Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Mei 2012

Sering Masturbasi Bisa Membuat Kaki Lumpuh


Masturbasi adalah kegiatan menstimulasi atau memberi rangsangan pada alat kelamin sehingga orang yang melakukannya bisa mendapat kepuasan secara seksual. Remaja adalah golongan yang paling sering melakukan kegiatan ini, karena mereka sudah memasuki usia akil balik dan alat reproduksi remaja sudah berada dalam kondisi yang matang. Bahkan saat ini banyak remaja yang mengalami kecanduan masturbasi.

Akibat sering masturbasi akan mengakibatkan kondisi badan cepat lelah. Karena kegiatan mastrubasi juga membutuhkan energi dan menguras tenaga yang cukup banyak. Apalagi bagi mereka yang mengalami kecanduan masturbasi, selain badan menjadi mudah lelah juga akan menghabiskan waktu yang sebenarnya bisa digunakan untuk melakukan kegiatan lain seperti belajar menjadi hilang dengan sia-sia.


Sebuah hasil penelitian menunjukan, ketika melakukan masturbasi otot di beberapa bagian tubuh terutama otot kaki menjadi lebih kencang karena ada gerakan dan tarikan yang kuat. Jika kekencangan tersebut sering terjadi dan melebihi batas kekuatan otot, bisa menimbulkan akibat yang sangat fatal yaitu putus. Putusnya otot ini mengakibatkan efek yang tidak kalah tragis yaitu kelumpuhan. Inilah salah satu akibat sering masturbasi secara tidak langsung. Meski peristiwa ini jarang terjadi, namun tidak boleh disepelekan begitu saja.

Setelah mengetahui akibat sering masturbasi, para remaja sebaiknya bisa mengendalikan hawa nafsunya agar tidak melakukan kegiatan yang bisa menimbulkan efek sangat merugikan tersebut. Dan selain tidak melakukan masturbasi, remaja juga perlu menjaga kesehatan alat kelaminnya. Salah satu cara untuk untuk menjaga kesehatan alat kelamin remaja adalah selalu mengganti pakaian dalam minimal dua kali dalam satu hari. Selain itu juga jangan menggunakan pakaian dalam milik orang lain. Ini untuk menghindari terjadinya penularan penyakit yang mungkin sudah menjangkiti orang tersebut.

Dan yang tidak kalah penting dalam menjaga kesehatan alat kelamin remaja, jangan melakukan hubungan seks sebelum menikah apalagi suka berganti-ganti pasangan. Jika ini dilakukan maka penyakit kelamin akan lebih mudah dan cepat menular. Jadi tidak berbeda jauh dengan kecanduan masturbasi, seks bebas juga sama-sama membahayakan.

Agar lebih mengetahui bagaimana cara menghindari kecanduan masturbasi dan seks bebas, bacalah buku-buku bacaan yang mengulas tentang pendidikan seks dan kesehatan alat kelamin remaja. Jika ada masalah yang tidak diketahui jangan takut atau segan untuk bertanya pada orang tua atau guru di sekolah. Jangan mencari informasi sendiri yang sumbernya tidak jelas dan menyesatkan.

Sabtu, 26 November 2011

Efek Pelukan Lebih Dahsyat Dibanding Bercinta

Seberapa sering Anda memeluk pasangan? Tak hanya sekadar mempererat hubungan secara fisik, pelukan merupakan ekspresi kasih sayang yang dapat menjaga keharmonisan hubungan melebihi hubungan intim.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa pelukan akan meningkatkan produksi hormon cinta oksitosin yang akan meredam hormon stres kortisol. Bahkan, tingginya frekuensi pelukan antarpasangan menjadi indikator hubungan harmonis yang lebih akurat dibandingkan frekuensi hubungan intim. 


"Berpelukan bukan hanya memberikan kenikmatan sensual, tetapi juga perasaan nyaman, aman, dan meningkatkan rasa persahabatan. Semuanya sama pentingnya dengan manfaat hubungan seksual,“ ujar Paula Hall, pakar hubungan dari layanan kencan online 'Parship', seperti dikutip dari laman 
Daily Mail.


Menurut Paula, pelukan yang kerap dilakukan dapat menciptakan keintiman hubungan emosional yang sebenarnya. Efeknya diklaim jauh lebih besar dibandingkan hubungan seksual yang cenderung menjadi media untuk mencairkan kebekuan komunikasi secara emosi. 


Ia menambahkan bahwa tindakan non-seksual seperti, memeluk, dan membelai, mendorong ikatan emosional yang lebih santai. Percakapan pun akan terasa lebih intim. Ini terjadi karena memeluk, menyentuh dan membelai menghasilkan hormon oksitosin yang menghasilkan perasaan bahagia. 


"Oksitosin diproduksi dengan sentuhan dan membuat kita merasa baik, juga menginspirasi kita untuk menyentuh lebih banyak," kata Paula. "Itu berarti bahwa semakin sering Anda menyentuh, Anda akan merasa semakin dekat dan semakin ingin menyentuh."
 

Keuntungan lain pelukan adalah bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, tidak seperti hubungan seksual yang membutuhkan tempat sangat privat. 


Oksitosin
 
Peningkatan produksi hormon oksitosin menjadi kunci utama efek dahsyat pelukan. Peningkatan hormon ini juga terjadi setelah persalinan yang memengaruhi terbentuknya ikatan kuat antara ibu dan anak. Yang pasti, peningkatan oksitosin akan menumbuhkan rasa cinta, bahagia, tenang, dan nyaman.

Oksitosin juga terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan hormon stres kortisol. "Oksitosin bahkan memainkan peran dalam membantu tubuh tetap sehat . Oksitosin juga sebagai anti-inflamasi alami, dan memiliki sifat anti penuaan,” kata psikiater klinis dan penulis Dr Brenda Davies mengatakan. 


Dalam kondisi normal, pria dan wanita menghasilkan jumlah oksitosin yang sama di tubuhnya. Namun, wanita cenderung merasakan efek yang lebih kuat karena dipengaruhi hormon estrogen. "Bagi banyak wanita, Anda bisa mengatakan oksitosin adalah berkah, karena membuat pria lebih empati," kata Dr Keith Kendrick dari Universitas Cambridge.
 

Mengapa Perempuan Jarang Nonton Film Porno?

Bagi wanita, ada ketidaknyamanan melihat film porno yang tak ada ikatan emosional di antara aktornya, apalagi jika adegannya terlihat memaksa atau menyakitkan./SHUTTERSTOCK
Pernah bertanya mengapa sedikit atau jarang perempuan yang suka sekali nonton film porno ketimbang pria? Apakah Anda pernah mencoba nonton film porno bersama si dia tetapi mendapati Anda biasa-biasa saja, sementara si suami sudah terlihat “enggak sabaran”? Berikut ini alasannya:
Masalah visual
Kebanyakan film porno ditargetkan untuk penonton pria. Gairah pria dengan mudahnya terstimulasi lewat rangsangan visual, sementara wanita butuh rangsangan emosional atau mental. Karena itu kebanyakan film porno yang ditujukan untuk perempuan atau pasangan ada cerita dan alurnya, kebalikannya, film porno untuk pria condong bersifat keras dan langsung. Karena, pada dasarnya, langkah-langkah bercinta dan “memadu kasih” itulah yang terpenting dalam konteks cerita yang lebih besar. Sebagian besar film porno, foreplay adalah hal yang jarang dilakukan, kebanyakan aktornya langsung ke sesi utama.
Kurang menarik
Salah satu bagian terpenting dari tubuh pria di film-film porno kebanyakan adalah bagian penisnya. Hal ini pulalah yang mungkin menjelaskan mengapa hanya ada sedikit aktor film porno yang memiliki tampilan wajah menarik di film porno. Perempuan juga tak begitu tertarik melihat pemeran perempuan di film porno yang kebanyakan berambut pirang, sangat kurus, berbuah dada sangat besar, dan bibir bengkak karena disuntik kolagen.
Dibuat-buat
Wanita pun tak terlalu tertarik akan situasi dan aksi yang sering terjadi di film porno. Kebanyakan kali, para pemeran di film porno terlihat tidak saling menyukai. Bagi pria, aksi bersanggama saja sudah cukup, sementara perempuan lebih mencari rasa antara aktor dan aktrisnya, saling sayang, dan lainnya.
Porno menurunkan nilai
Sebagian wanita menilai film porno menurunkan nilai atau menjijikkan. Kebanyakan wanita tidak menyukai ide hal-hal aneh yang dilakukan di film porno, seperti tingkah-tingkah hardcore yang sering ada di film-film porno.

Film porno terkesan “nakal”

Wanita secara umum tidak memiliki dorongan sekuat pria dalam hal seksualitas. Wanita kadang tak suka dipanggil dengan julukan-julukan nakal, banyak pula yang enggan menunjukkan gairah seks yang menggebu kepada pasangannya, atau mengakui bahwa ia juga merasakan kenikmatan dari menyaksikan adegan di film pornografi.

Jumat, 11 November 2011

Mitos Hari Valentine

Valentine yang selalu dirayakan setiap tanggal 14 februari sangat dinanti-nanti oleh muda-mudi di seluruh dunia tidak hanya di eropa, tapi juga di Indonesia.
Di hari spesial ini para remaja khususnya muda-mudi akan mengekspresikan rasa cinta mereka kepada pasangannya, ada yang memberikan bunga, coklat, candle light dinner ataupun hanya sekedar menelpon kekasihnya untuk mengucapkan selamat valentine.
Sebenarnya adakah diantara kita yang tahu bagaimana sejarah atau mitos valentine sebenarnya ?
Menurut mitosnya di romawi pernah ada suatu festival yang diarayakan pada tanggal 15 februari, dimana festival ini dirayakan sebagai rasa penghormatan kepada Lupercus.

Festival ini biasanya diadakan pada saat musim semi. Dimana salah satu kebiasaan muda-mudi disana melakukan pengundian nama-nama gadis yang kemudian di taruh di dalam toples, kemudian setiap nama gadis yang keluar dari toples maka gadis yang namanya terpilih harus menjadi kekasihnya.
Legenda menyebutkan bahwa pada saat itu hari libur lupercus berubah menjadi hari valentine dan dimajukan sehari menjadi tanggal 14 februari, ketika seorang pendeta bernama valentine yang merupakan seorang pendeta agama Kristen.
Pada saat itu Kristen adalah agama baru. Kaisar yang memerintah pada saat itu adalah Claudius II dimana kaisar melarang para prajurit muda untuk menikah bahkan bertunangan ataupun memiliki kekasih.
Hal ini karena kaisar menyakini bahwa jika para prajuritnya menikah, maka mereka akan lebih memilih untuk tinggal dirumah bersama keluarganya daripada memilih berperang.
Valentine menentang keputusan kaisar dan diam-diam melakukan pernikahan. Dan akhirnya diketahui oleh kaisar dan dijatuhi hukuman penjara dan kemudian dihukum mati.
Valentine dihukum mati pada tanggal 14 februari pada malam hari libur roma lupercalia. Setelah kematiannya valentine diberi nama santo. Setelah seluruh masyarakat roma memeluk agama Kristen.
Para pendeta memindahkan hari libur musim semi dari tanggal 15 februari menjadi tanggal 14 februari.
Sekarang hari libur santo valentine lebih dikenal sebagai hari valentine daripada hari libur lupercus.

Bimbingan Belajar Terkenal Tidak Selalu Terbaik

Mencari tempat bimbingan belajar sekarang ini tidak sulit. Sektor pendidikan merupakan kebutuhan banyak orang, sehingga beberapa orang juga melihatnya sebagai lahan bisnis. Hal inilah yang menjadikan tempat les seperti ini sebagai ajang bisnis, yang membuat kualitas pendidikan yang mereka berikan berorientasi pada uang.
Seperti layaknya bisnis, promosi merupakan ujung tombak utama. Setiap perusahaan pasti memperkenalkan produknya besar-besaran, karena itulah maka kita harus tahu bahwa yang terkenal belum tentu terbaik, termasuk dalam hal lembaga bimbingan belajar ini.

Beberapa lembaga bimbingan belajar terkenal seperti Primagama, Ganesa Operation, Quantum ataupun SSC menjadi rebutan. Beberapa lembaga ini dikenal memiliki kualitas yang bagus untuk tempat les ataupun mencari soal tes pelatihan belajar, namun apakah memang benar begitu?
Kita tidak tahu hingga kita mencoba. Masyarakat kita terbiasa mencoba sesuatu yang sudah mereka ketahui atau akrab di telinga. Hal ini dimanfaatkan secara baik oleh pelaku bisnis dengan mengadakan promosi sehingga sebuah bimbingan belajar yang punya nama di Jawa, ketika membuka cabang di Bali langsung diserbu oleh siswa.
Khusus bagi kasus seperti ini, bimbel terkenal yang membuka cabang di Bali, yang harus kita analisa adalah bahwa mungkin mereka menerapkan konsep belajar yang sama seperti di pulau Jawa, namun apakah kualitas sumber daya manusia yang menerapkan konsep itu sama hebatnya dengan di Jawa?
Hebat tidaknya sebuah konsep tergantung pengaplikasiannya. Jika konsep tempat les terbaik di Jakarta dibawa ke Bali oleh ahlinya dan ahlinya yang langsung mengajar, kita bisa percaya bahwa tempat les serta sumber soal tes tersebut memiliki kualitas yang terjamin. Namun hati-hati jika konsep hanya diterapkan namun oleh tutor baru. Mengetahui kualitas tutornya adalah hal utama yang harus dilakukan untuk mendapatkan tempat les terbaik ini.
Untuk mendapatkan tempat les terbaik dan soal tes berkualitas, terapkanlah pola pikir ini. Yang terkenal memang belum tentu terbaik, namun mereka memiliki kemungkinan jaminan kualitas karena mereka sudah memiliki pengalaman dalam penerapan konsep belajar yang efektif. Jadi sebelum mencoba, baiknya mencari informasi pada orang-orang yang sudah pernah les disana.

Minggu, 06 November 2011

Tiga Kesalahan Wanita Saat Pria Selingkuh

Ada saja alasan yang terucap saat pria selingkuh. Beberapa mengaku terpaksa berkhianat karena khilaf, dendam, namun ada juga yang percaya diri melakukannya karena yakin tak akan pernah ketahuan. Yang pasti banyak hubungan hancur gara-gara perselingkuhan.
Saat mengendus ketidaksetiaan pasangan, lebih baik selesaikan secara dewasa. Kedepankan komunikasi mengenai komitmen, bukan emosi. Jangan lakukan tiga kesalahan yang jamak dilakukan sejumlah wanita berikut ini, seperti dikutip dari Shine:
1. Investigasi Saat mencurigai pasangannya selingkuh, banyak wanita yang tak bisa tinggal diam. Kesalahan pertama yang biasa dilakukan adalah meluncurkan misi pencarian fakta secara diam-diam. Dengan segenap energi, mereka mulai memata-matai aktivitas pasangan, dan mengumpulkan informasi dari lingkungan sekitar.
Dalam kondisi penuh curiga, wanita kerap memadukan tingkah dan pikiran yang tak masuk akal, yang pada akhirnya justru akan semakin mengacaukan hubungan.

Jika Anda mencurigai pasangan selingkuh, lebih baik ajak bicara baik-baik secara dewasa. Penemuan bukti-bukti bahwa dia selingkuh tidak akan menyelesaikan masalah. Hanya akan memunculkan rasa paranoid dan membuat Anda ‘gila’. Kedepankan komunikasi untuk mempertegas komitmen daripada membuang energi yang justru membuat resah.
2. Menyalahkan Wanita LainMengetahui pasangan selingkuh, banyak wanita melampiaskan emosi pada wanita yang tengah dekat dengan pasangannya. Serangan hujatan muncul dengan tudingan jamak, “Merebut pasangan orang.”
Dalam kondisi terbakar cemburu, wanita kerap tak bisa berpikir logis. Mereka kerap menitikberatkan kesalahan pada wanita lain, sehingga kecenderungannya lebih mudah memaafkan pasangannya. Padahal, perselingkuhan itu belum tentu karena godaan wanita lain.
Apapun alasannya, pria selingkuh telah melanggar komitmen hubungan. Pria berkhianat bukan karena dia seorang yang sangat polos yang tergoda pesona jahat wanita lain. Jadi, jangan fokus menyalahkan orang lain saat pasangan Anda selingkuh. Fokus pada kesalahan pasangan Anda yang telah melanggar komitmen.
3. Berubah Demi Merebut Perhatian PasanganBanyak wanita dilematis saat mengetahui pasangannya selingkuh. Di satu sisi mereka pasti marah karena telah dikhianati. Di sisi lain, mereka merasa perlu menahan emosi karena takut putus.
Saat rasa takut putus sudah berkuasa, wanita cenderung memaafkan kecurangan pasangan. Mereka bahkan rela melakukan apa saja demi merebut kembali perhatian pasangannya. Mereka seperti memaksakan diri dalam hubungan yang sebenarnya sudah tak nyaman lagi.
Mereka mungkin masih bisa mempertahankan hubungan. Tapi ingat, tanpa melakukan komunikasi secara tuntas untuk memperjelas komitmen, hubungan hanya akan menjadi semacam bom waktu. Apalagi jika pasangan sadar bahwa Anda sangat mencitainya dan selalu memaafkan semua tingkah curangnya.

12 Tipe Perempuan Lajang

Setiap orang pasti memiliki pemikiran dan impian-impian tentang suatu hubungan yang bahagia. Michelle Cove, seorang penulis, melakukan penelitian dengan mewawancarai lebih dari 100 perempuan. Dia mencoba menentukan apa saja yang menjadi keinginan dan mimpi dari para perempuan lajang tentang suatu hubungan. Setelah mewawancarai para peremuan tersebut, Cove menyimpulkan semua keinginan dan impian tersebut dalam 12 kategori.

1. Pencari “soulmate”
Perempuan ini percaya setiap orang memiliki belahan jiwa dan ia akan melakukan apa saja untuk bisa menemukan “the one“. Sayangnya, kadang-kadang ia terlalu terfokus untuk mencari pria yang tepat sehingga melewatkan pria-pria lain yang mungkin akan cocok untuknya.
2. Ingin bangkit
Lajang yang baru saja mengakhiri hubungan yang menyakitkan akan melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik. Ia tidak menyesali apa yang terjadi dan berusaha mengambil hikmah dari semua peristiwa yang terjadi.

3. Mengalir saja
Perempuan seperti ini lebih suka membiarkan hidupnya mengalir begitu saja. Dia lebih suka hidup sendiri daripada berburu pria dengan berbagai cara. Bila akhirnya ia bertemu jodoh, hal itu terjadi secara alami.

4. Menunggu
Mereka percaya dengan kisah-kisah dongeng, di mana para perempuan menunggu untuk “diselamatkan” oleh seorang pangeran. Perempuan ini yakin suatu saat akan ada pria yang mampu mengangkat kehidupannya dan ia memilih menunggu kehadiran pria tersebut.

5. Telat kawin
Seumur hidupnya ia memuaskan keinginan dirinya untuk meraih kepuasan, entah itu dalam karier, pergaulan, maupun pencapaian lainnya. Ketika akhirnya ia merasa sudah waktunya mencari calon suami, ia menghentikan begitu saja segala aktivitas yang semula menjadi prioritasnya.

6. Tipe bebas
Perempuan pada kategori ini selalu mengkhawatirkan apakah dia harus memilih antara hidup sendiri dan berkomitmen. Biasanya, dia akan memilih hidup sendiri, tetapi bebas menentukan arah hidupnya.
7. Ingin menikah
Perempuan ini biasanya baru akan berkhayal tentang suatu pernikahan setelah seumur hidupnya tidak memedulikan konsep pernikahan. Hal ini biasanya terdorong oleh suatu peristiwa besar yang membuka pikirannya bahwa sesuatu yang semula diyakininya ternyata tidak tepat.
8. Pembelot
Perempuan yang tak lagi ingin hidup dengan cara yang sama yang dijalani komunitasnya meskipun dulunya ia juga penganut gaya hidup tersebut. Ia ingin menemukan cara yang sesuai dengan pilihan hatinya meskipun itu berarti harus meninggalkan teman-temannya.

9. Ingin beda
Perempuan yang ingin menikah, tetapi juga merasakan kekuatan untuk menjalani suatu pernikahan yang tidak konvensional. Perbedaan itu bisa dimulai sejak menentukan konsep pernikahannya.

10. Menjadi ibu
Perempuan ini selalu berpikir, suatu saat ia pasti akan menjadi ibu. Namun, dia berharap tidak ada orang lain yang mendesaknya segera mewujudkan harapannya itu. Bahkan, kadang-kadang ia sebenarnya merasa tidak harus menikah untuk mempunyai anak.

11. Lambat dan mantap
Perempuan ini, mungkin juga seperti kebanyakan perempuan pada umumnya, berharap menikah pada waktu yang tepat. Sementara itu, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk tidak menghiraukan segala desakan atau tekanan dari teman-teman atau keluarganya untuk segera menikah.

12. Para perintis
Perempuan ini merasa kehidupan pernikahan tidak cocok untuknya. Maka, ia mencoba menemukan cara baru untuk mendapatkan kebahagiaan.

Setiap orang pasti memiliki kategori sendiri karena pada dasarnya jalan hidup setiap orang memang berbeda. Tidak ada orang yang sempurna dalam menjalani sebuah hubungan. Jadi, termasuk dalam kategori apakah Anda?

Senin, 03 Oktober 2011

Seks Usia Dini Tingkatkan Resiko Perceraian!

Usia seorang perempuan saat pertama kali berhubungan intim dikaitkan dengan kelangsungan hidup pernikahannya. Sebuah penelitian dari University of Iowa menemukan perempuan yang mulai berhubungan seks kala remaja lebih berisiko mengalami perceraian.
Analisis studi yang dipublikasikan dalam Journal of Marriage and Family edisi April 2011 itu menunjukan bahwa 31% perempuan yang berhubungan seks pertama kali remaja bercerai dalam jangka waktu lima tahun pernikahan.
Penulis penelitian tersebut, Anthony Paik, Profesor Sosiologi UI College of Liberal dari 3.793 perempuan yang pernah menikah untuk Survei Nasional Pertumbuhan Keluarga 2002.
Jika seorang perempuan muda menunggu hingga usia 16 atau 17 tahun untuk mendapatkan pengalaman seks pertama yang diinginkan, tidak ada kaitan langsung dengan perceraian, Oaik menjelaskan ada beberapa penjelasan potensial untuk mengaitkan seks remaja dan perceraian.
"Salah satu kemungkinannya adalah penjelasan bahwa perempuan yang melakukan hubungan seks saat remaja cenderung untuk bercerai. Sikap-sikap yang membuat mereka tidak keberatan berhubungan seks saat remaja memengaruhi perkawinannya,” katanya. Nah lho, mari jaga diri!

Salah Kaprah Tentang Seks di Mata Remaja

Pengetahuan yang setengah-setengah justru lebih berbahaya ketimbang tidak tahu sama sekali. Karena itu, salah kaprah akan informasi seks di mata remaja, tentunya harus diluruskan. Kalau tidak, bisa jadi remaja akan menganggap bahwa berhubungan intim sebelum menikah bukanlah sesuatu yang perlu diperhatikan dengan serius.
Salah kaprah ini bisa terlihat dari pendapat beberapa remaja. Misalnya, ada yang berpikir bahwa persetubuhan yang hanya terjadi sekali, tidak akan menimbulkan kehamilan. Atau, meloncat-loncat atau mandi sampai bersih segera setelah melakukan hubungan seksual, bisa mencegah kehamilan.
Pengetahuan seks yang hanya setengah-setengah itu, tidak hanya mendorong remaja untuk mencoba-coba, tapi juga bisa menimbulkan salah persepsi. Kesalahan ini antara lain seperti anggapan bahwa berciuman atau berenang di kolam renang yang “tercemar” sperma bisa mengakibatkan kehamilan, mimpi basah dikira mengidap penyakit kotor, kecil hati gara-gara ukuran penis kecil, atau sering melakukan onani bisa menimbulkan impotensi.

Beberapa akibat yang tentunya memprihatinkan ialah terjadinya pengguguran kandungan dengan berbagai risikonya, perceraian pasangan keluarga muda, atau terjangkitnya penyakit menular seksual, termasuk HIV yang kini sudah mendekam di tubuh ratusan orang di Indonesia.
Data yang dikumpulkan dr Boyke Dian Nugraha, DSOG, ahli kebidanan dan penyakit kandungan pada RS Dharmais, menunjukkan bahwa 16%-20% dari remaja yang berkonsultasi kepadanya telah melakukan hubungan seks pranikah.
Sementara itu, Dra Yulia S. Singgih Gunarsa, psikolog dan konselor di sebuah sekolah swasta di Jakarta, juga melihat adanya fenomena tentang makin banyaknya pasangan remaja yang berhubungan dengan calo jasa pengguguran kandungan di Jakarta Pusat dan penggunaan obat-obat pencegah kehamilan.
Bandingkan dengan temuan Marlene M. Maheu, Ph.D., psikolog yang berpraktek di California, AS, bahwa setiap tahun terdapat 1 dari 18 gadis remaja Amerika Serikat hamil sebelum menikah dan 1 dari 5 pasien AIDS tertular HIV pada usia remaja.
Oleh karena itulah, menurut dr Boyke, pendidikan seks secara intensif sejak dini hingga masa remaja tidak bisa ditawar-tawar lagi. Apalagi mengingat sebagian besar penularan AIDS terjadi melalui hubungan seksual.
Survai oleh WHO tentang pendidikan seks membuktikan, pendidikan seks bisa mengurangi atau mencegah perilaku hubungan seks sembarangan, yang berarti pula mengurangi tertularnya penyakit-penyakit akibat hubungan seks bebas

Rabu, 28 September 2011

Married by accident (MBA)

MBA! hmmm.. lagi lagi bahas cinta dan cinta ya, abisnya aku suka banget sama artikel cinta, di tambah lagi seorang teman memintaku menulis artikel tentang MBA. pertama aku fikir MBA adalah semacam satuan gabungan polisi atau semacam itulah, pokoknya yang bersangkutan dengan itu, ternyata MBA itu yang namanya kecelakaan yang berbeda haha.. ada ada aja orang menciptakan nama, yah ini adalah sebuah kecelakaan tapi kecelakaan kok di sengaja ya..
Married by accident begitulah orang orang menyebutnya, menikah bukan karena sebuah acara yang di rencanakan jauh-jauh hari, penuh persiapan dan penuh dengan kekidmatan, malah “kecelakaan” kecil fatal itu yang jadi sebabnya.

sebelumnya aku menulis seperti ini bukan karena pengalaman, atau yang sejenisnya. namun bagiku menulis artikel MBA adalah sebuah tantangan, setelah browsing sana sini karena penasaran, ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya.
- kurangnya pengawasan/perhatian orang tua.
rumah adalah contoh bagi seorang yang tinggal didalamnya, ibu sebagai perpusatakaan hidup bagi putra putrinya, dan ayah adalah sesosok yang harus penuh dengan kebijaksanaan dimata anak-anaknya. jika salah satu diantara yang lain ini enggak seimbang, menurut pandangan dan opiniku, hal ini.akan sangat berpengaruh bagi perkembangan mental dan juga jiwanya. setauku, hingga saat ini masih banyak sekali orang tua yang tak menyadarinya. dampaknya anak akan mencari kedamaian di luar rumah yang belum tentu baik, rumah adalah istana, jika istana itu penuh dengan kemurkaan, siapa yang betah ?

- Internet
di dunia internet semuanya serba mudah, semakin terbuka dunia, semakin maraknya orang-orang yang enggak bertanggung jawab dengan perbuatannya, Video porno gampang di dapat, situs-situs yang kurang bermoralpun mudah di akses.
- Pergaulan.
Pergaulan yang tak bernorma sudah barang tentu menjadi jalan baik untuk berbuat yang gak seharusnya. bahkan mungkin jika seseorang itu melakukan hal diluar batas, dalam pergaulan tersebut dianggap “biasa saja” jika semuanya sudah menjadi biasa biasa saja, silahkan berfikir sendiri hidup tanpa norma dan hanya mengandalakan hari ini, hari ini dan hari ini, esok hanya akan datang untuk esok dan itu bukan untuk difikirkan hari ini. bagaimana kelak jadinya penerus kehidupan ini, jika semuanya berdasar pada kata Biasa saja tanpa bernorma ? itu hanya contoh kecil.
tidakkah mereka [pelaku] berfikir akibatnya sebelum melakukan hal yang tak boleh dilakukan sebelum ikatan perkawinan atau ikatan pernikahan itu terjadi ?
bagaimana dengan nasib dan status anak-anak mereka kelak?
anak yang tak tau apa-apa pun akan terseret dengan maslah bapak ibunya yang menikah karena MBA.
bagaimana pandangan orang lain terhadap sang pelaku ?
dimana nama baik keluarga sang pelaku itu berada ?
itu adalah contoh hukuman di dunia, bagaimana kelak di akherat ?
dengan 1 kali tindakan yang akan menghancurkan seluruh kehidupan, masih bisakah itu di sebut “hanya sebuah kecelakaan ?”, apakah ketika beradu pandang dengan seseorang dan melakukan hal yang tak seharusnya itu tanpa sebuah dorongan, tentu saja dorongan setan dan kurangnya iman dalam diri sang pelaku menjadi penyebab utamanya.
sebisa mungkin, mari kita belajar menjadi remaja yang sehat, bergaul dengan orang-orang yang baik, memanfaatkan waktu sebaik mungkin. bagiku pribadi menjaga kehormatan adalah hal wajib bagi setiap wanita, karena wanita adalah bentuk keindahan yang harus di jaga dengan banyak cara tanpa merusak citra dan harga diri.
“laki-laki itu akan senang dengan seorang wanita yang pandai menjaga kehormatan diri dan keluarganya”
begitu kata ibu saya, dan masih ada dalam fikiran ini sampai sekarang. mari belomba dalam kebaikan, jauhin MBA, jauhin pergaulan yang tak bernorma, dan gunakan mudahnya menggengam dunia dengan Internet hanya dengan hal-hal yang baik, Berfikirlah seribu kali sebelum melakukan sex bebas atau hal buruk lain semacamnya.
Hidup Wanita, karena dirimu Berharga!

Nikah dini

Anda mungkin seorang yang ingin menikah tapi tidak disetujui orang tua atau berkemampuan menikah tetapi tidak memiliki keberanian untuk melaksanakannya. Sederet permasalahan tersebut mungkin akan muncul dalam benak dan kehidupan kita bila pernikahan dini dikemukakan

Nikah dini? Mengapa tidak?
Berasama dua orang temannya, Lois Hoffman, seorang profesor psikologi di Michigan University, menulis sebuah buku dengan judul "Developmental Psychology Today". Berdasarkan beberapa penelitian mutakir, Hoffman dan kawan-kawan menulis satu bahasan khusus tentang menikah pada usia dewasa muda (young adulthood) yakni dari usia 18 tahun sampai sekitar 24 tahun.

Adahal yang menarik dalam buku ini. Ketika Hoffman dan kawan-kawan sedang merampingkan bukunya, angka statistik di amerika menunjukan 34,6% perempuan usia 20-24 dan 21,4% laki-laki usia yang sama melakukan pernikahan, sementara mereka masih menempuh studi di perguruan tinggi. Salah satu hal yang mempengaruhi keputusan mereka untuk menikah bukan kumpul kebo, sebagai mana lazimnya terjadi di amerika adalah komitmen. Selain komitmen, faktor lain sangat berpengaruh terhadap keputusan untuk menikah pada usia muda adalah tanggung jawab. Para laki-laki dan juga perempuan memiliki sense of responsibility "rasa tanggung jawab" yag tinggi, cendrung lebih cepat mengambil keputusan menikah.

Perlu remaja putri ketahui, laki-laki yang memilih pacaran ketimbang menikah,adalah laki-laki yang mempunyai rasa tanggung jawab yang kurang, minimal takut memikul tanggung jawab dengan berbagai alasan, seperti masih kuliah, belum kerja, blum sipa mental, etc. Tapi dilain pihak ia ingin menikmati sesuatu dan "menyalurkan sedikit" kebutuhan secara gratis, tanpa tanggung jawab penuh. Apakah ini laki-laki yang baik? blum lagi dosa-dosa yang harus di tanggung akibat pacaran tersebut beserta kafarohnya.

Apakah sebaiknya segera menikah?

Mari kita beranikan diri untuk membuka mata agar kita bisa melihat tentang betapa menyedihkannya generasi di zaman kita ini. Fitnah syahwat telah merata. Terpaan seksual datang silih berganti setiap hari. Media cetak serta elektronik berebut menampilkan gambar yg memancing birahi, sehingga pemuda-pemuda semakin penasaran.

Usia pernikahan kian tertunda, sementara dorongan untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis semakin tergugah. Marilah jujur pada diri sendiri. Tanyakan pada dirimu apakah sering kali kalian merasa kesepian? jika kerinduan-kerinduan halus tentang hadirnya seorang pendamping sering kalian rasakan, sementara di saat-saat lain kalian dilanda kegelisahan karena kesepian, ini telah cukup sebagai tanda bahwa kalian itu sudah saat nya mempersiapkan diri untuk menikah. Jangan membohongi bisikan nuranimu dengan mengatakan, "kalau kita memang aman dari godaan syahwat kan gak apa-apa menunda nikah".

Mari kita tengok sebuah riwayat tentang Abdullah bin Mas`ud r.a, sahabat Nabi SAW ini biasa mebaca alqur`an, disamping memang dia hafidz Alquran. Jika sudah membaca alquran, kata Al-Qasim bin Abdurrahman menceritakan, Ibnu bujangan?"selanjut nya, Ibnu Mas`ud berkata lagi,"Mendekatlah kesini, kemudian katanya " Ya Allah, Anugrahilah aku seorang wanita yang apabila kupandang dia membuatku senang, jika kusuruh dia menaatiku, dan jika aku meninggalkanya, dia menjaga dirinya dan hartaku"

Melalui caranya mengajak para bujangan berdoa mohon istri salehah, Ibnu Mas`ud membangun orientasi nikah untuk para bujangan. Orientasi ini akan membentuk rasa tanggung jawab dan membangkitkan keberanian untuk menikah.

Usia berapakah ideal untuk menikah?

Pakar Psikologi, Diane E. Papalia dan Slly Wendkos Olds dalam buku Human Development (1995), mengemukakan bahwa usia terbaik untuk menikah bagi perempuan adalah 19-25 tahun, sedangkan bagi laki0laki usia 20-25 tahun seharusnya sudah menikah. Ini adalah usia terbaik untuk menikah. baik unruk memulai kehidupan rumah tangga maupun untuk menjadi pengasuh anak pertama (the first time parenting)

Yang lebih menarik adalah temuan Campbell dan kawan-kawan bahwa yang paling bahagia diantara pasangan nikah, adalah pasangan nikah usia 20-1n (papalia & Olds, 1995).
Ada canda yang menyegarkan hati dalam pernikahan dini. Berbicara tentang canda yang renyah, mengingatkan kita akan sebuah pesan Nabi. Suatu ketika, seorang sahabat datang, (Abdullah bin zubair) menyampaikan kabar bahwa ia baru saja menikahi janda. Mendengar itu Rosululloh SAW, bersabda "Mengapa tidak dengan gadis yang ia bisa bermain dengan mu,kamu menggigitnya dan ia menggigitmu" (HR. AN-Nasa`i)
Dalam hadist ini Rosululloh SAW menunjukan bahwa menikah dengan gadis akan membuat kita bisa bermain-main dengannya, bisa melemparkan canda yang menggoda sehingga tawa kecil yang manja akan menyegarkan suasana rumah tangga. Kita bisa mubsyarah "bermesraan" saat-saat bahwa dengan cubitan cinta sehingga letih dan penat yang kita rasakan stelah pulang beraktifitas dapat hilang tanpa bekas. Sesudahnya ada semangat yang bangkit dalam diri kita.

Norman Sprinthall dan W.Andrew Collins mencatat dalam bukunya "Adolecent Psychology (1995) bahwa gejolak syahwat yang semula meledak ledak akan berubah menjadi stabil ketika menikah usia dini. Boleh jadi seorang suami memiliki hasrat sex yang sangat tinggi itu stabil dan mendapatkan muaranya untuk menemukan persentuhan agung secara teratur dan halal (legitimized),jiwanya akan tenang, emosinya akan berubah menjadi lebih positif, sehingga dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada pada dirinya secara lebih optimal. Ini berarti bahwa pernikahan dini tidak menghambat pengembangan potensi diri, termasuk prestasi akademik. Justru sebaliknya, pernikahan dini seharusnya memacu kita untuk lebih maju.

Salah terget keberhasilan muda-mudi adalah kemandirian dalam hal keduniaan maupun ilmu agama. Alangkah baiknya jika pada saat memutuskan untuk menikah sudah dipersiapkan sgala sesuatunya. Kalau kita mandiri begitu menikah sudah siap segala-galanya, itu akan lebih baik. Tapi kalau masalah pernikahan dini dalam hal ini untuk menghindari pelanggaran, tidak bisa tidak, karena khawatir membayangkan keimanan, walaupun segi keuangan harus banting tulang, ya lebih baik menikah dari pada mengorbankan keimanan. Karena berapapun sulitnya mencari maisyah itu tidak seberapa berat daripada terjadi hal-hal yang mengakibatkan fatal dan lepasnya keimanan kita. semua itu tergantung situasi. Menikah itu harus ada perubahan dalam diri kita.

1. Harus siap menunjukan tanggung jawabnya, terutama masalah agama
2. harus terbuka bisa menuangkan masalah-masalah yang dirahasiakan
3. Mengembangkan sikap kedewasaan, termasuk bisa meramut dan menasehati anak istrinya, mencukupi kebutuhannya dll.
4. Menutupi rahasia rumah tangga, saling menutupi kekurangan masing-masing
5. Hidup bermasyarakat atau dalam istilah jawa berumah tangga itu harus "mlumah" saling terbuka "mengkurep", saling memberikan tanggung jawab.

3 Cara Pria Lampiaskan Patah Hati

Dari luar, sosok pria sangat kuat dan tegar. Ketika patah hati, apakah ketegaran tersebut masih terpancar?

Patah hati bagi siapapun merupakan hal tersulit untuk dilewati. Walaupun tampaknya wanita lebih lekat dengan kesedihan berlarut-larut, nyatanya pria mengalami hal serupa.

Simak cara kaum adam melarikan kesedihan akibat patah hati dan solusinya membangkitkan semangat hidup, seperti diulas Shine.
Berpesta

Setelah mengakhiri hubungan, sudah menjadi stereotip bila pria akan berpesta kembali ke kehidupan normal dan bergaul dengan teman-teman mereka. Berpesta ria setelah putus menandakan pemulihan yang cepat karena mereka dapat mengalihkan emosi yang membuatmua tidak nyaman. Berbeda dengan wanita yang jauh lebih terbuka mengekspresikan perasaan, pria menangani emosi mereka dengan kesenangan.



Memulai kencan baru

Stereotip umum tentang perilaku orang putus cinta adalah mereka mulai berkencan dengan orang baru. Meskipun membuatnya seperti melupakan hubungan mantan dengan mudah, kenyataannya ini langkah yang sering diambil.

Ketika sebuah hubungan berakhir, salah satu hal yang ingin dilakukan pria adalah membuka diri dan mencoba untuk siap dengan risiko untuk tersakiti kembali. Rencana yang awalnya hanya ingin meluangkan waktu bersama teman wanita, akhirnya mengarah pada hubungan yang baru. Hubungan ini memungkinkan mereka untuk meningkatkan harga diri usai putus.

Pergi ke gym
Setelah putus, pria biasanya mulai fokus pada penampilan fisik. Walaupun mungkin ia ingin mencari perubahan penampilan sebagai seorang “single”, nyatanya pria sangat nyaman dengan cara ini dalam meluapkan emosinya.

Orang sering melihat kesedihan dan kerentanan yang datang akibat patah hati sebagai kelemahan yang pada gilirannya menyalurkan emosi ke dalam perasaan marah dan agresi. Aktivitas fisik dianggap cara ampuh untuk menyingkirkan emosi negatif yang masih melekat.

20 Cara Mengatasi Patah Hati

  1. MENANGISLAH!
  2. Angkat tinju tinggi-tinggi dan sesali diri: "Kok saya?". Jatuhkan diri ke lantai dan pukullah lantai dengan penuh perasaan: "Masa sih akhirnya hanya begini saja?" Kalau perlu, kamu mengamuk dan sambunglah dengan cucuran air mata sambil menangisi kejamnya perbuatan umat manusia. Kalau kamu nggak bisa nangis, sewa film English Patient biar air mata mengalir deras.
  1. BIARKAN KESEDIHAN MELANDA
  2. Kamu boleh berduka cita. Ini lebih baik daripada memendam perasaan. Hanya saja, cobalah untuk tetap bersikap anggun. Jangan keliatan murung di hadapannya. Berakting sedih seperti pemain sinetron tidak ada pengaruhnya bagi orang lain.
  3. CERITAKAN KESEDIHAN KAMU
  4. pada teman dekat atau keluarga. Kalau kamu bilang nggak ada seorang pun yang memahami situasinya, kamu salah besar. Kita semua pernah mengalami trauma putus cinta, jadi kita semua mengerti dan ingin melupakannya. Tapi jangan muntahkan perasaanmu pada semua orang yang kamu temui. Asal tahu saja, banyak orang sering tidak peduli dengan perasaan orang lain.
  5. JANGAN KHAWATIR
  6. jika dia bertingkah seolah-olah berhasil mengangkat 10 ton beban dari pundaknya. Pria membutuhkan waktu lebih lama untuk mengakui dengan terus terang mengenai perasaannya. Cepat atau lambat dia akan memperlihatkannya juga. Untuk sementara, kamu boleh ngerasa senang.
  7. JAUHKAN DIRI KAMU DARINYA
  8. kalau itu membuatmu merasa lega. Asal aja kamu ingat-ingat lagi sulitnya untuk berlagak cuek pada saat kamu lagi butuh.
  9. IKUTLAH LATIHAN KEBUGARAN
  10. Aliran endorfin akan menaikkan semangat kamu dan siapa tahu kecengan cakep yang tersenyum lagi aerobik itu akan melambungkan hati kamu.
  11. MULAILAH UNTUK MEMBACA BUKU
  12. Susahnya kalau kehilangan kekasih adalah hilangnya seseorang untuk dirangkul. Membaca buku bermutu sebelum tidur, ternyata merupakan cara lebih ampuh.
  13. NIKMATI BENDA-BENDA
  14. yang dibenci dia semasa kamu masih bersamanya. Bakarlah minyak aromaterapi dengan bau yang keras, konsultasilah dengan psikolog, masaklah makanan vegetarian atau pakai pakaian yang kamu suka tanpa takut dikritik.
  15. POTONGLAH RAMBUT KAMU
  16. Secara simbolis memotang rambut berarti mengangkat beban dari pundak atau memulai sesuatu yang baru.
  17. GANTI PARFUM KAMU
  18. Kamu nggak memerlukan lagi bau-bauan yang biasanya mengingatkan kembali pada hari-hari yang indah bersamanya.
  19. HABISKAN WAKTU BERSAMA TEMAN-TAMAN
  20. Nikmatilah bergaul seperti masa-masa ABG dulu. Belief it, kamu bakal ngerasa lebih tenang setelah mendengat cerita sedih yang juga dialami teman-teman.
  21. BERSIKAPLAH ASEKSUAL
  22. dan hindari lawan jenis untuk sementara waktu. Cara ini akan melancarkan jalan kamu menuju ketenangan emosi. Tapi kalau kamu nggak bisa melupakan keinginan untuk bermesraan dengan sang mantan, anggap saja itu hal yang biasa. Putus cinta sudah pasti membuat orang lebih rindu. Kalau akhirnya kamu bisa bertemu lagi, bukan pertanda anda kembali menjalin hubungan yang sudah gagal itu.
  23. BERPIKIRLAH SECARA MATANG
  24. Yakinkan diri kamu kalau kejadian itu memang harus terjadi. Percaya pada kemampuan diri sendiri, itulah cara untuk menyembuhkan perasaan. Luapan kegembiraan tidak harus selalu berakhir di pelaminan. Putus cinta memang menyakitkan, tetapi tidak separah perceraian.
  25. BUATLAH DUA DAFTAR BERBEDA
  26. Pada satu daftar, catatlah apa yang bikin kamu nggak bahagia dalam hubungan kalian. Kemudian, pada daftar satunya lagi, tuliskan apa yang kamu harapkan dari sebuah hubungan. Pakailah kedua daftar itu untuk membantu menghilangkan pola pikir negatif anda, yaitu adanya perasaan di tolak oleh si dia.
  27. DENGARKAN
  28. jika teman-teman baik membeberkan kekurangan-kekurangan mantan kamu dan membantu kamu untuk memandang dia lebih realistis. Tetapi jangan teruskan pembicaraan yang bersifat ‘penuh kebencian’.
  29. GANTILAH
  30. barang-barang di tempat tinggal kamu yang mengingatkan kamu padanya. Kalau tinggal berdekatan pindahlah sementara waktu kalau perlu. Singkirkan foto-fotonya. Berhenti mendengarkan lagu-lagu yang pernah kalian senangi. Ciptakan suasana baru dengan membeli CD baru yang nggak ada hubungannya dengan kenangan masa lalu.
  31. GUNAKAN SEMUA KEKUATAN KAMU
  32. untuk mempertahankan keputusanmu. Hati kamu mungkin hancur lebur, tapi akhirnya apa yang tampak seperti kekuatan dari luar akan menjadi jalan keluar untuk penyembuhan di dalam diri kamu.
  33. MANJAKAN DIRI KAMU
  34. Kamu dipaksa berhenti untuk mikirin orang lain. So, kumpulin aja seluruh tenaga itu untuk diri sendiri.
  35. LAWAN RASA TAKUT
  36. Putus secara mendadak seperti dipaksa mengubah kebiasaan dengan tiba-tiba. Biar nggak takut menghadapinya sadari aja kamu mendapat pengalaman baru akibat perubahan itu, yaitu pematangan emosi yang ternyata bisa menguatkan watak.
  37. CARILAH BANTUAN
  38. Meskipun kamu udah berusaha sekuat tenaga dan segala upaya untuk menyembuhkan diri and tetep gagal, cobalah untuk berkonsultasi dengan ahlinya (Psikolog juga boleh!). Beberapa hal yang dapat membantu kamu untuk bangkit lagi, adalah menerima saran obyektif dari seorang teman yang pendengar setia, ngobrol dengan teman-teman dan memusatkan perhatian agar sembuh dari sakit hati & kehilangan.
SEMOGA BERHASIL !!!


Senin, 26 September 2011

Tips Ciuman Jadi lebih Nikmat

Pernahkah anda berciuman? Tahukah Anda, ciuman adalah  sesuatu yang wajib dilakukan sebelum bercinta. Ciuman yang indah akan menghasilkan persetubuhan yang indah, intim, berkeringat, dan, ehem, sangat menyenangkan! Karena itu, membuat ciuman menjadi sangat nyaman, mutlak harus diwujudkan.

Seks dimulai dari bibir.
Begitulah seharusnya. Karena, di saat tak bergairah pun, sentuhan di wilayah ini akan menjadi pemicu berahi dan melecut syaraf untuk meminta tindakan yang lebih “jauh”.
Menurut Barbara Keesling, penulis Getting Close: A Cintar’s Guide to Embracing Fantasy and Heightening Sexual Connection, ciuman itu seperti strum listrik yang langsung memberikan kejutan pada seluruh saraf tubuh sehingga menimbulkan gejolak yang luar biasa. Salah satu stimulus yang paling tradisional adalah berciuman. Meskipun dilakukan tanpa antusiasme dari awal, rangsangan pada saraf bibir akan segera membangkitkan gairah. Apalagi bila Anda melakukan beberapa tips berciuman berikut ini;
Mendesahlah.
Saat Anda tak terlalu bergairah, ciuman yang diiringi dengan desahan akan membuat Anda dan si dia santai dan tak terburu-buru. Sambil mendekatkan wajah Anda padanya, sentuhlah bibirnya dengan lembut dan mendesahlah dengan pelan. Supaya lebih menggoda lakukan gerakan rotasi atau memutar. Caranya, gerakkan kepala Anda ke kiri, ke kanan, ke atas dan bawah.
Rasakanlah, apakah bibir Anda dan pasangan sudah menghangat. Keluarkan jurus yang lebih seru, godalah bibir pasangan dengan menggelitik bibirnya menggunakan ujung lidah. Sentuhlah area bibir tengah si dia lalu berpindahlah pada titik-titik lain. Teruslah mendesah hingga udara yang keluar saat Anda mendesah bisa melembabkan bibirnya dan membawanya pada kenikmatan yang lebih sempurna.
Sentuh dan cubit.
William Cane, penulis buku The Art of Kissing, menyebutkan sentuhan jari dapat menimbulkan sensasi yang lebih hebat dari sekadar ciuman biasa. Itu artinya Anda perlu merangsang bibir pasangan dengan jari tangan. Caranya, sentuhlah bibir pasangan dengan jari-jemari Anda. Mainkan bibirnya lalu cubit sedikit bagian tengah bibirnya. Saat si dia terkejut, tarik tubuhnya, terus penuhi bibirnya dengan ciuman yang bertubi-tubi, isap!. Selanjutnya biarkan si dia mengambil alih kendali. Bukalah bibir Anda dan biarkan pasangan menunjukkan kemampuannya menstimulasi bibir Anda.
Saat Anda berdua mulai tergoda untuk melanjutkan pada kemesraan yang lebih dalam, hentikan ciuman dengan menutup bibir pasangan dengan jari-jemari Anda. Kemudian, bisikkan segala angan-angan yang ada dalam benak Anda. Jangan malu untuk mengungkapkan fantasi Anda pada pasangan.
Napas memburu.
Setelah menutup bibir pasangan dengan jari-jemari Anda, lakukan gerakan refleks dengan menutup seluruh bibir pasangan dengan bibir Anda. Usahakan tak ada celah yang memungkinkan udara keluar dari mulutnya. Kemudian, bukalah mulut Anda dan hirup napas dalam-dalam dari mulutnya. Lakukan secara bergantian. Sensasi yang akan Anda berdua rasakan adalah tarikan napas terengah. Kemungkinan, gaya ini sedikit mengagetkan pasangan. Bila pasangan tampak belum siap, cobalah untuk berlatih terlebih dulu. Kecuali, jika Anda ingin menjadikan gaya ini sebagai sebuah kejutan. Lihat reaksinya. Bila si dia tampak menyukainya, lakukan lagi. Sebaliknya bila pasangan tampak tak siap, jangan memaksa.
Pagutan kecil.
Bibir Anda mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk menimbulkan gairah pasangan. Jadi gunakan senjata ini sebaik mungkin. Selain ciuman, Anda bisa menggigit di area sensitifnya. Lakukan gigitan-gigitan kecil, di bagian tubuhnya. Mulailah di bagian tubuh sensitif paling atas yaitu cuping telinga, kemudian perlahan menuju ke leher, dada, lengan, perut, dan pahanya. Lakukan gigitan dengan gigi depan.
Dengan gigitan kecil ini dijamin gairah akan meningkat. Pada saat itu hormon endorfin yang muncul akan mengunci saraf penerima rasa sakit sehingga gigitan Anda tak terasa menyakitkan. Sebaliknya menjadi sebuah kenikmatan yang luar biasa. Bahkan, pada saat itu menurut William Cane banyak suami atau istri yang baru menyadari bahwa gigitan pasangannya menimbulkan rasa sakit atau luka saat hubungan intim selesai.
Sensasi panas-dingin.
Panas dan dingin dua rasa yang berseberangan, tapi dalam sebuah gaya ciuman bisa dipadukan. Sensasi yang dihasilkan luar biasa. Ingin tahu caranya? Mula-mula siapkan minuman hangat, bisa teh, kopi, atau susu. Sediakan pula minuman dingin seperti es krim atau es batu.
Untuk ciuman awal minumlah minuman hangat agar bibir Anda terasa sedikit hangat. Segera setelah itu dengan bibir hangat Anda cium bibir pasangan. Sebelum pasangan bernapas, segera penuhi mulut Anda dengan minuman dingin atau es, lalu cium kembali bibir pasangan. Rasa dan suhu yang bervariasi ini dapat membangkitkan dua sensasi yang berbeda dalam sebuah ciuman sekaligus.
Menjeritlah!
Suara erangan Anda ternyata dapat membangkitkan semangat pasangan. Jeritan atau erangan yang ke luar dari mulut Anda menimbulkan getaran khusus. Bila getaran ini menyentuh kulit pasangan akan menimbulkan kenikmatan yang luar biasa. Tempelkan mulut Anda pada ujung rahangnya, lalu mulai geser mulut Anda perlahan mengikuti garis rahangnya hingga mencapai ujung rahang sisi lain. Mulailah mengerang atau menjerit yang akan menimbulkan getaran ke seluruh tubuh pasangan. Saat mengerang, tak ada salahnya Anda mengungkapkan kekaguman pada pasangan. Anda boleh mengerang keras diselingi jeritan kecil yang menggoda, atau tertawa-basah-desah.

Kamis, 22 September 2011

4 Obrolan Favorit Para Cowok Tentang Cewek

Tidak heran lagi jika melihat beberapa wanita ngumpul-ngumpul sambil ngobrolin tentang cowok. Hal itu sudah sangat lumrah dan sehingga kebanyakan wanita mengira, pria hanya gemar bicara tentang olahraga atau mobil saat kumpul dengan teman-teman prianya. Kenyataannya, bukan melulu olahraga dan kendaraan saja yang kerap jadi topik ‘rumpian’ kaum pria.

Berikut empat topik favorit tentang Anda yang hangat diobrolkan si dia di kalangan teman prianya.

1. Seberapa sering Anda menghubunginya
Pria kerap mengeluh betapa pasangan mereka terlalu sering menghubunginya via telepon. Batas antara memberi perhatian dan mengekang memang tipis. Bisa jadi telepon atau SMS Anda diartikan sebagai suatu bentuk pengekangan ketimbang perhatian.

2. Sejarah percintaan Anda
Misalnya Anda dan pasangan baru saja menjalin hubungan. Kepada temannya, dia akan bercerita tentang Anda, dan juga soal kisah cinta Anda sebelumnya. Berapa sering Anda bergonta-ganti pacar? Apakah Anda masih menjalin pertemanan dengan mantan? Bukan berarti teman pasangan Anda benar-benar ingin mengetahui jawabannya. Dia hanya ingin menebak-nebak siapakah Anda sebenarnya.

3. Aksi Anda bercinta
Jago atau tidaknya aksi Anda di tempat tidur. Pria suka bicara tentang seks. Namun, berbeda dari wanita, pria hanya berceloteh sekadarnya tentang kemampuan pasangannya. Sedangkan wanita biasanya lebih detail dalam menggambarkan kehidupan seksual dia dan pasangan.
Pria mungkin hanya akan bilang, "Dia sangat luar biasa di tempat tidur." Atau, kalau Anda belum terlalu pintar beraksi di tempat tidur, paling-paling pria hanya akan bilang begini ke teman-temannya, "Dia hanya berbaring di tempat tidur."

4. Teman-teman Anda
Teman-teman Anda bisa jadi bahan obrolan dia dan teman-temannya. Tentu saja, kalau teman-teman Anda cantik dan masih lajang, itu jadi bonus bagi pasangan. Namun, jika teman-teman Anda, menurutnya, menyebalkan, maka si dia akan berusaha menghindar bila Anda mengajaknya kumpul-kumpul bersama gerombolan Anda. Baginya, lebih baik dia membiarkan Anda bersama sahabat-sahabat Anda.
Perlu Anda tahu, sifat dan karakter Anda bisa dinilai dari teman-teman yang Anda miliki.

Kamis, 15 September 2011

Ketika Pacar Meminta Seks Sebagai Bukti Cinta

Perempuan memberikan seks untuk cinta, lelaki memberikan cinta untuk seks. Ungkapan itu bermakna bahwa demi cinta, perempuan rela memberikan seks kepada kekasih. Sebaliknya, lelaki rela memberikan cinta, hanya untuk mendapatkan seks. Perempuan melakukannya karena cinta, sedangkan buat lelaki, seks adalah tujuan cinta.
Remaja sekarang diketahui sudah melakukan hubungan seks dengan pacarnya, bahkan sejak mereka usia 13 tahun. Mereka melakukannya, dengan alasan, karena orang lain juga melakukannya. Mereka merasa bahwa tidak make love selama pacaran itu ketinggalan jaman dan rugi sendiri. Buat mereka, make love adalah seni dalam berpacaran. Bila tidak melakukannya, seperti makan sayur tanpa garam, hambar.
Bila para remaja putri ini menyadari bahwa ia rugi besar, kalau melakukannya tanpa tahu apa akibatnya, ia tidak akan melakukannya. Kehamilan di luar nikah, yang membuatnya terpaksa harus menggugurkan kandungannya. Mereka harus tahu betapa menyakitkannya proses menggugurkan itu, yang bisa berdampak pada kesehatan organ reproduksinya, dan bahkan keselamatan nyawanya sendiri. Atau jika terlanjur hamil dan tidak sempat menggugurkan, mereka membuang bayinya, bahkan membunuhnya. Padahal bayi itu adalah manusia, yang punya hak hidup. Ia tidak ada karena maunya untuk ada. Ia ada karena kesalahan orang tuanya. Namun orang tuanya yang masih belia menelantarkannya dan membunuhnya. Penelantaran anak dan pembunuhan itu termasuk kejahatan berat, kekerasan terhadap anak, dan dapat berujung penjara.

Jadi ketika pacar meminta seks sebagai bukti cinta, maka para remaja putri harus mengingat beberapa hal berikut ini :
1) Siapkah bila terkena penyakit kelamin, karena pacarnya ternyata sering tidur dengan banyak perempuan, apalagi dengan PSK dan pemakai narkoba?
2) Bagaimana kalau hamil? Menggugurkan kandungan melalui proses yang menyakitkan dan membahayakan? Atau malah membuang dan membunuh sehingga berakhir penjara?
3) Bagaimana kalau kemudian lelakinya menceritakan hubungan seks kalian kepada orang lain? Perempuan yang sudah ditiduri oleh pacarnya, oleh kebanyakan lelaki selalu dianggap perempuan murahan atau gampangan. Siapkah menerima pandangan itu?
4) Bagaimana kalau ternyata lelakinya nakal, memvideokan hubungan seks kalian, dan menguploadnya ke youtube, sehingga bisa disaksikan oleh seluruh dunia? Dalam video seks remaja, selalu hanya perempuannya yang terlihat dengan jelas, sementara lelakinya disamarkan. Sudah siapkah menerima resiko ini?
Sebelum memutuskan untuk melakukannya dengan pacar, pikirkan dulu matang-matang. Setiap perbuatan mengandung resiko. Apa yang ditabur, itulah yang dituai. Jadi pikirkan masak-masak, sebelum berkata ya pada pacar yang menagih seks untuk bukti cinta. Bukti cinta bukan seks, bukti cinta adalah perhatian, pengorbanan dan kasih yang nyata, melindungi dan tidak mempermalukan. Pacar yang baik tidak menuntut seks, ia selalu ingin memberikan cinta untuk cinta, bukan untuk seks. Pacar yang baik, menghormati hak kekasihnya dan menjaganya. Pertanyaannya, baikkah ia bagimu?
(Eva-kompasiana.com)