruhi ASI yang ia keluarkan.
pakarbayi.com

Bahasa Isyarat Bayi

Dapatkan bermacam manfaat buat Anda dan si kecil dengan mengajarkannya bahasa isyarat.
Masih ingatkah Anda adegan Robert De Niro yang berperan sebagai kakek dalam film komedi Hollywood Meet the Fockers? Dalam salah satu adegan ia mengajarkan cucunya berkomunikasi dengan bahasa isyarat bayi. Sambil menggerakkan jari dan tubuhnya, ia berbicara.
Inilah gambaran umum yang terjadi di negara-negara maju. Semua orang sedang demam bahasa isyarat bayi yang diteliti dan dikembangkan penelilti dan psikolog Linda Acredolo lebih dari 20 tahun silam.
Bayi normal
Pasti Anda menduga bahasa isyarat bayi yang dibicarakan ini untuk anak-anak yang memiliki masalah pendengaran dan bicara. Sama sekali bukan! Linda Acredolo dan rekannya Susan Goodwyn yang pertama kali meneliti dan mengembangkan bahasa isyarat untuk bayi dan balita normal.
Melalui buku Baby Sign: How To Talk With Your Baby Before Your Baby Can Talk, Acredolo dan Goodwyn mengungkapkan manfaatnya membekali si kecil dengan keterampilan berkomunikasi secara verbal plus isyarat. Anda dapat mengajarkan anak Anda berbahasa isyarat di usia berapa pun, tentu saat ia di masa praverbal (belum mampu berkomunikasi secara verbal).
Pada umumnya balita mulai berkomunikasi secara verbal antara usia 12 hingga 15 bulan. Di usia sebelumnya, bayi belum dapat mengartikulasikan kebutuhan dan keinginan secara verbal. Tetapi, menurut para ahli, pemahaman dan daya tangkap anak-anak itu terhadap bahasa jauh melebihi yang kita duga selama ini.
“Berbahasa isyarat memfasilitasi proses belajar bicara. Berkomunikasi dengan cara ini memotivasi bayi berbicara,” jelas Acredolo yang mendirikan Baby Sign Institute. Penjelasannya sekaligus menepis anggapan bahwa dengan mengajarkan bahasa isyarat, bayi dan balita jadi enggan belajar bahasa verbal.
“Bahasa isyarat membantu balita yang masih belum mampu berbicara dipahami orang-orang sekeliling,” jelas Lora Heller, seorang ahli dari lembaga serupa yang lain, Baby Finger. Berdasarkan pengalaman dan penelitian di lembaganya, anak-anak yang belajar bahasa isyarat sejak bayi justru lebih termotivasi berbicara di masa verbalnya.
“Menggunakan bahasa verbal, anak-anak di masa belajar bicara biasanya baru bisa menyebut “ba” yang mengacu pada “bola”, “buku” atau benda lain berawalan konsonan “b”. Dengan bahasa isyarat, anak-anak secara dini dapat menyatakan secara detil, “Aku mau buku itu”. Jadi, orang tua dapat mengurangi perasaan frustrasi ketika harus menebak-nebak arti tangisan bayi mereka,” lanjut Heller.
Bahasa isyarat bayi melibatkan unsur gesture (gerak tubuh), mimik dan bahasa verbal. Di Amerika Serikat telah terbit kamus lengkap bahasa standar isyarat bayi yang berbasis bahasa Inggris-Amerika. Selain itu juga ada kamus online yang bisa diakses secara gratis melalui internet.
Beda bahasa, tentu beda pula bahasa isyaratnya. Jadi, kalau Anda hendak mengajarkan bahasa tanda dengan basis bahasa Indonesia, tak harus mengikuti kamus standar Amerika.
Meningkatkan IQ
Benarkah ketertarikan orang tua masa kini mengajarkan bahasa isyarat semata-mata untuk mengurangi ketegangan dan perasaan putus asa saat hendak memenuhi kebutuhan atau keinginan bayi mereka yang belum bisa bicara?
“Pengalaman keluarga yang menerapkan bahasa isyarat dengan bayinya, menunjukkan betapa kehidupan mereka jadi lebih mudah dan bebas stres. Si bayi dapat mengekspresikan dan mengartikulasikan secara spesifik keinginan dan kebutuhannya. Orang tua jadi mudah memahami dan mengenali kebutuhan si kecil,” urai Linda.
Tentu saja ini baik untuk perkembangan emosi anak, di samping perkembangan bahasa dan sosialisasinya. Penelitian lain bahkan juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada bayi yang diajarkan bahasa isyarat dalam hal tingkat inteligensia.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas California, terhadap bayi-bayi yang menggunakan gestur simbolis dalam berkomunikasi dengan orang tuanya memperlihatkan adanya lompatan besar dalam kemampuan bicara. Acredolo dan Goodwyn yang memimpin penelitian tersebut menemukan bahwa bayi-bayi yang berbahasa isyarat memiliki skor tes kecerdasan lebih tinggi, memahami lebih banyak kosa kata, menguasai kosa kata dalam jumlah besar dan mampu berpastisipasi dalam permainan kompleks dibandingkan bayi-bayi pada umumnya.
“Saya tidak dapat melukiskan rasa takjub saat menemukan anak saya mengungkapkan minta disusui sebelum saya beri ASI. Juga ketika di usia 15 bulan, dengan bahasa verbal terbatas plus bahasa isyarat, ia mengungkapkan air mandinya terlalu panas,” ungkap seorang ibu yang mengajarkan bahasa isyarat pada bayinya.
Ini memang sebuah cara menarik meningkatkan kedekatan emosi Anda dan si kecil serta keterampilannya berkomunikasi. Mau coba? Sebaiknya Anda baca teori lengkapnya dahulu, buat kamus tersendiri dan berkomunikasilah.
pakarbayi.com

Cara mengetahui kesehatan bayi baru lahir

Cara mengetahui kesehatan bayi yang baru lahir
Bayi yang datang ke dunia adalah petualangan besar dan menakutkan untuk para orangtua, terutama dalam hal kesehatan. Kesehatan memiliki nilai yang sangat tinggi. selama hamil menjaga kesehatan bayi dalam kandungan, merupakan hal yang utama diperhatikan, terutama dalam pola makan yang benar, dan memberikan vitamin.
Tidak bisa dipungkiri bahwa menjaga kesehatan bayi dalam masa kandungan merupakan prioritas yang paling utama. Menjaga Kesehatan bayi selama dalam kandungan mempengaruhi pada kesehatan bayi baru lahir. Kita sebagai orang tua selalu waswas dalam menghadapi kelahiran bayi, apalagi bayi pertama. Ketika proses kelahiran berlangsung hal yang selalu diperhatikan adalah kesehatan bayi baru lahir.
Kita sebagai orang tua belum tahu hal-hal apa saja yang harus kita ketahui mengenai kesehatan bayi baru lahir, apakah bayi kita sehat atau tidak? Agar kita bisa mengenali bayi kita sehat atau tidak-nya, saya akan memberikan beberapa cara mengetahui kesehatan bayi yang baru lahir, sebagai berikut:
  1. Ketika bayi keluar, bayi tersebut segera menangis.
    Bila tidak terdengar suara tangisan, segera hubungi dokter anak. Setiap saran dokter anak lakukan.
  2. Dengarkan pernapasan bayi, pernapasan bayi harus teratur.
    Bila pernapasan bayi tidak sesuai aturan, maka kita harus bertanya pada dokter anak, bagaimana pernapasan yang teratur bagi bayi yang baru lahir, pastinya dokter akan memberikan saran.
  3. Biasanya bayi yang baru keluar banyak bergerak.
    Perhatikan gerakan bayi pada saat lahir, apakah aktif dalam bergerak.
  4. Lihat warna kulit bayi, kulit bayi baru lahir berwarna merah muda.
    Jangan sampai kelewatan untuk memperhatikan warna kulit bayi. Lihat warna kulit bayi apakah merah muda atau kuning?. Jika tidak berwarna merah muda, kita harus melakukan saran dokter anak.
  5. Perhatikan berat badan bayi, berat badan bayi harus mencapai 2,5 kg atau lebih.
    Bayi yang sehat mempunyai berat badan 2,5 kg, bila kurang dari nilai itu berarti bayi anda tidak sehat. Segera hubungi dokter anak.
Menjaga kesehatan bayi selama masa kehamilan merupakan suatu kewajiban bagi seorang ibu, agar anak kelak hidup sehat. Lakukan apa saran dokter anak jika kesehatan bayi kita terganggu.
pakarbayi.com

Atasi gangguan tidur pada bayi

Tidur merupakan tempat istirahat bayi pada saat merasakan kelelahan. Kita sebagai Orang tua merasa tenang bila bayi kita tidur dengan lelap, tapi harapan orang tua tidak semuanya terwujud, pastinya bayi yang tidur sering terganggu. Setiap bayi ketika tidur mempunyai kualitas tidur yang berbeda, usia juga berperan penting dalam kualitas tidur bayi.
Tidur merupakan salah satu faktor pertumbuhan bayi. Dimana saat tidur semua otot-otot bekerja dalam tubuh, saraf-saraf pun bekerja sesuai dengan kedudukannya. Membuat tidur bayi itu tidak mudah, banyak hal yang harus kita lakukan. Kadang tidur pada bayi kurang maksimal, ada saja hal-hal yang membuat mereka terganggu pada saat tidur sehingga membuat bayi rewel. Biasanya mereka mudah terganggu karena ada suara atau rasa tidak nyaman pada saat tidur. Kita sebagai orang tua mungkin banyak mengeluh soal gangguan tidur bayi. Gangguan tidur bayi ini bisa disebabkan oleh:
  1. Keadaan tubuh bayi terganggu , misalnya sakit,
  2. Keadaan lingkungan sekitar yang bising, membuat mereka terganggu.
  3. keberadaan ibu tidak ada disampingnya, seakan-akan membangunkan dalam tidurnya yang nyenyak.
  4. kehangatan dalam tidur tidak ada.
  5. Keadaan perut yang kosong sehingga mereka merasakan lapar.
  6. Badan yang kotor atau badan yang belum dibersihkan, sehingga mereka tidak nyaman saat tidur, apalagi seharian bermain, pasti keringatan.
  7. Popok atau celana yang mereka gunakan sudah basah.
  8. Keadaan kamar yang tidak nyaman
  9. Mimpi buruk.
  10. posisi tidur tidak nyaman
Bila kita merasa khawatir dengan bayi anda yang tidurnya terganggu, maka kita harus atasi gangguan tidur bayi, dengan cara:
  1. Sebelum tidur lihat kondisi badan bayi apakah ada yang berbeda sebelumya.
  2. Usahakan sekitar ruangan dalam keadaan nyaman dan tenteram.
  3. Saat tidur bayi harus kita peluk terus, karena keberadaan ibu di sampingnya akan membuat bayi tidur nyaman.
  4. Bersihkan badan terlebih dahulu sebelum tidur. Cara itu bisa membuat bayi nyaman dan cepat tertidur.
  5. Gantilah popok atau celana yang mereka gunakan selama tidur, secara berkala.
  6. Kamar tidur bayi harus dalam keadaan bersih dan enak dilihat.
  7. Sebelum tidur beri doa pada anak kita supaya diberi perlindungan selama tidur.
  8. Tentukan cahaya ketika tidur
  9. Posisi tidur bayi harus telentang dengan posisi bantal harus lebih tinggi dari badan, tapi jangan terlalu inggi.
Orangtua tidak bisa memaksa bayinya untuk tidur. Penciptaan lingkungan yang aman dan nyaman adalah cara terbaik untuk membuat bayi tidur lebih cepat kita perlu memperhatikan siklus pada saat tidur.
pakarbayi.com

Untung-Ruginya, Melahirkan Dalam Air

Sesuai dengan namanya, melahirkan dalam air atau dalam bahasa Inggrisnya disebut water birth merupakan proses persalinan yang dilakukan di dalam air. Metode ini telah menjadi alternatif baru untuk melahirkan sang bayi selain persalinan normal dan operasi cesar. Metode ini cukup populer dan sudah banyak ibu-ibu yang memilih water birth.
Proses persalinan water birth dilakukan di sebuah kolam plastik berisi air hangat yang telah disterilkan terlebih dahulu. Suhu air disesuaikan mendekati suhu perut ibu agar bayi tidak kaget saat keluar. Proses persalinan water birth membutuhkan waktu kurang lebih 1-2 jam , jauh lebih cepat dibandingkan proses persalinan normal. Dalam proses melahirkan dalam air, ibu akan lebih fleksibel dalam bergerak dan saat berkontraksi. Dengan posisi yang enak dan nyaman, proses persalinan akan lebih mudah dilakukan.
Melahirkan dalam air pun memiliki untung-ruginya. Untung-ruginya antara lain proses persalinan lebih tidak terasa sakit, malahan air hangat bisa membuat ibu merasa lebih rileks dan tenang, namun jika tidak diawasi oleh tenaga medis yang ahli, bayi bisa saja kesulitan bernapas karena tali pusatnya mengalami pengkerutan akibat terlalu lama berada di dalam air bahkan paru-paru bayi bisa kemasukan air. Perlu diketahui, bahwa selama tali pusatnya belum dipotong, bayi bernapas melalui tali pusat. Keuntungan yang lain bagi bayi yang lahir melalui water birth ini adalah bisa merasa lebih nyaman saat berada di air karena kondisinya tidak beda jauh dengan sewaktu di rahim ibu. Air juga memiliki kandungan oksigen yang lebih banyak sehingga baik bagi organ pernapasan bayi.
Melahirkan dalam air atau water birth ini tidak bisa dilakukan oleh semua ibu. Ibu yang memiliki penyakit tertentu, mengandung bayi dengan posisi tidak normal/sungsang ataupun yang mengandung bayi kembar memiliki resiko tersendiri jika memilih metode water birth ini. Pada dasarnya, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter dalam memilih proses persalinan yang tepat dan sesuai dengan kondisi ibu dan janin.
pakarbayi.com

Sabtu, 03 Desember 2011

Makanan Bayi Usia 3 Tahun Ke Atas

Perkembangan anak bayi sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi dan gizi yang didapatkannya melalui makanan. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mempersiapkan dan memberikan makanan batita yang sehat. Usia batita merupakan usia dimana bayi mulai menyesuaikan diri dengan makanan padat untuk orang dewasa. Makanan bayi 3 tahun ke atas yang bermanfaat untuk perkembangan anak bayi terutama adalah jenis sayur dan buah.
Golongan makanan yang mengandung karbohidrat juga diperlukan oleh bayi usia 3 tahun ke atas. Apalagi anak usia 3 tahun ke atas biasanya sangat aktif sehingga membutuhkan sumber energi dari makanan berkabohidrat. Makanan batita tersebut misalnya nasi, jagung, kentang dan roti. Jika anak susah makan maka variasi perlu dibuat. Misalnya nasi ditim dengan lauk yang bergizi atau kentang dikukus dan diberi lelehan keju.
Makanan bayi 3 tahun yang penting lainnya adalah sayur. Sebut saja bayam. Bayam sangat baik untuk perkembangan anak bayi karena banyak sekali mengandung zat besi dan kalsium. Bayam juga mudah sekali didapatkan. Daya tahan tubuh batita akan meningkat dengan sering mengonsumsi bayam ini. Untuk anak usia 3 tahun ke atas, bayam cukup dikukus dan tidak perlu dihaluskan atau dibuat oseng bayam yang dimakan dengan nasi. Selain bayam, sayur yang baik namun mudah didapat adalah wortel. Wortel mengandung banyak vitamin A untuk sang bayi.
Buah yang baik sebagai makanan batita adalah buah jeruk, alpukat, tomat, apel dan sebagainya. Yang terpenting buah tidak terasa asam dan juga tidak terlalu manis. Apel yang dipotong kecil-kecil bisa menjadi santapan bergizi karena mengandung vitamin A dan karbohidrat. Alpukat bahkan disebut sebagai buah yang banyak sekali nutrisinya. Alpukat bisa dicampur dengan susu cokelat yang menjadi kesukaan anak-anak.
Selain sayur dan buah, daging juga penting. Salah satunya hati ayam yang mengandung vitamin A. Hati ayam bisa diolah menjadi semur dan kemudian menjadi lauk bayi. Hati ayam ini bermanfaat pula untuk menambah hemoglobin dalam darah. Ikan jenis ikan teri mengandung banyak kalsium yang berguna untuk pertumbuhan tulang. Ikan kakap juga mengandung olega 3 dan protein. Ikan-ikan ini bisa diolah sebagai lauk misalnya dengan digoreng.
Jadi, makanan bayi 3 tahun ke atas sebenarnya hampir sama dengan makanan orang dewasa. Hanya saja perlu lebih selektif dalam memilih bahan makanan dan menjaga kebersihannya. Hindari memilih makanan batita yang mengandung bahan kimia seperti pewarna buatan. Hindari juga makanan batita yang banyak mengandung lemak, garam, tinggi gula dan juga tepung putih.
pakarbayi.com

Perlukah Air Tajin untuk Bayi?

Orang tua dulu mungkin sering berkata, “Kalau bayi kurang kenyang atau diare, kasih air tajin saja”. Benarkah ungkapan tersebut? Sementara di masyarakat kita, tajin untuk bayi itu sudah biasa, bahkan masih banyak yang memberikan air tajin sebagai minuman bayi.
Inilah faktanya :
1. Bila ditinjau dari komposisi 4 SEHAT 5 SEMPURNA, air tajin hanyalah air rebusan beras dan tidak mengandung nutrisi lain selain karbohidrat. Jadi, bayi hanya akan bertambah gemuk, namun tidak berisi jika bayi minum tajin saja. Bahkan bayi beresiko mengalami obesitas, dan beresiko terserang penyakit degeneratif pada masa tuanya.
2. Kalau pada jaman dulu, bayi minum tajin sebagai pengganti susu bila ASI tidak ada. Namun, sekarang gantilah minuman bayi dengan susu sapi atau susu formula hingga bayi berusia 6 bulan. Setelah berusia 6 bulan, barulah organ pencernaan bayi siap menerima menu pendamping ASI/susu.
Jangankan air tajin, memberikan air putih kepada bayi yang belum berusia 6 bulan saja bisa merusak ginjalnya dan mengakibatkan gangguan kesehatan yang fatal.
3. Masa 5 tahun pertama kehidupan seorang anak merupakan saat-saat penting pertumbuhan otak yang mempengaruhi kecerdasannya. Itulah sebabnya, berikanlah nutrisi yang mendukung pertumbuhan fisik dan otaknya. Bila bayi yang sudah berusia di atas 6 bulan diberi minum air tajin, tambahkan vitamin atau nutrisi lainnya.
4. Bila bayi diare, jangan memberikan tajin untuk bayi, secara klinis air tajin tidak akan menghentikan diare. Untuk mengatasinya, terus berikan ASI atau minuman bayi berupa susu untuk mengganti cairan yang terbuang. Selain itu ASI juga mengandung elektrolit yang sangat dibutuhkan oleh bayi yang sedang mengalami dehidrasi akibat diare.
Sebagai pengganti air tajin, bagi bayi yang sudah memasuki usia 6 bulan, mulailah memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI), seperti bubur susu. Lakukan perlahan-lahan agar bayi terbiasa dengan tekstur makanan padat dan pencernaannya bisa menyesuaikan dengan tekstur makanan yang baru.
pakarbayi.com

Manfaat Kencur untuk Bayi

Kencur atau kaempferia galanga merupakan ramuan tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bayi. Pemanfaatan kencur untuk bayi telah dilakukan secara turun temurun. Selain itu, pemanfaatan kencur untuk bayi telah mendapat pengakuan dari para ahli medis dan ahli farmakologi.
Manfaat kencur sangat beragam tergantung dari penggunaan kencur itu sendiri, sedangkan penggunaan kencur sebagai ramuan tradisional ada dua jenis yaitu dengan cara diminum atau dioleskan. Manfaat kencur dengan penggunaan secara dioleskan diantaranya adalah:
  • Kencur mengandung minyak atsiri yang sangat baik untuk bayi, karena minyak atsiri mempunyai efek analgesik yang dapat menghangatkan tubuh bayi. Penggunaan kencur untuk bayi agar dapat menghangatkan bayi adalah dengan cara menumbuk lembut kencur, kemudian peraslah hasil tumbukan tersebut. Oleskan hasil perasan kencur pada seluruh bagian tubuh bayi, niscaya bayi akan terasa hangat sehingga nyenyak tidurnya.
  • Parutan kencur dapar menghilangkan pegal-pegal, keseleo dan rasa nyeri (karena kencur bersifat analgesik) pada tubuh bayi, sehingga bayi akan lebih tenang dan tidak rewel.
  • Dapat mencegah masuk angin apabila dioleskan pada perut bayi.
Sedangkan manfaat kencur jika diminum oleh bayi atau anak diantaranya adalah:
Ramuan tradisonal kencur mengandung mineral yang baik untuk perkembangan motorik bayi.
  • Ekstrak methanol yang terdapat pada kencur dapat menjadi imunitas alami bayi. Karena ekstrak methanol dapat menghalangi pertumbuhan virus dan bakteri dalam tubuh.
  • Jamu beras kencur dapat meningkatkan nafsu makan.
  • Minum perasan kencur secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
  • Perasan kencur dapat digunakan sebagai ramuan tradisional yang mampu mengobati berbagai penyakit yang menimpa bayi seperti radang lambung, radang telinga, influenza, gangguan pernafasan, diare, muntah-muntah, keracunan akibat makanan dan batuk berdahak.
Penggunaan kencur untuk bayi dengan cara diminum mungkin merupakan hal yang sulit dilakukan, karena bayi tentu akan menolak untuk meminum kencur. Penolakan bayi untuk meminum kencur biasanya dikarenakan bau dan rasa kencur yang sangat menyengat. Oleh karena itu campurlah perasan kencur dengan gula atau madu untuk mengurangi rasa kencur yang menyengat, sedangkan untuk mengurangi bau kencur yang menyengat ibu dapat menambahkan daun pandan atau vanili pada perasan kencur.
pakarbayi.com

Manfaat Beras Merah untuk Bayi

Kesehatan bayi sangat ditunjang dari makanan yang menjadi asupan bagi bayi. Oleh karena itu, setiap ibu hendaklah memperhatikan makanan yang menjadi sumber nutrisi bayi. Salah satu makanan yang baik untuk bayi adalah beras merah. Karena beras merah memiliki kandungan beragam zat penting untuk nutrisi bayi yang baik untuk dijadikan asupan penunjang kesehatan bayi.
Beberapa manfaat beras merah diantaranya:
  • Kandungan vitamin B1, B6 dan B12 yang cukup tinggi, sangat cocok untuk proses perkembangan tubuh bayi. Karena vitamin tersebut memacu pembentukan energi di dalam sel tubuh bayi.
  • Kulit ari pada beras merah mengandung zat yang sangat baik untuk perkembangan otak bayi.
  • Beras merah mengandung mineral cukup tinggi yang dapat bermanfaat sebagai asupan kebutuhan nutrisi bayi yang baik untuk perkembangan dan pertumbuhan rambut, gigi, otot dan tulang pada bayi.
  • Beras merah memiliki serat yang tinggi sehingga sangat baik untuk pencernaan bayi.
  • Mengandung zat besi cukup tinggi, yang dapat memenuhi asupan zat besi yang dibutuhkan bayi.
  • Kandungan zat tiamin pada beras merah yang tinggi sangat baik untuk perkembangan jaringan saraf dan jantung bayi.
  • Zat fosfor yang terdapat pada beras merah bermanfaat pada perkembangan sistem rangka bayi.
Kesehatan bayi sangat ditunjang dari pola tidur bayi. Bayi dengan pola tidur teratur, memiliki badan yang lebih sehat. Dengan mengonsumsi beras merah, maka bayi akan memiliki pola tidur yang teratur. Hal tersebut dikarenakan zat tepung yang terdapat pada beras merah dapat meningkatkan serotonin dalam jaringan otak bayi, dimana serotonin memiliki peran dalam pengaturan tingkat kantuk, sehingga pola tidur bayi bisa lebih teratur. Selain itu kadar gula dalam beras merah lebih stabil sehingga bayi tidak mudah lapar. Hal ini sangat berpengaruh pada tidur malam bayi, dengan stabilnya kadar gula dalam tubuh bayi, maka bayi akan terbebas dari terbangun di tengah malam karena lapar.
Sebagai ibu yang cerdas dan peduli akan kesehatan bayi dan asupan nutrisi bayi, pasti akan jeli dalam memilih makanan yang sehat bagi buah hatinya. Oleh karena itu, mengonsumsi beras merah sejak bayi merupakan salah satu cara menjaga kesehatan bayi.
pakarbayi.com

Manfaat Jahe untuk Bayi

ahe merupakan tanaman obat tradisional yang memiliki beragam khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh. Besarnya manfaat jahe membuat tanaman ini dikembangkan sebagai suplemen herbal yang sangat diminati oleh banyak pihak.
Manfaat jahe tidak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa saja, tetapi kini banyak herbalis yang telah memanfaatkan jahe untuk bayi. Manfaat jahe untuk bayi dibuktikan dengan adanya kandungan zat-zat penting pada jahe yang sangat baik untuk tubuh bayi. Zat-zat dalam jahe yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh bayi diantaranya adalah resin, minyak atsiri, gliserol, enzim protease, enzim lipase dan gingerol.
Dari kandungan zat yang ada dalam jahe maka sangat jelas bahwa jahe memiliki manfaat besar untuk bayi. Manfaat jahe untuk kesehatan bayi diantaranya adalah:
  • Kandungan minyak atsiri, zingiberen, zingerol, dan resin yang terdapat pada obat tradisional jahe dapat memberikan rasa hangat pada tubuh bayi. Sehingga bayi akan merasa nyaman dan rileks. Pemanfaatan jahe untuk bayi sebagai penghangat tubuh, sangat baik dilakukan pada saat musim dingin, hal tersebut dapat mencegah terjadinya penurunan suhu tubuh bayi secara drastis, saat terjadinya musim dingin.
  • Jahe mempunyai zat aktif yang dapat menambah nafsu makan bayi.
  • Enzim protease dan enzim lipase pada jahe dapat mencerna lemak dan protein dengan baik. Hal tersebut membantu proses penyerapan makanan pada saluran pencernaan bayi, sehingga lambung bayi menjadi lebih sehat.
  • Jahe dapat melancarkan sistem aliran darah pada tubuh, dimana hal tersebut dapat meringankan kerja jantung bayi. Sehingga bayi akan terlihat tenang dan rileks.
  • Kandungan gliserol pada jahe dapat mencegah perut mual dan muntah-muntah pada bayi.
  • Air perasan jahe dapat dijadikan sebagai obat tradisional yang baik untuk mengatasi beberapa penyakit yang sering terjadi pada bayi seperti masuk angin, batuk, pilek, influenza, radang tenggorokan, dan diare.
  • Air perasan jahe dapat berguna sebagai antioksidan bagi tubuh bayi, sehingga kesehatan tubuh bayi akan lebih stabil.
Jahe untuk bayi dapat dikonsumsi dengan cara menambahkan gula, madu atau sari buah pada air perasan jahe, sehingga rasa pedas pada jahe dapat terkurangi.
pakarbayi.com

Hal yang Bisa Menyebabkan Bayi Diare

Diare memang sering menyerang anak bayi dan tidak memandang usia. Usia bayi yang rentan terkena diare adalah 12 hingga 24 bulan. Bayi diare adalah hal yang wajar karena pencernaannya memang sedang beradaptasi dengan berbagai makanan dan minuman yang masuk. Oleh sebab itu, makanan dan minuman bisa menjadi salah satu penyebab diare. Makanan yang terlalu asam, terlalu manis atau asin bisa menyebabkan anak bayi terkena diare. Selain itu, bisa saja anak memang memiliki alergi terhadap makanan tertentu seperti telur dan ikan.
Penyebab bayi diare juga karena infeksi virus dan bakteri. Virus yang sering menjadi penyebab diare bernama Rotavirus. Biasanya Rotavirus menyerang anak bayi usia 6 bulan hingga 1 tahun. Sedangkan bakteri yang menyebabkan diare seperti vibrio cholera, salmonella dan sebagainya. Virus dan bakteri ini ditularkan bisa melalui udara, air atau makanan dan minuman.
Pemberian obat kimia dan obat antibiotik juga bisa menyebabkan diare. Antibiotik biasanya diberikan saat anak sedang dalam masa penyembuhan suatu penyakit. Antibiotik ini malahan bisa ikut membunuh bakteri baik yang hidup dalam pencernaan. Akibatnya terjadilah diare.
Penyebab bayi diare lainnya berkaitan dengan laktosa yang terkandung di dalam susu. Anak bayi yang mengonsumsi susu formula secara berlebihan bisa terkena diare. Bayi membutuhkan laktose yakni suatu enzim yang digunakan untuk mencerna laktosa. Jika bayi tidak bisa memproduksi enzim laktose dalam jumlah yang cukup maka bayi tidak bisa mentoleransi makanan yang mengandung laktosa dan kemudian mengalami diare.
Faktor lingkungan juga dapat menjadi penyebab bayi diare. Kondisi kamar bayi dan rumah harus bersih. Begitupula dengan kualitas dari air yang akan dikonsumsi bayi harus terjamin kebersihannya. Segala sesuatu yang dipegang dan bahkan yang akan masuk ke dalam mulut bayi tidak boleh kotor. Sebut saja botol susu bayi yang tidak bersih maka akan mudah tercemar oleh kuman dan berpotensi menyebabkan diare. Selain lingkungan, kekurangan gizi juga bisa menjadi faktor lainnya. Anak bayi yang kurang gizi akan mudah mengalami dehidrasi dan tidak mampu untuk melawan kuman penyakit diare.
pakarbayi.com

Penyebab Muntah dan Gumoh Pada Bayi

Para Ibu muda yang baru menyusui, biasanya panik karena menemukan masalah bayi gumoh. Pada dasarnya semua itu lazim terjadi. Penyebab bayi gumoh adalah karena terlalu kuat menyedot ASI atau susu, sehingga tercampur dengan udara. Jadi ketika bayi bergerak cepat, tekanan dalam perutnya akan menjadi tinggi.
Bayi gumoh ini tidak terlalu berbahaya karena ketika bayi gumoh itu mengalir begitu saja dari mulutnya tanpa ada kontraksi dari perut bayi. Pada bayi gumoh ia mengeluarkan kurang dari 10cc ASI atau susu yang ia minum. Bayi gumoh biasanya terjadi pada minggu-minggu awal kelahiran bayi. Biasanya gumoh pada bayi akan berkurang seiring dengan pertumbuhan usianya.
Para orang tua biasanya menyamakan bayi gumoh dengan bayi muntah. Padahal ini merupakan hal yang berbeda. Pada bayi muntah biasanya terjadi kontraksi otot dari perut sehingga menyebabkan sakit pada bayi. Bayi muntah adalah pengeluaran isi lambung atau esophagus secara paksa melalui mulut. Para orang tua harus mewaspadai bayi muntah. Bayi muntah adalah salah satu gejala gangguan pencernaan pada bayi. Bahaya bila bayi muntah ASI atau susu yang sudah masuk ke lambung kemudian mengalir ke saluran pernafasan seperti paru-paru. Hal itu bisa menyebabkan rusaknya paru-paru bayi karena susu atau ASI yang terbawa dari lambung sudah tercampur dengan asam.
Penyebab bayi muntah yang sering ditemui adalah ibu menyusui bayi dengan posisi tidur. Seharusnya bayi disusui adalah keadaan tegak sedangkan sang ibu semi tegak, hal ini dapat melancarkan ASI atau susu yang masuk ke tubuh bayi dan langsung ke saluran pencernaannya. Sendawakan bayi sebelum pindah ke puting susu yang lain. Jika bayi menyusu lewat botol susu, pastikan agar lubang pada botol susu bayi pas ukurannya tidak terlalu besar atau kecil. Penyebab bayi muntah lainnya adalah alergi susu formula. Pastikan bayi tidak alergi pada susu formulanya. Hal ini dapat dikonsultasikan pada dokter anak terlebih dahulu sebelum memberikan susu formula kepada bayi.
Penyebab bayi muntah lainnya adalah stenosis pylorus ini adalah salah satu kelainan bedah anak. Hal ini sangat jarang terjadi namun para orang tua harus mewaspadainya dengan memahami tanda-tanda anak yang terkena penyakit ini. Tanda dari penyakit ini adalah bayi muntah dengan kuat dan terus menerus sehingga mengalami penurunan berat badan. Bayi sering terkena dehidrasi. Mulut bayi kering, keriput pada kulit, mata kering, dan perut membengkak. Segera periksakan bayi jika menemukan tanda-tanda seperti itu.
pakarbayi.com

Yang Menyebabkan Bayi Kejang

Tak jarang bayi Indonesia mengalami kejang dan hal ini sangat mengkhawatirkan bagi para orangtua. Sebenarnya apa yang menjadi penyebab bayi kejang? Kejang demam atau kejang yang disertai demam biasanya terjadi karena bayi memang mengalami suatu penyakit. Contohnya, bayi terkena infeksi pada saluran pencernaannya yang menyebabkan dia demam dan kemudian kejang. Penyakit lainnya yang bisa menyebabkan kejang pada bayi adalah penyakit radang telinga, infeksi pada paru dan infeksi lainnya.
Penyakit diabetes mellitus yang diderita oleh ibu bisa juga menjadi penyebab bayi kejang. Ibu yang terkena penyakit kencing manis ini bisa menyebabkan bayi mengalami kekurangan kadar gula darah. Selain itu, bayi yang pada saat lahir memiliki berat badan lebih dari 4 kg memiliki resiko terkena kejang hingga hari ke-28 dia dilahirkan. Kejang yang timbul karena dua hal di atas biasanya tidak disertai demam.
Kejang yang tidak disertai demam biasanya juga terjadi karena kelainan di otak. Penyakit yang mengganggu fungsi otak bayi bisa membangkitkan kejang. Misalnya perdarahan, tumor dan radang yang terjadi di otak. Dalam hal ini kejang berkaitan dengan otak karena di dalam otak terdapat pusat syaraf tubuh.
Kondisi pada saat hamil juga bisa menyebabkan kejang pada bayi jika ibu terinfeksi salah satu dari virus TORCH. Selain itu, proses kelahiran juga bisa mempengaruhi kejang pada bayi Indonesia. Seperti misalnya pada saat menjelang kelahiran, bayi mengalami infeksi atau cedera. Demikian pula dengan proses kelahiran yang sulit dan bayi yang lahir kuning. Hal-hal ini membuat asupan oksigen ke otak berkurang sehingga bayi mengalami kejang.
Kejang pada bayi juga bisa disebabkan karena bayi memang menderita penyakit epilepsi. Biasanya kejang karena epilepsi lama. Penyebab lain seperti terjadinya gangguan pada peredaran darah dan gangguan metabolisme. Demikian pula karena keracunan makanan, alergi terhadap sesuatu serta cacat bawaan bisa membuat bayi kejang.
Memang ada banyak kemungkinan yang bisa menyebabkan bayi kejang. Bisa juga karena bayi demam. Tingginya suhu tubuh bayi bisa menyebabkan dia menjadi kejang. Sebaiknya bila anak pernah mengalami kejang, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.
pakarbayi.com