Tampilkan postingan dengan label Tekanan Darah Tinggi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tekanan Darah Tinggi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Agustus 2012

Pengobatan Akupunktur Tekanan Darah Tinggi

Banyak orang yang menghiraukan akan bahaya dari penyakit darah tinggi, padahal salah satu cikal bakal lahirnya atau penyebab terjadinya penyakit jantung maupun stroke adalah dari penyakit darah tinggi itu sendiri.

 Penderita yang mempunyai sekurang-kurangnya tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat diperkirakan mempunyai keadaan darah tinggi. 

 Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor risiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.

Klasifikasi Tekanan Darah Pada Dewasa menurut JNC VII
Kategori Tekanan Darah Sistolik Tekanan Darah Diastolik
Normal < 120 mmHg (dan) < 80 mmHg
Pre-hipertensi 120-139 mmHg (atau) 80-89 mmHg
Stadium 1 140-159 mmHg (atau) 90-99 mmHg
Stadium 2 >= 160 mmHg (atau) >= 100 mmHg

Gejala Penyakit Darah Tinggi

Meskipun penyakit darah tinggi tidak menimbulkan gejala seperti penyakit lainnya, akan tetapi jika penyakit darah tinggi atau hipertensi yang sudah menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala seperti berkiut ini :

Sakit kepala
Kelelahan
Mual
Muntah
Sesak napas
Gelisah
Pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.

Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif, yang memerlukan Penanganan Segera !



Penyebab Darah Tinggi :

Penyebab atau pun pemicu yang bisa menimbulkan terjadinya penyakit darah tinggi bisa di kelompokan kedalam 2 bagian, yaitu faktor biologis dan faktor buatan (akibat diri sendiri).

Faktor biologis, seperti :

Usia

Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, tekanan darah pun akan meningkat.
Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.

Keturunan

Jika seseorang memiliki orang-tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.

Faktor buatan, seperti :

Garam

Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua, dan mereka yang berkulit hitam.

Kolesterol

Kandungan lemak yang berlebih dalam darah Anda, dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. Kendalikan kolesterol Anda sedini mungkin. Untuk tips mengendalikan kolesterol, silahkan lihat artikel berikut: kolesterol.

Obesitas atau Kegemukan

Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.

Stress

Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.

Rokok

Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Kebiasan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung dan stroke. Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi, merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah.

Kafein

Kafein yang terdapat pada kopi, teh maupun minuman cola bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan juga menyebabkan tekanan darah tinggi.

Kurang Berolahraga

Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi Anda namun jangan melakukan olahraga yang berat jika Anda menderita tekanan darah tinggi.


 Pengobatan Tekanan Darah Tinggi :

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengobati atau menurunkan tekanan darah tinggi adalah pengobatan tradisional. Pengobatan tradisional adalah pengobatan yang telah teruji selama ribuan tahun pada zaman dahulu kala untuk mengobati penyakit ringan maupun berat. Pengobatan tradisional merupakan pengobatan tanpa efek samping dan alami. Pengobatan secara berkala dapat menyembuhkan penyakit secara total.

Pengobatan tradisional dapat berupa pengobatan akupunktur, pijat tradisional, akupresur, fisioterapi, terapi bekam, terapi kerok, refleksi kaki maupun ramuan obat-obat tradisional, Pengobatan secara holistik dapat menyembuhkan penyakit tekanan darah tinggi secara total. 

"Accurate" Health Center Medan merupakan pengobatan yang bergerak di bidang tradisional Cina, terutama akupunktur. Pengobatan akupunktur secara berkala dapat membantu pasien menurunkan tekanan darah tinggi dan refleksi kaki dapat membantu pasien untuk membersihkan penyakit sehingga tidak kambuh kembali. 

Hubungi Accurate Health Center Medan untuk penanganannya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : http://www.accuratehealth.blogspot.com

Selasa, 19 Juni 2012

Tiga Mitos Yang Salah Tentang Hipertensi

Banyak mitos yang berkaitan dengan penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) yang ada dimasyarakat dan sudah terkanjur dipercayai padahal mitos tersebut sangat menyesatkan dan bisa merugikan pasien hipertensi. Berikut ini adalah tiga mitos seputar hipertensi yang menyesatkan menurut Pakar kardiologi dari Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Santoso Karo Karo (dikutip dari antara.co.id):

mitos pertama : "gejala khas hipertensi adalah pusing atau tengkuk yang terasa pegal” mitos ini 100 persen salah !!!!!!

yang benar adalah : hipertensi tidak memiliki keluhan khas, dan keluhan seperti diatas bisa disebabkan oleh berbagai hal lain.
Satu-satunya cara untuk mengetahui tekanan darah adalah dengan melakukan pengecekan tekanan darah.

Mitos kedua :“mengonsumsi obat hipertensi setiap hari bisa menyebabkan gangguan ginjal” mitos ini juga salah !!!!

Yang benar adalah : .jika hipertensi  tidak dikendalikan dengan obat, justru hipertensi dapat merusak organ tubuh sasaran seperti ginjal, jantung, otak, serta pembuluh darah," katanya.

Mitos ketiga : “penderita hipertensi lanjut usia tidak perlu mengonsumsi obat karena penyakit itu dianggap sebagai gangguan kesehatan wajar pada orang tua “ mitos ini juga salah.!!!!

Yang Benar adalah : Orang usia lanjut yang menderita hipertensi cenderung lebih rentan terkena kerusakan organ sasaran, sehingga satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah dengan mengkonsumsi obat anti hipertensi

Gangguan Tidur Meningkatkan Resiko Hipertensi

Gangguan tidur (insomnia) bisa meningkatkan resiko menderita hipertensi (tekanan darah tinggi ), demikian sebuah hasil penelitian terbaru seperti yang dikutip dari Eurekalert.com.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari the Henry Ford Center for Sleep Disorders,  hipertensi lebih berpeluang terjadi kepada para penderita insomnia daripada orang yang tidak punya kesulitan tidur pada malam hari.
"Penyebab darah tinggi pada orang yang insomnia adalah seringnya orang itu terbangun malam dan durasi transisi antara terjaga dan terlelap," kata Christopher Drake, salah satu peneliti.


Insomnia adalah kondisi di mana seseorang tidak bisa tidur atau tidak bisa tidur tanpa jeda terbangun. Keluhan insomnia ini dialami oleh banyak orang di Amerika.

Dalam penelitian ini, para peneliti mencermati 5.314 responden penderita insomnia dan dibandingkan dengan orang tanpa keluhan pola tidur.
Jajak pendapat disampaikan lewat internet dan mencari tahu gejala-gejala insomnia, kebiasaan tidur, dan tekanan darah, demikian dikutip

Jadi bagi Anda yang mengalami gangguan tidur (insomnia) harus lebih waspada akan mengalami peningkatan tekanan darah

Rabu, 27 April 2011

Kopi Ternyata Tidak Menyebabkan Hipertensi

Selama ini mungkin Anda pernah mendengar bahwa terlalu banyak minum kopi bisa menyebabkan hipertensi. Mitos ini seakan sudah begitu dipercayai sebagai sebuah kebenaran, sehingga bahkan kadang-kadang dokter juga menyarankan pasiennya untuk menghindari kopi untuk menurunkan tekanan darah. Namun sebuah penelitian terkahir di Amerika Serikat mengungkapkan fakta yang sebaliknya, bahwa tidak ada bukti kopi dapat meningkatkan risiko hipertensi.

'American Journal of Clinical Nutrition' melaporkan beberapa hasil penelitian dengan jumlah peserta studi keseluruhan 170 ribu orang, yaitu : kebiasaan minum 3 cangkir kopi sehari tidak ada hubungannya dengan peningkatan risiko hipertensi. Hal ini diungkapkan oleh Liwey Chen, seorang peneliti Kesehatan Masyarakat di Universitas Louisiana di New Orleans, yang dikutip oleh Reuters.

Walaupun hasil penelitian menunjukan demikian, tetapi tidak berarti bahwa banyak minum kopi bukan tidak memiliki resiko sama sekali. Dari penelitian diketahui bahwa resiko hipertensi pada mereka yang minum 3 cangkir kopi sehari sedikit berbeda dari mereka yang minum kurang dari 3 cangkir.

Lawrence Krakoff, seorang peneliti di 'Mount Sinai Medical Center', New York, juga menyatakan bahwa kopi tidak menimbulkan resiko tekanan darah tinggi. Menurutnya hubungan antara kopi dan tekanan darah tinggi sangat sulit untuk dijelaskan. Tetapi perlu diingat efek kopi pada setiap orang berbeda-beda.