Tampilkan postingan dengan label Tips trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips trik. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juli 2012

Menghadapi Cemburu Anak

Cemburu merupakan suatu faktor yang menyertai kebanyakan problem kejiawaan pada diri anak-anak. Adapun yang dimaksud disini adalah cemburu yang tidak sehat, yang dapat merusak diri anak-anak, bahkan terkadag merupakan sebab frustuasinya dan bisa menghadapkannya pada problem kejiwaan.
Cemburu juga merupakan salah satu perasaan alami yang ada pada diri manusia, seperti halnya cinta. Maka keluarga hendaknya bisa menerimanya dengan nyata, namun dalam waktu yang sama tidak pula mengabaikan perkembangannya.
Cemburu merupakan sarana yang akan mengantarkan seorang anak pada kurangnya kepercayaan terhadap dirinya sendiri, ataupun membangkitkannya untuk melakukan permusuhan, perusakan dan juga kemarahan.
Cemburu merupakan perasaan menyakitkan yang muncul karena berbagai keadaan, seperti: kelahiran anak baru pada sebuah keluarga, atau sang anak merasa gagal mewujudjkan harapan-harapannya dan berhasilnya anak lain mewujudkan harapan tersebut, ataupun perasaan memiliki kekurangan akibat dari kegagalan perasaan tersebut.
Pada dasarnya cemburu merupakan perasaan terkombinasi antara perasaan senang untuk berkuasa (unggul) dan perasaan benci (marah). Terkadang perasaan cemburu pada diri seseorang itu disertai dengan perasaan benci (marah), baik terhadap dirinya sendiri ataupun terhadap rekan-rekannya yang mampu mewujudkan tujuan-tujuan mereka, sementara dia tidak mapu mewujudkannya.
Terkadang perasaan cemburu ini disertai dengan gejala-gejala lain, seperti: memberotak, memfitnah, perasaan jengkel, merusak, membangkang, ataupun sifat durhaka. Dan terkadang pula disertai gejala-gejala sejenis yang menyertai perasaan marah (kebencian) yang menyebabkan kondisi frustasi. Seperti apatis, perasaan malu, sensitif, perasaan lemah ataupun hilangnya selera dan juga hasrat dalam berbicara.
Rasa cemburu merupakan persoalan serius bagi kehidupan seseorang yang mengakibatkan konflik kejiwaan yang beraneka ragam. Ia juga akan memunculkan resiko-resiko yang tak disadari bagi dirinya pribadi dan juga sosial. Yakni dengan munculnya gejala-gejala sikap yang beraneka macam, diantaranya: mengompol, mengisap jari, menggit kuku, hasrat untuk menarik perhatian orag lain, serta berusaha memperoleh kasih saying mereka dengan berbagi cara. Atau berpura-pura menunjukkan rasa sakit, takut, goncang, ataupun menampakkan rasa permusuhan dengan terang-terangan.
Untuk menangani perasaan cemburu dan menjaganya dari dampak-dampak negatif, upaya-upaya yang hendaknya dilakukan antara lain:
  • Mengetahui sebab-sebab dan juga penanganannya.
  • Membuat sang anak bisa merasakan nilai (harga) diri dan juga keberadaannya ditengah-tengah keluarga, sekolah, dan diantara teman-temannya.
  • Membiasakan anak untuk ikut serta dalam mencintai anak/orang lain.
  • Mengajarkan kepada anak sejak kecil bahwa hidup itu menerima dan memberi, dan sesungguhnya wajib bagi setiap manusia untuk menghormati hak-hak orang lain.
  • Membiasakan anak dalam persainan yang sehat, dengan bersikap sportif terhadap orang lain.
  • Membangkitkan rasa percaya diri dalam jiwa anak dan meringankan ketajaman perasaan dengan kekurangan ataupun kelemahan pada dirinya.
  • Mewujudkan hubungan-hubungan yang ditegakkan dengan pondasi kebersamaan dan keadilan, tanpa membeda-bedakan ataupun melebihkan atas yang lain, apapun itu jenis kelaminnya, usia, ataupun kemampuan. Jangan memfavoritkan dan jangan pula mengistimewakan, akan tetapi pergaulilah dengan sama.
  • Membiasakan anak untuk bisa menerima keunggulan dan juga kekalahan. Yaitu berusaha mewujudkan keberhasilan dengan mencurahkan dengan segala kesungguhan, tanpa harus merasa cemburu dengan keunggulan anak lain atas dirinya, sehingga dapat mencegahnya dari kehilangan rasa percaya diri.
  • Membiasakan anak yang egois untuk menghormati, menghargai, serta memberikan rasa simpati terhadap sebuah kebersamaan. Dan juga menyertakan anak tersebut dalam berbagai permainan dan peralatan yang dimilikinya.
  • Hendaknya orangtua bersikap teguh terhadap hal-hal yang berkaitan dengan perasaan cemburu pada diri anak. Tidak menampakkan kegoncangan dan juga perhatian yang berlebihan terhadap perasaan-perasaan tersebut. Dan tidak mengabaikan anak yang pasif, dimana perasaan-perasaan cemburu tidak nampak pada dirinya.
  • Pada kondisi kelahiran anak baru, maka tidak boleh mengabaikan anak yang besar dan memberikan perhatian kepada si kecil lebih dari selazimnya. Hendaknya memperhatikan si bayi sesuai dengan kadar kebutuhannya, dan bayi tidaklah membutuhkan hal yang berlebihan.
  • Hendaknya orangtua menahan diri dari sikap membanding-bandingkan secara terang-terangan. Namun hendaknya menganggap bahwa setiap anak itu sebagai pribadi yang memiliki perbekalan dan keistimewaan khusus yang ada pada dirinya.
  • Menumbuhkan hobi yang berbeda diantara saudara-saudaranya, agar setiap anak akan unggul pada masing-masing bidangnya, sehingga bisa menilai dan menghargainya tanpa harus membandingkannya dengan yang lain.
  • Tidak berlebihan dalam mengistimewakan anak yang sakit. Sesungguhnya hal ini dapat menimbulkan cemburu diantara saudara-saudaranya yang sehat.
***
artikel muslimah.or.id
Diringkas dari buku Mengatasi Rewel Si Kecil, Asma’ binti Ahmad Al-Bahishy, Pustaka Ausath

Senin, 05 Desember 2011

Tips Melancarkan ASI

ASI merupakan makanan pokok bagi bayi setelah dia dilahirkan di dunia. Mendapatkan ASI yang lancar pasca melahirkan merupakan dambaan tiap ibu karena ASI sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang sang buah hati.
Pemberian ASI ekslusif kepada bayi sangat dianjurkan sampai bayi berusia enam bulan. Namun tidak semua ibu beruntung memiliki ASI yang lancar bahkan ada beberapa yang tidak mengeluarkan ASI.
Pasti keadaan tersebut membuat si ibu kecewa karena tidak bisa memenuhi kebutuhan utama sang buah hati.
Meski demikian, ada cara-cara yang mungkin bisa ditempuh untuk melancarkan ASI. Berikut ini merupakan tips melancarkan ASI.
Untuk memperlancar ASI, hendaknya si ibu yang sedang menyusi bayinya rajin mengonsumsi susu khusus untuk ibu menyusui karena dalam susu tersebut terkandung banyak zat-zat vitamin dan mineral yang berguna untuk memperlancar ASI di antarannya kandungan kalsium.
Seraya rajin minum susu, hendaknya si ibu juga menjaga pola makannya karena hal ini juga berpengaruh pada kelancaran ASI yang dikeluarkan ibu.
Untuk memperlancar Asi hendaknya ibu memperbanyak mengkonsumsi makanan sayur-sayuran hijau. Sayu-sayuran hijau ini banyak ditemukan di sekitar rumah seperi daun bayam, daun pepaya, dan daun katuk.
Daun katuk merupakan salah satu daun yang dipercaya bisa membantu memperlancar ASI dan kini di pasaran banyak sekali dijumpai ekstrak daun katuk guna mempermudah untuk memperoleh dan mengonsumsinya.
Selain sayur-sayuran hijau, ibu bisa memperbanyak makan kacang-kacangan.
Cara lain yang bisa dilakukan untuk memperlancar Asi adalah dengan memberikan rangsangan pada payudara dengan cara sering menyudukannya pada bayi. Ini merupakan salah satu cara alami yang bisa membantu memperlancar keluarnya ASI.
Selama menyusui bayi hendaknya ibu dalam kondisi tenang dan rileks karena emosi yang ibu rasakan akan mempengaruhi ASI yang ia keluarkan.
pakarbayi.com

Sabtu, 03 Desember 2011

Tips Mengatasi Gusi bengkak





Setiap orang pasti pernah mengalami pembengkakan pada gusi. Selain bengkak, peradangan pada gusi atau gingivitis juga menyebabkan rasa nyeri yang sangat menganggu. Gingivitis umumnya terjadi pada wanita hamil atau akibat efek samping dari obat obatan tertentu.
Berikut beberapa tips untuk mengatasi gusi yang membengkak:
  • Hindari gusi yang meradang dari bahan bahan yang bersifat iritatif seperti rokok, cairan mouthwash atau alkohol.
  • Makanlah makanan yang seimbang dan bergizi.
  • Gunakanlah pasta gigi merk lain seandainya pasta gigi yang anda pakai selama ini kedapatan mengiritasi gusi.
  • Lakukan perawatan gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi.
  • Jika gusi bengkak disebabkan oleh obat, segera ke dokter untuk meminta dokter mengganti dengan obat yang lain.
  • Jika gusi bengkak berlangsung lama dan menganggu asupan makanan, segeralah ke dokter gigi. 
blogdokter.net

Rabu, 09 November 2011

Terapi Kondom Agar Hamil?

Istri yang mengalami alergi sperma suami menyebabkan pembuahan tak kunjung berhasil atau sulit hamil. Alergi sperma sebenarnya istilah untuk mengungkapkan tingginya antibodi istri terhadap sperma suami, sehingga sperma tidak bisa membuahi dan mati karena sistem antibodi tadi.

Androlog, dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd di bagian Kebidanan dan Kandungan RSUP Fatmawati menjelaskan alergi sperma bisa diatasi dengan mengikuti program terapi kondom, yakni suami harus menggunakan kondom setiap kali berhubungan intim.

Di awal pemakaian, mungkin sebagian pasangan merasakan ketidaknyamanan, karena tidak terbiasa. Jadi mereka perlu menyesuaikan diri, apalagi tindakan ini dilakukan dalam waktu cukup lama, sekitar 6-8 bulan.

Tujuan terapi ini supaya sperma tidak masuk ke dalam tubuh istri. Dengan begitu, diharapkan kadar antibodi istri akan menurun secara perlahan, sehingga di 6-8 bulan mendatang tak efektif dalam menghalau sperma yang masuk.

Disiplin
Setiap pasangan harus disiplin ketika menjalani terapi ini. Suami dan istri harus saling mengingatkan untuk menggunakan kondom sebelum melakukan hubungan intim. Jika tidak mau atau lupa memakainya, kemudian terjadi paparan sperma pada tubuh istri, maka kadar antibodi antisperma dalam tubuh istri bisa menguat kembali.

Pakai dengan benar
Pemasangan kondom juga harus tepat, yakni menutup semua bagian penis, memiliki kualitas kondom yang baik, juga sesaat setelah ejakulasi terjadi. Jangan biarkan penis terlalu lama di dalam vagina, karena bisa saja sperma tumpah dan masuk ke dalam vagina maupun rahim.

Di bawah 35 tahun
Terapi ini biasanya dianjurkan pada suami yang pasangannya (istri) berusia di bawah 35 tahun. Alasannya, di atas 35 tahun tingkat kesuburan perempuan umumnya berkurang, sehingga bisa menganggu efektivitas terapi.

Melepas kondom
Setelah 6-8 bulan menjalani terapi, titer antibodi dalam darah istri akan diperiksa kembali di laboratorium. Jika dinilai sudah menurun, biasanya penggunaan kondom bisa dilepas dan diharapkan sperma berhasil membuahi sel telur.

Gaya hidup sehat
Dalam masa terapi, suami dan istri harus menjaga aktivitas, juga menjaga pola makan agar tetap sehat dan seimbang supaya kebugaran terjaga dan kehamilan bisa segera didapat. Meski terapi ini dilakukan, namun aktivitas suami dan istri tidak sehat, kehamilan sangat mungkin tidak dapat dicapai.

Hubungan intim tiap 2-3 hari
Supaya kehamilan bisa didapat cepat, di saat kadar antibodi terhadap sperma istri rendah, maka lakukan hubungan intim secara teratur setiap dua atau tiga hari.

Jika kehamilan lambat dicapai, kemungkinan tak hamil bisa saja terjadi karena antibodi antisperma istri sudah meningkat. Sementara jika pasangan berhasil hamil, dan memiliki anak, serta ingin menambah anak lagi, terapi kondom ini harus dijalankan kembali. Karena biasanya, sistem antibodi antisperma istri sudah menguat kembali.
female.kompas.com

Kamis, 27 Oktober 2011

Cara Alami Merangsang Persalinan

Jika kehamilan sudah mencapai usia 40 minggu dan belum ada tanda-tanda kontraksi maka ibu hamil akan diberikan induksi untuk merangsang persalinan. Tapi ternyata ada cara-cara alami yang bisa dilakukan untuk merangsang persalinan.

Persalinan umumnya tidak akan mulai terjadi ketika seseorang sedang tegang, khawatir atau berusaha keras untuk melahirkan. Karenanya beberapa ibu kadang harus menggunakan bantuan induksi untuk merangsang terjadinya kontraksi. Induksi ini tidak hanya sebatas obat-obatan, tapi juga bisa didapatkan secara alami atau natural.

Induksi alami sebaiknya dilakukan minimal setelah usia kehamilan mencapai 38 minggu. Beberapa hal bisa dilakukan untuk menginduksi persalinan secara alami, seperti dikutip dari Pregnancy.lovetoknow.com dan Babycenter, Sabtu (9/4/2011)yaitu:

Cobalah untuk rileks
Cobalah mandi dengan iar hangat, mendapatkan pijat dengan tujuan relaksasi yang membuat tubuh tenang. Jika rileks maka tubuh akan lebih siap untuk melakukan persalinan. Bisa juga dengan melakukan meditasi seperti menutup mata sambil menarik napas dalam-dlam melalui hidung dan keluarkan di mulut, serta membayangkan hal-hal yang menyenangkan, lembut dan damai mengenao persalinan.

Melakukan hubungan seks
Seks merupakan trik yang paling terkenal untuk memulai persalinan, karena cairan semen mengandung prostaglandin alami yaitu hormon yang terlibat dalam persalinan awal. Kegiatan sederhana lainnya juga bisa membantu seperti meminta pasangan untuk merangsang puting susu sehingga bisa mencapai orgasme. Kondisi ini bisa membantu membuka leher rahim sebesar 2 cm.

Berhubungan seks dan mencapai orgasme bisa mendorong pelepasan oksitosin. Tapi jangan lakukan secara terus menerus, jika sampai setengah jam atau lebih tidak ada perubahan sebaiknya dihentikan dan mungkin bisa mencobanya lagi di lain hari.

Cobalah untuk berjalan-jalan
Melakukan jalan-jalan dengan perlahan dan lembut bisa memulai terjadi kontraksi, menempatkan tekanan pada leher rahim yang dapat mendorongnya untuk membesar. Tapi pastikan tetap mengonsumsi cairan yang cukup, mempertahankan suhu tubuh dan mendengarkan sinyal dari tubuh. Jika tubuh sudah merasa lelah itu memberitahu untuk berhenti.

Berbicara dengan bayi yang dikandung
Studi terbaru menunjukkan berbicara dengan bayi yang dikandung dan memastikan bahwa ia akan merasa diterima dengan baik dan memberikan kesempatan membentuk ikatan dengan bayi yang secara alami bisa menginduksi persalinan.
source: detikhealth.com

Selasa, 25 Oktober 2011

Tips Mencari baby sitter anak

Paska lebaran seperti ini banyak rumah tangga mulai menyadari betapa pentingnya peranan pembantu rumah tangga dan baby sitter. Paska lebaran ini pula banyak rumah tangga dihantui ketakutan bahwa PRT yang selama ini membantu dirumah tidak lagi kembali bekerja. Mencari PRT itu gampang-gampang susah kata banyak orang, tapi faktanya, justru sehabis lebaran inilah puncak supply jasa jenis ini.
Dimana mencarinya?

Saya lebih sering menggunakan rekomendasi, entah dari teman, kerabat ataupun orang tua atau juga dari persatuan pembantu. Pengalaman saya, rekomendasi orang tua (atau orang yang lebih dituakan) paling efektif. Pernah suatu kali PRT rekomendasi teman hanya bertahan 2 hari dirumah. Tradisi rekomendasi orang tua ini juga sudah digunakan oleh generasi bapak saya dalam mencari PRT.

Bagaimana sistem penggajiannya?

Relatif sederhana, sudah ada standar gaji yang cukup fair. Baik terbentuk oleh perda (peraturan daerah) ataupun standar dengan tetangga-tetangga yang lain. Sama seperti mempertahankan karyawan pasti dengan sendirinya ada benefit kesehatan, transportasi, subsidi pendidikan anak dan juga bantuan untuk orang tua. Aturan paling gampang cek tetangga sebelah.

Baby sitter atau pembantu?

Saya baru tahu bahwa baby sitter itu pekerjaan terlatih sama halnya seperti kapster di salon ataupun supir atau hobi memasak. Sudah ada sertifikasi, sistem pendidikan dan pelatihan yang jelas.
Informasi penyalur baby sitter?

Ada yang tahu? cerita seorang teman malah harus berhati-hati karena cukup banyak penyalur yang diblack list nah ada baiknya anda melihat di forum ilmiah.
Ada pengalaman lain? cerita yang bisa disharing?


http://priandoyo.wordpress.com

Senin, 24 Oktober 2011

Cara Mengatasi Bayi Muntah Saat Makan

Bayi Muntah Saat Makan, Bagaimana Cara Mengatasinya ?
      Bayi muntah saat makan tentu sering ibu alami dan hal ini yang membuat ibu selalu khawatir dan sulit untuk diatasi. Hal ini bisa diakibatkan karena mulainya pemberian makanan semi padat, seperti bubur susu, jus buat, ataupun biskuit sereal. Selain itu, dengan pemberian makanan padat pun seperti nasi tim juga bisa menjadi penyebab bayi muntah.
      Jika makanan yang sudah dimasukkan langsung dimuntahkan kembali, bisa jadi terjadi masalah pada daerah sekitar mulut bayi. Untuk itu, perlu Anda ketahui dan jangan terlalu khawatir karena hal tersebut masih dalam tahap proses bayi untuk menelan dan mengunyah makanan. Proses inilah yang menyebabkan bayi muntah saat dimasukkan makanan, karena proses untuk menelannya belum baik atau bisa juga karena makanan yang Anda berikan tidak ia sukai.
      Jangan khawatir, hal ini tidak akan berlangsung lama dialami bayi hanya tahap awal ketika bayi diperkenalkan dengan makanan semi dan padat saja. Dan jika terjadi bayi muntah setelah makanan masuk ke dalam lambung setelah setengah jam, bisa saja terjadi kemungkinan adanya gangguan pencernaan. Lalu bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi si kecil yang selalu saja muntah ketika saat atau setelah makan? Berikut penjelasannya.
Saat menelan refleksnya belum baik
Makanan yang Anda masukkan pertama kali ketika berada di bagian depan lidahnya, bayi akan berusaha menjulurkan lidahnya untuk menelan makanan. Tetapi karena akibat awal perkenalan makanan maka bisa jadi bayi pun mengeluarkan lagi makanannya. Seperti halnya dalam belajar merangkak, ketika ia memulai untuk maju yang terjadi adalah ia melakukan mundur karena proses koordinasi pada motoriknya belum baik.
Jika yang terjadi ketika makanan dimuntahkan oleh bayi, maka jangan lakukan untuk memaksanya memasukkan makanan kembali pada posisi bayi mendatar. Ini dapat menyebabkan bayi batuk dan muntah, serta berbahaya jika makanan yang masuk bisa mengganggu saluran pernafasan dan terjadi penyumbatan hingga berakibat fatal.
Refleks menelan ini akan segera membaik dan tergantung pada kemampuan masing-masing bayi. Pada umumnya, proses tersebut bisa dilakukan dengan baik jika setelah usia 6 bulan ke atas. Namun, bila si kecil masih tetap mengalami hal yang serupa pada tahap awal perkenalan sulit untuk menelan makanan semi padat dan padat, maka Anda dapat mengatasinya dengan mengencerkan kembali makanan tersebut hingga ia dapat menelan.
Tidak kenal dan tidak suka dengan makanan
Saat bayi harus memulai dengan makanan yang baru baik semi padat ataupun padat, tentu ia baru mengenal makanan yang akan dikonsumsinya dan berbeda dari makanan sebelumnya. Pada awal pengenalan inilah tentu bayi tidak mengenal atau bahkan tidak menyukai makanan yang Anda berikan. Dengan begitu, ia akan mudah menolak dan memuntahkannya.
Jika kembali bayi memuntahkan makanannya, maka jangan Anda memaksanya kembali untuk memasukkan makanan ke dalam mulutnya karena ini hanya akan membuat bayi menjadi trauma saat melihat makanan yang Anda berikan. Tetapi cobalah untuk mengencerkannya sedikit agar bayi mau makan.
source: melindahospital.com

Cara Menyimpan ASI

Bingung bagaimana Cara menyimpan asi yang benar sebaiknya bagi para ibu membaca sekilas Tips Cara Menyimpan Asi Perah agar tidak terjadi sesuatu hal yg sifatnya merugikan kesehatan sang anak. Memang banyak sebab mengapa asi perlu disimpan salah satunya karena Ibu tidak dapat menyusui anak secara langsung. Contoh sang ibu sedang jatuh sakit dan memerlukan istirahat, bisa juga karena bayi telah dapat diberi makanan tambahan pelengkap pendamping ASI. Selain itu penyebabnya seperti sang Ibu tidak dapat bersama sang bayi dikarenakan harus bekerja diluar rumah tapi selalu menginginkan supaya bayi Ibu mendapatkan asupan gizi dari Asi terbaik setiap saat.
Cara Menyimpan Asi
Memerah ASI dengan tangan:
Sebelum mulai memerah ASI, kompres payudara Ibu dengan air hangat agar otot-otonya melunak. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum memerah ASI. Persiapkan peralatan yang diperlukan seperti baskom bersih untuk tempat ASI perahan dan kain bersih untuk lap. Selanjutnya segeralah memerah ASI:
* Pegang payudara Ibu dengan sebelah tangan lalu lakukan pemijatan dari bagian atas payudara menuju puting. Pijat menyeluruh, termasuk bagian bawah payudara.
* Langkah berikutnya, tekan perlahan-lahan pada area di belakang areola (kulit berwarnya gelap diseputaran puting susu) dengan ibu jari dan telunjuk.
* Tekan kedua jari bersamaan, lalu tekan ke arah pucuk puting agar mengeluarkan ASI Ibu. Berhati-hatilah ketika menekannya, ASI bisa dapat memancar ke segala arah :)
Cara Menyimpan Asi dengan pompa elektrik:
Dengan pompa ASI, Ibu bisa memerah dengan lebih cepat dan mudah dibanding menggunakan tangan. Kendurkan otot dan saluran ASI di payudara dengan menaruh handuk hangat kuku di atas payudara bisa juga dengan mengurut-urut sebelumnya dan pastikan pompa yg akan digunakan sudah disterilkan sebelum dipakai.
Lamanya memompa ASI sangan bergantung pada pompa yang ibu digunakan. Pemerahan ASI bisa mencapai waktu antara 15/45 menit dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Menyimpan ASI perah:
Simpan ASI di lemari es bawah atau di bagian pembeku freezer. Sekali dihangatkan, semua ASI yang tersisa harus dibuang. Jangan lupa juga untuk menuliskan tanggal pada ASI yang Ibu simpan. ASI dapat disimpan selama beberapa waktu:
* 72 jam di dalam kulkas
* Tiga bulan di dalam freezer (penyimpanan ini dapat mengurangi jumlah antibodi dalam ASI)
Cara mengatasi ASI yang membeku:
Rendam ASI di air panas sampai mencair seluruhnya. Periksa suhu ASI sebelum diminumkan kepada bayi Ibu dengan cara meneteskannya ke punggung tangan. Setelah itu, berikan ASI sesegera mungkin. Harap untuk diingat, jangan pernah melelehkan apalagi menghangatkan ASI di microwave karena banyak sekali terdapat zat-zat penting dalam ASI akan hancur. Bukan hanya itu saja, panas yang ditimbulkan dari microwave tidak rata, sehingga dikhawatirkan akan sangat berbahaya bagi bayi karena terlalu panas
(Sumber http://www.clubnutricia.co.id).

Tips Sederhana Merancang Nama Bayi

Tips Sederhana Merancang Nama Bayi Anda. Bagi sebagian orang, merancang nama untuk anak mudah saja karena sejak belum menikah ia mungkin sudah mengangan-angankan akan memberi nama tertentu untuk anaknya kelak. Bagi orang lain, membuat nama bayi hanya membuatnya pusing. Bahkan, harus dibantu doa agar ia bisa menemukan nama yang tepat.
Pada dasarnya, nama seharusnya mengandung doa, atau tepatnya, pengharapan akan sesuatu yang baik untuk seseorang. Apakah Anda ingin anak Anda nanti menjadi anak yang setia, cerdas, dan selalu menularkan kasih kepada orang di sekitarnya? Cobalah merancang nama dari pengharapan tersebut, entah dari bahasa daerah, bahasa Indonesia, Sansekerta, atau dari sumber-sumber lain. Percaya deh, urusan merancang nama ini akan menjadi kegiatan seru untuk Anda dan suami yang sedang menanti kelahiran si kecil. Untuk mempermudah Anda, coba pertimbangkan 7 hal berikut ini:
1. Memiliki makna
Banyak nama bayi yang diambil dari bahasa-bahasa tertentu yang memiliki makna, misalnya seperti kebiasaan suku Tapanuli (atau orang Hawai). Sedangkan kebanyakan nama yang lain hanya merupakan rekaan saja. Jika Anda menemukan sebuah nama yang terdengar cantik, namun maknanya kurang berarti, sebaiknya jangan dipakai. Saat mencari nama-nama bayi di internet, cobalah mencari dengan kata kunci berdasarkan karakter si anak. Namun sebaliknya, jangan menonjolkan unsur makna saja tanpa mempertimbangkan keindahan.
2. Mudah dieja
Anda mungkin bangga karena berhasil menciptakan nama yang unik untuk si kecil. Namun jika nama yang Anda berikan sulit dibaca atau diucapkan, coba pertimbangkan lagi. Anak bisa mengalami kesulitan ketika sudah mulai masuk sekolah nanti. Misalnya, nama yang ditulis di ijazah tidak sama dengan nama di akte kelahiran (karena begitu sulit dieja). Masalah ini akan terus mengikutinya, selama ia harus menangani dokumen pribadi.
3. Tidak membuat anak tertekan
Meskipun nama itu mengandung harapan akan kebaikan untuk si anak, Anda perlu mengingat bahwa jaman telah berubah. Anak telah memiliki wawasan yang jauh lebih luas berkat sumber informasi yang lebih mudah diakses. Jangan sampai kelak anak merasa sangat tidak nyaman dengan nama pemberian orangtuanya. Besar kemungkinan, anak mendapat tekanan sosial berupa ejekan dari teman-temannya. Mampukah kelak ia menghadapi tekanan sosial semacam itu?
4. Tidak ada kenangan khusus
Anda mungkin telah menyimpan nama yang cantik untuk anak Anda, namun belakangan Anda baru tahu, nama itu ternyata sama dengan nama mantan kekasih suami. Atau, suami baru tahu bahwa nama anak lelaki pertamanya ternyata sama dengan nama mantan kekasih Anda. Bila nama ini mengandung kenangan tertentu tentang orang-orang di masa lalu, Anda pasti tak ingin menggunakannya lagi untuk anak Anda.
5. Unsur agama
Nama yang mengandung unsur agama juga merupakan pilihan yang bijak, karena nama ini akan langsung menunjukkan identitas Anda. Hanya saja, sering kita temui orang yang salah memilih nama. Pastikan Anda menyandang nama dengan unsur agama yang Anda anut, bukan agama yang lain.
6. Penghargaan untuk seseorang
Anda menghormati atau mengidolakan seseorang? Boleh saja Anda mencomot sebagian namanya. Namun harap diingat, pilih nama yang tetap mengandung makna yang baik. Selain itu, ambil nama depannya, bukan nama belakangnya. Jadi jika Anda mengagumi Gwyneth Paltrow, comotlah “Gwyneth”-nya, bukan “Paltrow”-nya. Sebab orang lain akan mengira Paltrow adalah nama belakang suami Anda.
7. Seni mempadupadankan
Adalah hak Anda untuk membuat nama seperti apa pun yang Anda mau. Untuk memastikan bahwa nama itu terdengar indah, coba ucapkan dengan keras. Akan lebih baik jika Anda memadukan nama pendek (dengan dua suku kata) dengan nama panjang (tiga atau empat suku kata). Atau sebaliknya, nama panjang dulu, baru nama pendek. Atau, bila nama depannya agak kebarat-baratan, lanjutkan dengan nama Indonesia.
[ kompas.com ]

Kamis, 20 Oktober 2011

Tips untuk mengatasi Batuk Pilek dan Flu

Bila anak terserang batuk pilek ataupun flu ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya tanpa harus ke dokter terlebih dahulu. Pengobatan medis dilakukan bila keluhan atas penyakit tersebut sangat mengganggu dan antibiotika diberikan apabila dicurigai ada infeksi yang terjadi oleh bakteri sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan di rumah untuk anak anda :
~ Banyaklah meminum air putih sebagai pengencer dahak
~ Bila saluran nafas tersumbat berilah air garam steril bisa diberikan sebagai tetes hidung untuk mengencerkan ingus
~ Atau menghirup uap air hangat
~ Jemurlah bayi di pagi hari
~ Konsumsilah sup sayuran dengan bumbu bawang putih. Kandungan bahan kimianya bisa berfungsi sebagai antiprotozoa, antimikroba dan antivirus
~ Konsumsi vitamin C yang dapat mengurangi parahnya penyakit
~ Setelah anak tidur letakkanlah ember berisi air mendidih di dalam ruangan agar udara tidak kering
~ Cucilah tangan sesering mungkin
Bila hal tersebut tidak mengurangi sakitnya, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
www.ibuanakbanget.com